Rahasia Kelam Proyek CoD “Iran vs Israel” yang Dibatalkan
Dunia gaming militer baru saja diguncang pengakuan Chance Glasco. Menurutnya, Activision pernah memberikan tekanan “aneh” agar tim pengembang menciptakan gim bertema invasi Iran ke Israel. Proyek ini akhirnya kandas karena mayoritas developer merasa jijik dengan ide tersebut.
Baca juga: Mulai 28 Maret, Akun Sosmed Anak Di Bawah 16 Tahun Dinonaktifkan
Garis Tipis Antara Gim & Propaganda
Glasco mengungkapkan bahwa dalam pertemuan pra-produksi, tim Activision Blizzard mencoba mendikte narasi yang lebih mirip pesan politik pemerintah daripada panduan pengembangan gim standar.
- Respons Developer: Tim pengembang merasa ide tersebut melampaui batas etika dan menolak menjadi alat “pesan politik”.
- Konteks Global: Hal ini mencuat di tengah tren pemerintahan (termasuk administrasi Trump saat ini) yang semakin sering menggunakan cuplikan video game untuk kepentingan kampanye atau pro-perang.
Fenomena penggunaan aset digital untuk narasi politik kini semakin blak-blakan. Beberapa contoh yang disebutkan dalam diskusi tersebut.
This doesn’t surprise me. I remember after Activision took over post-Respawn formation there was a very awkward pressure from Activision for us to make the next CoD about Iran attacking Israel. Luckily the vast majority of our devs were disgusted by the idea and it got shot down. https://t.co/taTIsQUklI
— Chance Glasco (@ChanceGlasco) March 4, 2026
Glasco juga mengenang misi kontroversial “No Russian” di Modern Warfare 2. Meski misi tersebut fiktif dan pemain diberi pilihan untuk melewatinya, dampaknya di dunia nyata sangat nyata bagi Glasco. Ia mengaku kehilangan paspor Rusia-nya setelah skenario tersebut bocor dan hingga kini belum jelas apakah ia masih dilarang masuk ke negara tersebut.
Menurut Glasco, gim Call of Duty awal didesain untuk menunjukkan bahwa perang adalah realitas yang kasar dan destruktif, bukan sekadar hiburan kosong.
Sangat menarik melihat para kreator CoD justru menjadi benteng terakhir melawan politisasi gim yang berlebihan. Saat sebuah publisher mulai memaksakan narasi konflik nyata yang masih berlangsung (seperti Iran-Israel), gim tersebut bukan lagi karya seni, melainkan pamflet politik interaktif. Keberanian tim untuk menolak proyek ini adalah kemenangan bagi integritas industri kreatif.
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :
