Intel Umumkan Arc Pro B70 & B65: GPU “Battlemage” Terkuat dengan VRAM 32GB!
Penantian para antusias terhadap potensi penuh silikon “Battlemage” akhirnya terjawab. Jika sebelumnya versi gaming (Arc B580) hanya hadir dengan konfigurasi terbatas, Intel kini merilis varian workstation yang benar-benar memaksimalkan kemampuan arsitektur Xe2-HPG.
Baca juga: Laptop Murah Budget 4–5 Jutaan: Masih Layak Direkomendasikan Di 2026?
Arc Pro B70
Intel Arc Pro B70 menjadi primadona karena merupakan GPU diskrit paling bertenaga yang menggunakan arsitektur Xe2 saat ini. Berbeda dengan versi gaming yang “disunat”, B70 hadir dengan spesifikasi maksimal:
Arc Pro B70 dilengkapi 32 Xe Cores, 256 XMX Engines, dan 32 Ray Tracing Units. Mengusung VRAM 32GB GDDR6 dengan antarmuka memori 256-bit yang menghasilkan bandwidth hingga 608 GB/s.
GPU ini juga Menggunakan antarmuka PCI-Express 5.0 x16 penuh dan menawarkan peak throughput hingga 367 TOPS (INT8), menjadikannya monster untuk inferensi AI lokal.
Arc Pro B65
Meski memiliki jumlah core yang mirip dengan Arc B580 (versi gaming), Arc Pro B65 membawa beberapa peningkatan krusial untuk kebutuhan profesional:
Dalam hal Konfigurasi Core, GPU ini memiliki 24 Xe Cores dan 20 Ray Tracing Units. Menariknya, Intel menyematkan 32GB GDDR6 pada bus 192-bit (kemungkinan menggunakan konfigurasi chip asimetris). Ini jauh lebih besar dibanding versi gaming yang biasanya hanya 12GB.
Berbeda dengan B580 yang terbatas di x8, seri Pro B65 ini menggunakan jalur PCIe 5.0 x16 penuh untuk transfer data yang lebih lancar.
Spesifikasi Teknis Seri Intel Arc Pro B-Series
| Fitur | Arc Pro B70 | Arc Pro B65 |
| Arsitektur | Xe2-HPG (Battlemage) | Xe2-HPG (Battlemage) |
| Xe Cores | 32 | 24 |
| VRAM | 32GB GDDR6 (256-bit) | 32GB GDDR6 (192-bit) |
| Bandwidth | 608 GB/s | ~456 GB/s |
| PCIe Interface | Gen 5.0 x16 | Gen 5.0 x16 |
| Power (TDP) | 160W – 290W | 200W (Typical) |
| Output Display | 4x DisplayPort 2.1 | 4x DisplayPort 2.1 |
Langkah Intel merilis VRAM 32GB pada kartu grafis kelas menengah-atas ini adalah strategi cerdas untuk menggoyang dominasi NVIDIA di sektor AI. Saat ini, banyak pengembang AI lokal membutuhkan kapasitas VRAM besar untuk menjalankan LLM (Large Language Model) yang kompleks, namun seringkali terbentur harga kartu grafis kelas profesional yang sangat mahal. Hadirnya B70 dengan 32GB VRAM dan dukungan penuh OpenVINO bisa menjadi opsi paling worth it bagi para developer di tahun 2026.
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :
