Peta Persaingan DRAM: Nanya Kucurkan Rp170 T Bangun Fab5A & Teknologi EUV!
Di tengah melesatnya harga memori global dan tingginya permintaan pasar, produsen memori asal Taiwan, Nanya Technology, membuat langkah agresif. Dewan Direksi Nanya resmi mengumumkan program investasi terbesar dalam sejarah perusahaan, dengan mengalokasikan dana hingga NT$346,6 miliar (sekitar $10,7 miliar atau setara Rp170 triliun) untuk fasilitas produksi Fab5A selama periode 2026–2029.
Langkah strategis ini mencakup adopsi proses manufaktur DRAM kelas 10nm (mulai dari node 1b hingga 1e) serta pengenalan teknologi litografi Extreme Ultraviolet (EUV) untuk pertama kalinya dalam sejarah lini produksi mereka.
Guna memastikan jadwal pembangunan Fab5A berjalan sesuai rencana, Nanya juga mendongkrak anggaran belanja modal (Capital Expenditure / CapEx) tahun 2026 sebesar 34% menjadi NT$69,7 miliar (sekitar $2,16 miliar).
Baca juga: Review ASUS RT-BE58U: Solusi Router Wi-Fi 7 Kencang untuk Rumah Pintar
Tambahan dana sebesar NT$17,7 miliar tersebut langsung dialokasikan untuk uang muka pemesanan peralatan pabrik (equipment advance payments).
Berikut peta jalan (roadmap) produksi Fab5A milik Nanya:
- Semester II 2027: Pemrosesan wafer perdana (wafer starts) mulai berjalan.
- Tahun 2028: Target produksi mencapai 30.000 wafer per bulan.
- Tahun 2029: Target produksi naik menjadi 35.900 wafer per bulan.
- Kapasitas Maksimal: Dirancang sanggup memproduksi hingga 45.000 wafer per bulan.
Saat ini, produksi uji coba (pilot production) untuk node 1c sudah dimulai, sementara pengembangan node 1d sedang berlangsung dan dijadwalkan segera memasuki tahap uji coba. Jika seluruh fase selesai, total investasi pabrik Fab5A diperkirakan menembus angka $16 miliar (sekitar Rp255 triliun).
Manisnya Tren Harga DDR4
Keputusan investasi masif ini didukung oleh kinerja finansial Nanya yang sangat solid. Pada laporan bulan Juli, pendapatan Nanya melesat ke angka NT$43,87 miliar (sekitar $1,3 miliar)—melonjak 49,3% secara month-over-month dan meroket 719,6% secara year-over-year.
Lonjakan ini didorong oleh tren kenaikan harga kontrak memori DRAM yang terus berlanjut, terutama lonjakan tajam pada harga kontrak memori DDR4. Nanya menjadi salah satu pihak yang paling diuntungkan setelah harga modul DDR4 secara mengejutkan melampaui harga DDR5.
Nanya kini berada di posisi yang sangat menguntungkan dengan jajaran klien kelas dunia, termasuk NVIDIA, Google, Microsoft, Intel, AMD, hingga Qualcomm.
Untuk menjaga stabilitas bisnis di masa depan, Nanya mengonfirmasi bahwa kesepakatan jangka panjang (Long-Term Agreements / LTA) milik perusahaan kini telah mengamankan sekitar 50% dari total kapasitas produksi. Kontrak-kontrak jangka pendek secara bertahap terus dikonversi menjadi perjanjian jangka panjang demi menjamin pasokan memori ke para raksasa teknologi global tersebut.
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :