2027 Diprediksi Tahun Terparah Krisis Memori, Stok Sudah Habis Dipesan
Kabar buruk menghampiri industri teknologi, khususnya para perakit dan produsen komputer. Menurut laporan terbaru dari DigiTimes yang mengutip sumber internal industri, seluruh kapasitas produksi memori untuk tahun 2027 dilaporkan telah habis dipesan (fully booked) jauh lebih cepat dari perkiraan industri.
Tiga raksasa produsen memori terbesar di dunia—Samsung, SK Hynix, dan Micron—telah menjual habis alokasi kapasitas DRAM mereka untuk tahun 2027. Artinya, tidak ada lagi sisa pasokan wafer DRAM yang bisa dibeli oleh pihak ketiga di luar kontrak yang sudah ditandatangani.
Baca juga: NVM Express Rilis Spesifikasi NVMe 2.4: Bawa Keamanan Era Kuantum!
Laporan tersebut mengungkapkan bahwa bulan Juli dan Agustus biasanya menjadi periode krusial bagi produsen server OEM, pabrikan PC, hingga laboratorium AI untuk mengamankan jatah alokasi memori tahun berikutnya. Namun, proses ini berlangsung sangat tertutup karena kekhawatiran para pelanggan akan kehilangan alokasi pasokan mereka jika dipublikasikan.
Para produsen memori memanfaatkan situasi kelangkaan ini dengan mendorong pelanggan menandatangani kontrak jangka panjang berdurasi 3 hingga 5 tahun. Kontrak ini juga mewajibkan sistem deposit pembayaran di muka (pre-pay) untuk menjamin alokasi kapasitas.
Kondisi ini memberi sinyal kuat bahwa tahun 2027 diprediksi menjadi salah satu tahun dengan krisis kelangkaan memori paling parah dalam sejarah modern. Hanya perusahaan yang berhasil menandatangani kontrak awal yang berhak menerima pasokan, sementara sisanya dipastikan gigit jari.
Berdasarkan estimasi industri:
- Pasokan memori yang ada pada tahun 2027 hanya sanggup memenuhi 60% hingga 70% dari total permintaan global.
- Sisa permintaan sebesar 30–40% yang tidak terlayani terpaksa harus menunggu pasokan di tahun 2028.
Konsumen PC & Laptop Jadi Korban Utama
Dalam skala prioritas penjualan, produsen memori mengutamakan penyedia layanan cloud, hyperscaler, dan laboratorium AI yang berani membayar mahal. Imbasnya, segmen pasar konsumen (consumer PC/laptop) ditempatkan di urutan paling akhir.
Sekitar 70% dari total produksi DRAM dialokasikan langsung untuk server AI dan kebutuhan High Bandwidth Memory (HBM), meninggalkan sisa 30% saja untuk diperebutkan oleh pasar konsumen umum.
Dampaknya, angka penjualan unit di segmen PC konsumen pada tahun 2027 diproyeksikan akan menurun jika dibandingkan tahun 2026. Di sisi lain, ada sedikit kabar baik dari sektor media penyimpanan (storage): pasokan NAND Flash diperkirakan mulai stabil dan seimbang pada tahun 2027, meskipun hal tersebut tidak banyak membantu krisis di sektor memori RAM.
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :
