Lenovo Tarik Lebih Dari 80 Ribu Laptop Thinkpad X1 Karena Rentan Terbakar
Jika anda memiliki laptop dengan merk Lenovo seri ThinkPad X1, maka sebaiknya bawa laptop anda ke tempat service center. Ya, itu karena Lenovo baru-baru ini telah melakukan penarikan sekitar 80,00 laptop yang telah terjual pada tahun 2016 dan 2017. Hal tersebut dimaksudkan karena seri laptop ini mengandung baterai yang bisa terlalu panas dan merusak mesin. Hal terburuknya adalah laptop mungkin bisa saja terbakar.
Namun masalahnya ternyata bukan dari segi baterai, tapi kesalahan manufaktur. Setelah menerima beberapa laporan tentang laptop dengan adanya baterai yang salah, perusahaan menyelidiki masalah ini selama beberapa minggu terakhir. Dan ternyata, penyebab utamanya adalah sekrup yang longgar dan ini hadir pada kebanyakan laptop seri ini. Sekrup tersebut bisa terjepit di antara baterai dan casing, sehingga menyebabkan kerusakan fisik.
Hal tersebut akan menusuk baterai sehingga menyebabkannya pecah dan melepaskan semua energi yang tersimpan sebagai panas. Lenovo melaporkan bahwa pihaknya belum mendapat laporan tentang luka atau kebakaran hingga saat ini. Baterai hanya terlalu panas dan menggoreng bagian dalamnya. Namun, api adalah sebuah kemungkinan lain meskipun masih kecil. Hanya saja, ini tentu menjadi sesuatu yang ingin kita hindari.
Kita tahu bahwa pengguna pernah dikejutkan dengan hal yang sama untuk urusan baterai, salah satunya tentu pada seri Samsung Galaxy Note 7, namun memiliki dua penyebab berbeda dengan Lenovo. Samsung menggunakan baterai yang sedikit terlalu besar untuk casing, sehingga mengakibatkan kerusakan pada tepi saat sel membengkak ketika dipakai terlalu lama. Ketidakcocokan ini akhirnya berujung pada singkat yang menembus sel internal. Sedangkan Lenovo mengatakan bahwa hal tersebut karena kesalahan manufaktur, atau mungkin kita lebih bisa mengatakannya sebagai bentuk kecerobohan. Sedangkan untuk urusan perangkat itu sendiri tidak ada masalah yang berarti.
Lenovo mengatakan penarikan tersebut mempengaruhi laptop ThinkPad X1 generasi kelima yang dijual antara bulan Desember 2016 dan November 2017. Perusahaan itu kini memindahkan 78.000 komputer di negara AS dan 5.500 lainnya di Kanada. Hanya saja, produsen tidak tahu berapa ribu unit yang memiliki sekrup yang longgar, dan ini bukan sesuatu yang mudah untuk diketahui. Perusahaan sejak itu telah mengubah proses manufakturnya untuk memastikan komputer masa depan tidak berakhir dengan sekrup yang membunuh baterai di dalamnya.
Nah, bagi ada yang memiliki laptop seri ini bisa menghubungi Lenovo untuk mendapatkan inspeksi dan perbaikan gratis. Mereka juga menyediakan cara mudah di situs yang akan membantu pengguna untuk menemukan penyedia layanan resmi terdekat. Selain itu, ada alat online yang bisa menentukan apakah mesin anda terpengaruh oleh recall. Pengguna hanya memerlukan kode jenis mesin dan nomor seri (lihat di atas). Lenovo tidak memberikan garis waktu yang tepat untuk perbaikan, namun mengatakan tanggal layanan akan ditetapkan “dengan sedikit penundaan”.
Sumber referensi : sea.pcmag.com
Baca Juga :
- Lenovo Ideapad 320S-14IKBR : Notebook Mainstream Dengan Kinerja Menjanjikan
- Lenovo Thinkpad : Sekilas Sejarah & Hal Terbaik Dari Laptop Premium Ini
- Lenovo Yoga 520-14IKB : Feel The Power Of Intel 8th Gen Processor
- Lenovo ThinkStation P510 Overview : Spesifikasi & Harga
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :

