Rekor Pendapatan AMD Q3 2026: Siap Salip Intel untuk Pertama Kali!
AMD baru saja melaporkan kinerja keuangan Kuartal Ketiga (Q3) 2026 yang luar biasa dengan meraih pendapatan triwulanan tertinggi sepanjang sejarah perusahaan. Lonjakan lonjakan ini didorong oleh permintaan prosesor server AMD Epyc dan akselerator AI Instinct yang naik hampir dua kali lipat dibanding periode yang sama tahun lalu (year-over-year).
Meski pasar PC/Client menghadapi hambatan tingginya harga memori dan kelangkaan komponen, pertumbuhan masif di lini hardware Data Center terbukti lebih dari cukup untuk menopang sekaligus meningkatkan profitabilitas keseluruhan AMD.
Namun, poin paling monumental dari pengumuman ini terletak pada proyeksi kuartal berikutnya (Q4 2026), di mana AMD mengekspektasikan pendapatan sebesar $17 miliar—angka yang dipastikan bakal melampaui pendapatan sang rival abadi, Intel, untuk pertama kalinya dalam sejarah industri semikonduktor.
Baca juga: Bluetooth HDT Resmi Diumumkan di Bluetooth Core 7.0: Speed 7.5 Mbps!
Rekor Q3 2026: Margin Kotor 54% & Net Income Naik 95%
Pada kuartal ketiga tahun 2026 ini, AMD membukukan pendapatan total sebesar $13,377 miliar. Angka ini menunjukkan peningkatan sangat tajam dari $9,25 miliar pada Q3 2025 serta naik signifikan dari $11,54 miliar pada kuartal sebelumnya (Q2 2026).
Unit bisnis Data Center resmi menjadi tulang punggung dan penggerak utama pertumbuhan AMD. Segmen ini mencatatkan rekor pendapatan $8,55 miliar, melonjak 97% dibandingkan periode tahun lalu ($4,34 miliar) dan naik 27% secara kuartalan (sequentially).
Laba operasional segmen Data Center bahkan meroket hingga 168% menjadi $2,88 miliar, mendorong perluasan operating margin dari 25% menjadi 34%.
Peningkatan luar biasa ini dikontribusikan oleh tingginya adopsi prosesor server Epyc generasi terbaru serta kesuksesan peluncuran akselerator AI Instinct MI455X yang mengotaki sistem rack-scale Helios. Perusahaan raksasa seperti Anthropic, Meta, Microsoft, OpenAI, dan Oracle Cloud Infrastructure dilaporkan telah menjalankan pemrosesan workload utama mereka di atas platform Helios milik AMD.
CEO AMD, Lisa Su, menyampaikan bahwa pada tahun 2027 mendatang, pendapatan server diproyeksikan akan berlipat ganda, dan bisnis Data Center secara keseluruhan bakal menyumbang lebih dari 80% dari total pendapatan perusahaan.
Sektor PC & Gaming Menghadapi Tekanan Pasar
Berbeda dengan divisi Data Center yang melesat, gabungan unit bisnis Client & Gaming mencatatkan pendapatan $3,722 miliar, atau turun 8% YoY dan 3% QoQ.
- Client CPU: Penjualan prosesor PC (Ryzen) mencapai $2,95 miliar, sedikit turun dari $3,06 miliar di Q2 2026, namun masih naik dibanding $2,75 miliar pada Q3 2025.
- Gaming (GPU & Konsol): Pendapatan segmen Gaming merosot tajam menjadi $773 juta (dari $1,298 miliar di tahun sebelumnya). Penurunan ini dipicu oleh berkurangnya pembelian kustom SoC dari Sony dan Microsoft untuk konsol game, serta penjualan kartu grafis diskrit Radeon RX yang masih berada di tren lemah.
AMD memprediksi pasar PC secara global dapat berkontraksi hingga dua digit pada tahun 2027 akibat dampak kenaikan harga komponen/memori. Meski demikian, AMD optimistis tetap mampu tampil lebih baik dibanding pasar (outperform) dengan memfokuskan portofolio pada segmen enterprise, konsumen premium, dan lini prosesor desktop unggulan.
Divisi Embedded AMD menunjukkan peningkatan sebesar 29% YoY dengan pendapatan $1,11 miliar dan laba operasional sebesar $453 juta (naik 60%).
Pertumbuhan ini disumbang oleh tingginya permintaan di sektor luar angkasa & pertahanan (aerospace & defense), otomotif, telekomunikasi, dan industri. Ekspansi pusat data juga mendorong permintaan komponen embedded CPU dan Adaptive SoC AMD di jalur aplikasi control plane dan optical networking.
Momen Bersejarah Q4: Membalap Intel di Garis Depan
Bagi pengamat hardware dan industri CPU, momen paling krusial adalah proyeksi AMD untuk kuartal keempat (Q4 2026). AMD menargetkan pendapatan di angka $17 miliar (+/- 3%), yang mengindikasikan lonjakan tahunan sebesar 66%.
Di sisi lain, Intel memproyeksikan pendapatan Q4 2026 berada di kisaran $15 miliar hingga $16 miliar di tengah lemahnya pasar PC dan keterbatasan kapasitas manufaktur.
Jika AMD berhasil memenuhi panduan (guidance) Q4 tersebut, perusahan merah ini resmi mengungguli Intel secara finansial triwulanan dengan selisih sekitar $1,5 miliar di titik tengah proyeksi. Ini menjadi bukti pergeseran peta kekuatan semikonduktor dunia, di mana akselerasi ekosistem AI dan Data Center kini memegang kendali atas pertumbuhan industri teknologi modern.
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :


