>

Siap-Siap, Harga GPU NVIDIA RTX 5000 Series Bakal Naik Lagi Hingga 30%

Siap-Siap, Harga GPU NVIDIA RTX 5000 Series Bakal Naik Lagi Hingga 30%

Kabar buruk kembali menghampiri para perakit PC dan gamer. Setelah sempat diterpa isu kenaikan biaya pasokan komponen akibat booming teknologi kecerdasan buatan (AI), raksasa GPU NVIDIA dilaporkan kembali menaikkan harga jual paket chip (GPU kits) yang mereka pasok ke para produsen laptop dan kartu grafis (OEM/AIB).

Berdasarkan laporan terbaru dari media Taiwan, Economic Daily Times, kenaikan harga di tingkat manufaktur ini diproyeksikan bakal membuat konsumen akhir harus merogoh kocek 20% hingga 30% lebih mahal saat membeli kartu grafis di toko ritel.

Baca juga: Analisis TrendForce 2027: RAM Makin Langka & Mahal, Stok SSD Mereda!

Ini merupakan gelombang kenaikan harga ketiga yang dilakukan NVIDIA sepanjang tahun 2026. Efek domino dari terbatasnya pasokan dan melonjaknya harga chip memori (DRAM) global membuat biaya produksi (Bill of Materials / BOM) membengkak drastis.

Kenaikan ini dilaporkan tidak hanya menyasar varian flagship atau kelas atas saja, melainkan berdampak pada seluruh lini GeForce RTX 5000 series, mulai dari kelas entry-level hingga high-end.

Kecuali jika NVIDIA memutuskan untuk menyebar beban biaya secara merata ke semua varian, kartu grafis kelas atas (high-end) diprediksi bakal mengalami lonjakan harga paling ekstrem. Hal ini disebabkan komponen DRAM/VRAM mengambil porsi porsi biaya (BOM cost) yang jauh lebih besar pada GPU kelas atas berkapasitas VRAM masif.

Siap-Siap, Harga GPU NVIDIA RTX 50 Series Bakal Naik Lagi Hingga 30%

Dampak Sistemik ke Pasar PC Global

Laporan tersebut memperkirakan bahwa rangkaian kenaikan harga yang terus berulang ini bakal memberikan efek domino yang cukup mengerikan bagi industri hardware PC secara keseluruhan:

  • Penjualan Unit Meredup (Turun 10–20%): Total volume penjualan fisik hardware PC diproyeksikan mengalami penurunan sebesar 10% hingga 20% karena konsumen menunda pembelian atau upgrade akibat harga yang melambung tinggi.
  • Pendapatan Vendor Tetap Melonjak: Meskipun jumlah unit yang terjual merosot, total pendapatan (revenue) para vendor hardware diprediksi tetap tumbuh positif berkat margin dari tingginya harga jual eceran per unit.

Di tengah situasi pasar memori yang masih sangat tertekan oleh serapan industri AI, impian memboyong kartu grafis arsitektur terbaru dengan harga ramah kantong makin jauh dari kenyataan. Bagi perakit PC yang ingin upgrade ke lini RTX 5000 series, bersiaplah menghadapi lonjakan harga ritel yang semakin menguras dompet dalam beberapa waktu ke depan.

VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :

Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.