>

Mulai April 2026, Windows 11 Bakal Blokir Hardware Lama Tanpa Sertifikat

Mulai April 2026, Windows 11 Bakal Blokir Hardware Lama Tanpa Sertifikat

Jika kalian masih menggunakan perangkat keras tua—seperti printer atau scanner dari awal tahun 2000-an—bersiaplah untuk menghadapi kendala teknis. Microsoft resmi memperbarui kebijakan NT Kernel yang sebelumnya sangat longgar terhadap program cross-signing akar (root).

Microsoft akhirnya mengambil langkah tegas untuk menutup salah satu celah keamanan paling ikonik di Windows. Selama puluhan tahun, kebijakan kernel Microsoft membiarkan driver lama dengan sertifikat kedaluwarsa tetap berjalan di sistem operasi mereka. Namun, per April 2026, era “bebas hambatan” untuk driver jadul ini resmi berakhir.

Baca juga: AMD Umumkan Ryzen 9 9950X3D2 Dual Edition: Raja Baru Cache 208MB!

Wajib Sertifikat WHCP

Selama ini, driver pihak ketiga bisa berjalan di Windows 11 meskipun sertifikat keamanannya sudah basi, asalkan mereka pernah melewati program cross-signing. Melalui update April 2026, Windows hanya akan menerima driver baru yang ditandatangani melalui Windows Hardware Compatibility Program (WHCP).

Kebijakan ini akan diterapkan pada:

  • Windows 11 versi 24H2, 25H2, dan 26H1
  • Windows Server 2025
  • Versi Windows masa depan

Microsoft sadar bahwa memutus dukungan secara total bisa menyebabkan kekacauan massal (ingat fitur plug-and-play yang sangat diagungkan?). Oleh karena itu, update April 2026 ini akan berjalan dalam mode evaluasi terlebih dahulu.

Sistem akan memantau aktivitas driver dan hanya mengaktifkan kebijakan penuh jika dipastikan tidak merusak kompatibilitas sistem. Microsoft tetap memelihara daftar khusus (curated allow list) berisi driver bereputasi agar perangkat keras yang banyak digunakan tetap berfungsi selama masa transisi.

Solusi untuk Korporat

Bagi lingkungan bisnis yang masih butuh driver custom atau internal, Microsoft menawarkan Application Control for Business (sebelumnya WDAC). Ini memungkinkan organisasi menyetujui kode yang ditandatangani secara privat melalui kebijakan yang terhubung dengan Secure Boot.

Langkah ini sebenarnya adalah upaya Microsoft untuk membersihkan ekosistem Windows dari potensi malware tingkat kernel yang sering memanfaatkan driver tua yang rapuh. Bagi pengguna umum, ini berita bagus untuk stabilitas sistem.

Tapi bagi kalian yang masih hobi koleksi hardware antik, bersiaplah untuk lebih sering melihat pesan “Driver Error”. Pastikan kalian selalu mengecek situs resmi manufaktur untuk mencari driver versi terbaru yang sudah tersertifikasi WHCP sebelum melakukan update besar bulan depan.

Comments

VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :

Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.