>

Galax Hampir Bangkrut? Tenang, Palit Pastikan Brand HOF Tetap Berlanjut!

Galax Hampir Bangkrut? Tenang, Palit Pastikan Brand HOF Tetap Berlanjut!

Pekan ini komunitas PC enthusiast sempat dibuat geger oleh rumor yang menyebutkan bahwa Galax akan menghentikan seluruh operasional globalnya dan mem-PHK semua staf mereka. Kabar ini memicu kekhawatiran bahwa Galax akan menyusul jejak EVGA yang “angkat kaki” dari bisnis GPU pada 2022 lalu. Namun, Palit sebagai pemilik brand tersebut akhirnya angkat bicara untuk menenangkan suasana.

Baca juga: Mouse Kok Pake Layar Sentuh? Turtle Beach MC7: Inovasi Jenius atau Cuma Gimik Mahal?

Restrukturisasi, Bukan Penutupan

Simpang siur ini berawal dari pesan di situs resmi Galax Brasil yang mengarahkan pelanggan untuk menghubungi saluran resmi Palit untuk urusan dukungan teknis dan garansi. Palit mengonfirmasi bahwa mereka kini mengambil alih penuh tanggung jawab layanan purna jual, perbaikan, dan garansi untuk semua produk Galax yang sudah ada di tangan konsumen.

https://www.murdockcruz.com/

Meski sempat ada pernyataan yang membingungkan hingga harus ditarik kembali dari situs resminya, Palit merilis pernyataan pers baru yang menegaskan komitmen mereka:

  • Brand Galax, KFA2, dan HOF akan terus dikembangkan, diproduksi, dan didukung penuh oleh Palit.
  • Tujuan Restrukturisasi: Meningkatkan efisiensi manajerial dan operasional, terutama dalam menghadapi kelangkaan pasokan komponen akibat tingginya permintaan AI.
  • Status Kepemilikan: Palit sebenarnya sudah memiliki Galax sejak tahun 2007, namun selama ini Galax tetap beroperasi secara independen dalam hal desain dan pemasaran.

Sejarah Panjang Si Raja Overclock

Didirikan di Hong Kong pada tahun 1994 dengan nama Galaxy Microsystems, brand ini telah menjadi mitra setia Nvidia selama puluhan tahun. Bagi pembaca Murdockcruz, seri Hall of Fame (HOF) tentu bukan nama yang asing. Kartu grafis dengan PCB putih ikonik ini selalu jadi incaran para overclocker kelas berat karena desain pendingin dan kualitas komponennya yang di atas rata-rata.

Galax juga mengelola sub-brand KFA2 di Eropa, yang lahir akibat sengketa merek dagang dengan Samsung terkait nama “Galaxy” pada smartphone mereka.

Keputusan Palit untuk menyatukan operasional Galax ke bawah kendali langsung mereka sepertinya adalah langkah “survival” yang logis di tahun 2026 ini. Dengan permintaan chip AI yang meledak, efisiensi rantai pasok adalah segalanya.

Kabar baiknya bagi kita pengguna, Palit menjamin bahwa legitimasi dan dukungan untuk produk masa depan dari entitas gabungan ini akan tetap terjaga. Jadi, buat kalian yang sudah terlanjur punya atau mengincar kartu grafis Galax, tidak perlu panik soal urusan garansi.

Comments

VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :

Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.