>
NVIDIA Batalkan Rencana Rilis RTX 5050 9GB GDDR7, Ini Alasan Teknisnya - Murdockcruz

NVIDIA Batalkan Rencana Rilis RTX 5050 9GB GDDR7, Ini Alasan Teknisnya

NVIDIA Batalkan Rencana Rilis RTX 5050 9GB GDDR7, Ini Alasan Teknisnya

Bagi para pemburu komponen rakit PC kelas bujet yang berharap bisa mencicipi teknologi memori generasi terbaru (GDDR7) dengan harga miring, bersiaplah untuk kecewa. Setelah awal tahun ini sempat dihebohkan dengan rumor kehadiran varian unik GeForce RTX 5050 9 GB, laporan terbaru dari leaker industri ternama, MEGAsizeGPU, memastikan bahwa proyek kartu grafis tersebut kini sudah resmi dibatalkan total oleh NVIDIA.

Langkah mendadak ini diambil bukan karena masalah kegagalan arsitektur, melainkan karena keputusan strategi bisnis NVIDIA yang tergolong cukup mencengangkan: mereka lebih memilih untuk memproduksi dan merilis ulang kartu grafis legendaris berumur uzur, yaitu GeForce RTX 3060 12 GB.

Baca juga: Harga DRAM Melonjak: Samsung, SK Hynix & Micron Digugat Atas Dugaan Kartel

Alasan di Balik Pembatalan

NVIDIA melihat bahwa jika RTX 5050 9GB tetap dipaksakan meluncur ke pasar, kartu grafis tersebut akan langsung bertabrakan dan saling “membunuh” dengan proyek rilis ulang RTX 3060 12GB di segmen harga yang sama. Untuk menghindari tumpang tindih (overlap) produk yang membingungkan konsumen, varian 9GB berbasis arsitektur terbaru ini akhirnya terpaksa dikorbankan.

Padahal, awalnya NVIDIA merancang varian 9GB ini sebagai solusi taktis untuk mengatasi krisis kelangkaan pasokan memori yang sedang melanda industri hardware global di segmen low-end. Alih-alih menggunakan konfigurasi standar empat modul memori GDDR6 berkapasitas masing-masing 2GB, NVIDIA sempat berniat mengakali jalur produksi dengan hanya memasang tiga modul memori GDDR7 generasi terbaru berkapasitas masing-masing 3GB. Cara ini dinilai ampuh memangkas jumlah fisik modul memori yang dibutuhkan di atas papan PCB.

Sangat disayangkan proyek ini harus kandas, karena secara spesifikasi teknis, rancangan RTX 5050 9GB ini sebetulnya punya potensi yang sangat menarik:

  • RTX 5050 Standar (8GB): Mengandalkan VRAM 8 GB GDDR6 berkecepatan 20 Gbps dengan lebar jalur data memory bus 128-bit, menghasilkan total bandwidth memori di angka 320 GB/s. Chip inti yang digunakan berbasis die GB207.

  • RTX 5050 Varian Batal (9GB): Direncanakan memakai tiga modul memori GDDR7 berkecepatan 28 Gbps dengan lebar jalur data yang dipersempit menjadi memory bus 96-bit. Meskipun jalur bus-nya mengecil, lompatan teknologi ke GDDR7 justru mendongkrak total bandwidth memori naik menjadi 336 GB/s (meningkat sekitar 5%) serta memberikan bonus kapasitas VRAM 12.5% lebih lega.

Menariknya lagi, bocoran data menunjukkan varian 9GB ini bakal diupgrade menggunakan basis chip die GB206 yang lebih superior, meskipun jumlah inti pemrosesan di dalamnya tetap dikunci pada angka 2.560 CUDA cores.

Kenapa Pilih RTX 3060 12GB?

Bagi sebagian gamer, keputusan menghidupkan kembali kartu grafis berarsitektur Ampere yang sudah berumur beberapa tahun ke belakang ini mungkin terkesan sebagai langkah mundur. Namun dari kacamata bisnis dan kebutuhan pasar saat ini, keputusan NVIDIA terhitung sangat logis.

Game-game modern zaman sekarang terkenal sangat rakus memakan memori video (VRAM). Menghadirkan kembali RTX 3060 dengan modal VRAM masif sebesar 12 GB jauh lebih memikat bagi gamer bujet yang ketakutan terkena masalah stuttering akibat kekurangan kapasitas memori saat bermain game berat. Ditambah lagi, jalur produksi chip arsitektur lama terhitung jauh lebih matang, murah, dan stabil secara volume pasokan dibandingkan harus berebut slot pabrikasi silikon mutakhir yang saat ini kapasitasnya sedang dijajah habis-habisan oleh cip AI.

Pada akhirnya, impian melihat memori kencang GDDR7 mampir di segmen kartu grafis murah di bawah 3 atau 4 jutaan rupiah dipastikan harus tertunda lebih lama. Fokus pasar kelas pemula untuk beberapa waktu ke depan akan tetap dikuasai oleh teknologi memori generasi lama yang kapasitasnya diperbesar, demi mengakomodasi kebutuhan mentah instalasi game zaman sekarang.

VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :

Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.