Imbas PCB Langka, Harga Komponen PC Bakal Meroket Hingga 2030
Belum usai penderitaan merosotnya pasokan chip VRAM dan lonjakan harga kartu grafis, industri PC rakitan kini berada di ambang gelombang kenaikan harga baru. Papan sirkuit cetak (Printed Circuit Board / PCB)—papan fondasi utama yang menghubungkan seluruh komponen elektronik di PC—kini dilaporkan mengalami kelangkaan parah di tingkat manufaktur global.
Laporan dari Nikkei Asia mengungkapkan bahwa krisis pasokan PCB ini diproyeksikan bakal membentang hingga tahun 2030. Beberapa produsen bahkan mengonfirmasi bahwa pesanan papan PCB yang diajukan hari ini kemungkinan baru bisa dipenuhi pada akhir tahun 2028.
Baca juga: Perbandingan Harga GPU NVIDIA RTX 50 Series Oktober 2025 vs 2026
Ekspansi pusat data AI lagi-lagi ditunjuk sebagai pemicu utama. Pembuatan server AI membutuhkan papan PCB tingkat tinggi dengan arsitektur multi-lapisan (multi-layer), konsumsi tembaga volume besar, hingga material serat kaca (fiberglass) khusus.
NVIDIA sendiri dilaporkan telah menjalin kemitraan strategis dengan sejumlah produsen substrat chip utama—pabrikan yang memproduksi PCB skala mikro sebagai tempat menempelnya die silikon. Manuver raksasa teknologi yang mengunci kapasitas produksi ini membuat manufaktur PC konsumen kalah prioritas dalam mengamankan kuota barang.
Efek domino dari tersedotnya kapasitas pabrik ini langsung menghantam biaya material. Beberapa perakit PC asal Taiwan menyebutkan bahwa harga bahan Copper-Clad Laminate (CCL)—komponen pelapis tembaga utama dalam pembuatan PCB—telah meroket hingga 12 kali lipat sejak Juli 2026.
Masa tunggu atau lead time untuk pengiriman desain PCB tertentu kini menyentuh angka 30 bulan (2,5 tahun). Salah satu perwakilan manufaktur PC asal AS mengungkapkan pusingnya mengamankan pasokan:
“Meskipun pengiriman PC konsumen diproyeksikan kembali menurun tahun depan, kami tetap kesulitan mengamankan pasokan papan PCB yang cukup untuk memenuhi kebutuhan produksi.”
Kombinasi antara kapasitas pabrik yang tersedot penuh oleh proyek server AI serta lonjakan gila-gilaan pada biaya bahan baku dipastikan bakal mendorong gelombang kenaikan harga baru di seluruh ekosistem PC. Mulai dari motherboard, kartu grafis, hingga modul RAM dan SSD berpotensi mengalami kenaikan harga lanjutan akibat efek krisis papan sirkuit ini.
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :
