>

Elon Musk & Intel Foundry Bangun “Terafab”: Pabrik Chip Raksasa All-in-One!

Elon Musk & Intel Foundry Bangun “Terafab”: Pabrik Chip Raksasa All-in-One!

Dunia semikonduktor sedang bersiap menghadapi perubahan paradigma. Intel secara resmi mengumumkan partisipasinya dalam proyek “Terafab” milik Elon Musk. Proyek ini bukan sekadar pabrik biasa; Terafab dirancang untuk menghasilkan daya komputasi sebesar 1 terawatt per tahun guna melayani kebutuhan AI dan robotika di berbagai perusahaan Musk.

Baca juga: Krisis RAM 2026 Makin Memburuk: Harga Diprediksi Melejit 50% di Q2!

Selama ini, pembuatan chip merupakan proses yang terfragmentasi—logika dibuat di satu tempat, memori di tempat lain, lalu dikirim ke fasilitas berbeda untuk packaging dan pengetesan. Terafab ingin menghancurkan batasan tersebut.

Fasilitas ini nantinya akan mengintegrasikan seluruh tahap produksi di satu lokasi tunggal:

  • Fabrikasi Logika (Logic Fabrication)
  • Produksi Memori
  • Pengemasan (Packaging)
  • Pengujian (Testing)
  • Produksi Masker (Mask Production)

Tujuannya jelas: Prototyping super cepat. Dengan menghilangkan jeda logistik antar fasilitas, para insinyur dapat merancang, menguji, dan merevisi chip dalam waktu yang jauh lebih singkat dibanding metode tradisional.

Peran Krusial Intel

Intel tidak hanya menjadi mitra manufaktur, tetapi juga otak di balik infrastruktur teknisnya. CEO Intel, Lip-Bu Tan, dikabarkan telah bertemu langsung dengan Elon Musk akhir pekan lalu untuk meresmikan kesepakatan ini. Beberapa poin keterlibatan Intel mencakup:

  1. Teknologi Kemasan Canggih: Intel akan menyuplai teknologi packaging mutakhir seperti EMIB (Embedded Multi-die Interconnect Bridge).
  2. Lisensi Node: Ada kemungkinan Intel akan melisensikan Process Design Kits (PDK) untuk node 18A atau 14A sebagai cetak biru produksi di Terafab.
  3. Jaringan Manufaktur: Fasilitas Intel di Oregon dan Arizona akan terintegrasi ke dalam jaringan Terafab di Texas untuk mendukung layanan desain dan manufaktur dari jarak dekat.

Terafab bisa menjadi ambisi Elon Musk untuk memutus ketergantungan pada rantai pasok global yang sering tidak stabil. Dengan menggandeng Intel Foundry, Musk mendapatkan akses ke teknologi fabrikasi tercanggih di tanah Amerika (U.S. Soil). Jika proyek ini berhasil, kita akan melihat percepatan evolusi chip AI dan robotika yang luar biasa, karena siklus pengembangan chip yang tadinya memakan waktu berbulan-bulan bisa dipangkas menjadi hitungan minggu saja.

Comments

VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :

Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.