>

AI Picu Booming SSD: Pendapatan Global Melonjak 51%, Samsung Masih Raja!

AI Picu Booming SSD: Pendapatan Global Melonjak 51%, Samsung Masih Raja!

Dunia penyimpanan data sedang mengalami masa keemasan. Transisi beban kerja AI dari fase pelatihan (training) menuju penyimpulan (inference) menuntut kecepatan akses data yang hanya bisa dipenuhi oleh SSD enterprise berperforma tinggi.

Persaingan di papan atas semakin sengit, dengan Samsung dan SK Group yang mendominasi hampir 70% pasar global.

Baca juga: Biznet Gio Andalkan AMD EPYC untuk Perkuat Infrastruktur Cloud & AI

Samsung (Peringkat 1) Mengantongi pendapatan US$3,66 miliar (+49,7% QoQ). Kekuatan utamanya adalah integrasi vertikal (produksi DRAM dan NAND sendiri) yang menjamin stabilitas pasokan di saat pasar khawatir akan kelangkaan.

Sedangkan SK Group (Peringkat 2) Mencatatkan pertumbuhan tercepat sebesar 75% QoQ dengan pendapatan US$3,26 miliar. Melalui Solidigm, mereka menguasai segmen SSD QLC kapasitas tinggi yang sangat dibutuhkan untuk AI inference.

AI Picu Booming SSD: Pendapatan Global Melonjak 51%, Samsung Masih Raja!

Micron (Peringkat 3) disisi lain Meraup US$1,4 miliar. Micron sengaja meninggalkan pasar konsumen untuk fokus ke margin tinggi di sektor enterprise, termasuk mengembangkan SSD SLC untuk operasional cache AI.

Kioxia & SanDisk Mengisi posisi buncit dengan fokus pada ekspansi portofolio QLC dan produk high-endurance untuk kebutuhan pelatihan AI masa depan.

Era PCIe 6.0 dan Dominasi QLC

TrendForce memprediksi pendapatan SSD enterprise berpotensi berlipat ganda pada tahun 2026. Faktor penentunya bukan lagi sekadar seberapa banyak lapisan (layers) NAND yang dimiliki, melainkan siapa yang lebih cepat menghadirkan solusi PCIe 6.0 yang stabil dan produk yang dioptimalkan khusus untuk beban kerja AI. Antarmuka PCIe 5.0 sendiri diprediksi akan menjadi standar arus utama (mainstream) di sepanjang tahun ini.

AI bukan lagi sekadar tren “ngobrol” dengan bot, tapi sudah masuk ke infrastruktur tulang punggung. Saat HDD mulai kewalahan mengejar kecepatan inference, SSD enterprise menjadi penyelamat. Menariknya, strategi SK Group melalui Solidigm terbukti jitu—fokus pada kapasitas besar (QLC) di waktu yang tepat membuat mereka jadi ancaman nyata bagi singgasana Samsung.

Comments

VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :

Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.