COMPUTEX 2026 Sukses Besar: Fajar Baru “AI Fisik” & Rekor Kunjungan dari 152 Negara
Ajang pameran teknologi dan startup paling bergengsi di Asia, COMPUTEX 2026, resmi ditutup dengan sukses besar pada Jumat (5/6/2026). Mengusung tema utama “AI Together,” pameran tahun ini sukses menjadi episentrum global yang mempertemukan para raksasa teknologi, perusahaan rintisan, dan pakar industri untuk merumuskan ulang masa depan komputasi pintar, robotika, serta mobilitas cerdas.
Selama hari perhelatan, COMPUTEX 2026 mencatatkan angka kunjungan yang luar biasa dengan menarik total 111.312 pembeli dan pengunjung dari 152 negara dan wilayah. Negara-negara seperti Jepang, Amerika Serikat, Korea Selatan, Singapura, hingga kekuatan pasar Asia Tenggara termasuk Indonesia, Vietnam, Thailand, dan Malaysia, mendominasi daftar kehadiran, menegaskan posisi pameran ini sebagai platform penjodohan bisnis teknologi terbersar di dunia.
Baca juga: WWDC 2026: Apple Rilis Lini OS 27, Perkenalkan Asisten Pintar “Siri AI” Berbasis Gemini
Table of Contents
Era Baru “AI Fisik”
Lantai pameran tahun ini menangkap pergeseran tren yang sangat masif: kecerdasan buatan tidak lagi hanya terkunci di dalam kode digital layar kaca, melainkan merambah ke ranah dunia nyata atau AI Fisik (Physical AI).
Berdasarkan data riset Strategy& (bagian dari PwC), sektor AI Fisik diproyeksikan akan menghasilkan nilai pasar global yang fantastis mencapai €430 miliar pada tahun 2030 mendatang, dengan adopsi komersial skala besar dalam 3 hingga 5 tahun ke depan di sektor manufaktur, logistik, kesehatan, dan dirgantara.
Merespons potensi raksasa tersebut, COMPUTEX 2026 kembali membuka TWTC Hall 1 dan meluncurkan Zona Robotika AI perdana. Zona ini menjadi magnet bagi para perakit PC dan pelaku industri karena menyatukan seluruh ekosistem rantai pasok global yang memamerkan teknologi robotika, AI terintegrasi, serta solusi mutakhir untuk mempermudah transisi dari tahap riset ke komersialisasi dunia nyata.
Selain itu, pameran tahun ini semakin kaya dengan hadirnya paviliun baru seperti E-paper Pavilion dan TechXperience yang diikuti oleh lebih dari 180 peserta pameran.
Sesi COMPUTEX Keynotes menjadi panggung paling dinantikan, di mana para petinggi teknologi dunia membagikan visi mereka mengenai komputasi tepi (edge computing), platform generasi berikutnya, dan tata kelola data.
- Cristiano R. Amon (Presiden & CEO Qualcomm) membuka seri pidato dengan mendeklarasikan komputasi vertikal bertenaga agen AI.
- Matt Murphy (Ketua & CEO Marvell), Lip-Bu Tan (CEO Intel), dan Rafael Sotomayor (Presiden & CEO NXP) turut memberikan pandangan strategis di sesi berikutnya.
Rangkaian pidato utama ini sukses menyedot perhatian lebih dari 6.000 peserta. Sementara itu, ajang COMPUTEX Forum yang menghadirkan 28 pemimpin industri berhasil menarik 13.200 kunjungan, berfokus pada diskusi strategi perusahaan untuk mengadopsi AI secara aman dan efisien.
InnoVEX 2026
Sebagai salah satu panggung inovasi startup terbesar di Asia, InnoVEX 2026 berhasil mencetak tonggak sejarah baru dengan menampilkan lebih dari 500 startup—lonjakan signifikan sebesar 11% dibandingkan tahun lalu. Startup dari 23 negara turut berpartisipasi, dengan Taiwan, Jepang, dan Korea Selatan menempati posisi tiga besar wilayah peserta.
Tahun ini, InnoVEX memperluas jaringan internasionalnya dengan menggandeng Plug and Play Taiwan (akselerator inovasi terbuka terbesar dunia) serta Everidge (penyelenggara pameran startup Jepang). Sembilan paviliun nasional—termasuk Prancis, Israel, Kanada, Australia, hingga Italia—turut memamerkan inovasi mutakhir di bawah tema forum “AI in Action.” Puncak kemeriahan inovasi ini ditutup oleh kompetisi bergengsi InnoVEX Pitch Contest yang memperebutkan akses modal dan daya komputasi, di mana hadiah utama tahun ini berhasil disabet oleh startup RLWRLD.
Sinergi Keberlanjutan & Seni Generatif Interaktif
COMPUTEX 2026 juga membuktikan bahwa teknologi tinggi bisa berjalan selaras dengan lingkungan lewat penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Untuk memotivasi industri, penghargaan Desain Berkelanjutan 2026 resmi diberikan kepada dua raksasa teknologi asal Taiwan, ASUS dan Transcend Information, atas komitmen mereka menciptakan pameran rendah emisi karbon dan efisien energi.
Di sisi lain, pameran tahun ini memberikan sentuhan gaya hidup (lifestyle) yang kental lewat kolaborasi bersama China Airlines, GQ, Red Bull, hingga Sleepy Tofu di area Service Lounge.
Tak kalah menarik, pintu masuk Hall 1 Nangang Exhibition Center dihiasi oleh instalasi seni interaktif raksasa karya seniman generatif terkemuka, Aluan Wang. Di sini, pengunjung diajak berpartisipasi menciptakan pola visual unik yang dihasilkan secara otomatis lewat algoritma AI, kemudian ditampilkan langsung pada tiang-tiang LED setinggi 6 meter.
Dengan berakhirnya edisi tahun ini, panitia penyelenggara resmi mengumumkan bahwa COMPUTEX 2027 akan diselenggarakan pada 1–4 Juni 2027 di Nangang Exhibition Halls 1 & 2 serta TWTC Hall 1, siap membawa ekosistem teknologi dunia ke tingkat yang jauh lebih cerdas.
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :


