Raksasa DRAM China “CXMT” Siap Ekspansi ke Pasar NAND Flash!
Dua raksasa industri memori asal Tiongkok yang sering dijuluki sebagai “Twin Stars” (Bintang Kembar)—ChangXin Memory Technologies (CXMT) dan Yangtze Memory Technologies Corp (YMTC)—tampaknya mulai saling menyeberangi lini bisnis utama masing-masing.
Laporan terbaru dari Reuters mengungkapkan bahwa CXMT, produsen DRAM terbesar di Tiongkok, tengah bersiap melebarkan sayapnya untuk masuk ke pasar NAND Flash (memori penyimpan untuk SSD dan perangkat seluler).
Baca juga: GIGABYTE Resmi Luncurkan Lini AI Gaming Laptops 2026 di Indonesia!
Menurut sumber yang mengetahui rencana tersebut, CXMT berencana membangun jalur riset dan pengembangan (R&D production line) khusus NAND Flash di pabrik baru mereka di Beijing. Selain itu, CXMT juga telah mendirikan lembaga penelitian di ibu kota Tiongkok dengan pengembangan teknologi NAND sebagai salah satu proyek utamanya.
Langkah ekspansi ini secara otomatis akan menempatkan CXMT pada posisi bersaing langsung dengan pemain papan atas global seperti Samsung, SK Hynix, dan Micron, sekaligus menantang pesaing domestiknya sendiri, YMTC, yang saat ini menempati peringkat ketiga dalam pangsa pasar pengiriman NAND global.
Selama ini, kedua raksasa memori Tiongkok tersebut membagi wilayah operasional mereka secara rapi: CXMT fokus pada DRAM, sementara YMTC menguasai sektor NAND Flash. Namun, batas tersebut kini mulai mengabur. Laporan Reuters sebelumnya pada bulan April menyebutkan bahwa YMTC juga telah mulai mengirimkan sampel low-power DRAM kepada para pelanggannya.
CXMT dilaporkan telah mendiskusikan rencana pengembangan NAND ini dengan beberapa calon konsumen, termasuk sebuah perusahaan rintisan (startup) baru yang berencana membeli chip memori tersebut untuk kebutuhan penyimpanan server AI dan supercomputer.
Meskipun secara skala kapasitas produksi CXMT dan YMTC masih tertinggal di belakang produsen utama asal Korea Selatan dan Amerika Serikat, fenomena kelangkaan pasokan memori global memberikan posisi tawar (pricing power) yang sangat kuat bagi keduanya.
Sebagai gambaran betapa tingginya permintaan pasar, CXMT bahkan dilaporkan sempat menetapkan harga jual modul server DDR5 64 GB yang lebih mahal dibandingkan produk sejenis milik Samsung.
Prospek & Dampak Terhadap Pasar Global
Hingga saat ini, belum ada kepastian kapan lini R&D NAND milik CXMT akan mulai beroperasi secara penuh, atau apakah CXMT akan melanjutkan proyek ini dari tahap uji coba (trial production) menuju manufaktur skala besar (large-scale manufacturing).
Lembaga riset industri TrendForce memproyeksikan bahwa ketatnya pasokan (supply tightness) dan krisis harga pada industri NAND Flash diperkirakan baru akan mulai melonggar pada paruh kedua tahun depan. Hadirnya satu jalur R&D baru dari CXMT diprediksi belum akan mengubah peta ketersediaan stok global dalam waktu dekat, namun langkah ini mempertegas ambisi Tiongkok untuk memperkuat kemandirian industri semikonduktor nasionalnya secara menyeluruh.
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :
