Apple Resmi Naikkan Harga iPad & Mac Akibat Badai Harga RAM SSD
Krisis kenaikan harga komponen memori global tampaknya benar-benar tidak pandang bulu. Setelah sebelumnya raksasa seperti ASUS terpaksa melakukan penyesuaian harga, kali ini giliran Apple yang harus tunduk pada realita pasar.
Apple sempat menghentikan sementara operasional toko online resminya (Apple Store) demi memperbarui label harga seluruh lini produk mereka. Langkah ini diambil karena perusahaan teknologi asal Cupertino tersebut tidak bisa lagi membendung dampak dari meroketnya biaya modal cip penyimpanan NAND Flash (SSD) dan RAM (DRAM) di tingkat hulu global. Seluruh lini produk Apple yang mengandalkan komponen memori ini kompak mengalami kenaikan harga.
Baca juga: Pre-Order GTA VI Resmi Dibuka, Harga Ternyata Lebih “Murah” dari Versi Global
Kenaikan langsung terasa mulai dari kasta komputer paling terjangkau milik Apple, yaitu MacBook Neo, yang harga varian base configuration-nya melonjak dari $599 menjadi $699.
Sialnya lagi bagi kalangan akademis, harga baru ini belum termasuk potongan student discount yang sistemnya kini diperketat. Apple kini mewajibkan proses verifikasi status kemahasiswaan yang jauh lebih ketat bagi mahasiswa aktif, serta verifikasi berlapis bagi staf pengajar yang ingin mengakses jalur harga khusus pendidikan tersebut.
Mac Studio M3 Ultra Naik Paling Sadis
Secara rata-rata, gelombang kenaikan harga produk Apple kali ini berada di angka $246.67. Namun, jika dibedah per produk, lompatan harga paling gila terjadi pada lini komputer profesional mereka.
Mac Studio yang ditenagai oleh SoC monster M3 Ultra mencatatkan kenaikan paling sadis, yaitu melonjak sebesar $1,300. Komputer kerja rodi ini sekarang dibanderol seharga $5,299 dari harga aslinya yang berada di angka $3,999. Di sisi lain, perangkat rumahan pintar berukuran mungil seperti HomePod mini ikut terkena imbas kenaikan paling tipis sebesar $30, membuat harganya merangkak naik dari $99 menjadi $129.
Kabar baiknya, bagi yang sempat kehabisan stok, Mac mini versi 256 GB kini terpantau sudah kembali tersedia di pasaran, walaupun harganya ikut terkerek naik menjadi $799 (sebelumnya berada di angka $599). Untungnya, Apple memutuskan untuk tidak menyentuh atau mengubah label harga untuk lini iPhone, Apple Watch, AirPods, Studio Display, serta jajaran aksesori resmi mereka.
Daftar Lengkap Perubahan Harga Produk Apple
Berikut adalah detail perubahan harga resmi produk Apple setelah pembaruan toko online hari ini:
- HomePod mini: $129 (Naik dari $99 | +$30)
- HomePod: $349 (Naik dari $299 | +$50)
- Apple TV: $199 (Naik dari $129 | +$70)
- iPad: $449 (Naik dari $349 | +$100)
- iPad mini: $599 (Naik dari $499 | +$100)
- iPad Air: $749 (Naik dari $599 | +$150)
- iPad Pro: $1,199 (Naik dari $999 | +$200)
- MacBook Neo: $699 (Naik dari $599 | +$100)
- MacBook Air: $1,299 (Naik dari $1,099 | +$200)
- MacBook Pro: $1,999 (Naik dari $1,699 | +$300)
- iMac: $1,499 (Naik dari $1,299 | +$200)
- Mac mini (M4 Pro): $1,599 (Naik dari $1,399 | +$200)
- Mac Studio (M4 Max): $2,499 (Naik dari $1,999 | +$500)
- Mac Studio (M3 Ultra): $5,299 (Naik dari $3,999 | +$1,300)
- Vision Pro: $3,699 (Naik dari $3,499 | +$200)
Langkah Apple ini menjadi bukti valid bahwa krisis rantai pasok memori di tahun 2026 beneran berada di tahap yang mengkhawatirkan gess. Jika perusahaan sekelas Apple yang punya posisi tawar super kuat di hadapan para penyuplai komponen saja terpaksa menaikkan harga jual, maka kondisi pasar hardware memang sedang tidak baik-baik saja.
Bagi kalian yang berencana meminang perangkat ekosistem Mac atau iPad baru dalam waktu dekat, tampaknya harus rela menyiapkan dana cadangan ekstra yang lumayan menguras tabungan.
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :

