ASUS Peringatkan Kenaikan Harga PC Akibat Kelangkaan DRAM & NAND Flash
ASUS, salah satu merek komputer terkemuka di dunia, telah memberikan peringatan bahwa mereka mungkin perlu menaikkan harga produk PC mereka secara menyeluruh jika kekurangan komponen penting seperti DRAM dan NAND flash terus berlanjut.
Pernyataan ini disampaikan oleh Co-CEO ASUS, yang mengindikasikan bahwa peningkatan biaya industri pasti akan tercermin dalam harga akhir yang ditawarkan kepada konsumen.
Baca juga:Â Imbas AI, Harga NAND Ikut Naik Hingga 100% Dalam Beberapa Bulan
Pemicu Kenaikan Harga
Kenaikan harga ini didorong oleh dua komponen utama yang mengalami lonjakan harga ekstrem dalam beberapa bulan terakhir. Pertama DRAM (Memori), dimana harga DRAM telah melonjak 171.8% year-on-year. Kelangkaan sangat parah; pemasok kecil dan distributor channel diperkirakan hanya akan menerima pemenuhan pesanan sebesar 35-40% hingga Kuartal I 2026.
Contoh dampaknya Harga kit DDR5 64 GB berkapasitas tinggi dilaporkan telah meningkat dari sekitar $200 menjadi $500. Kenaikan ini dapat mengakibatkan peningkatan harga PC hingga beberapa ratus Dolar AS. Sedangkan di Indonesia sendiri sudah mulai terlihat jelas beberapa pekan terakhir, seperti memori kit 32GB yang biasa hadir di bawah 2 jutaan, kini paling murah ada di angka 4 jutaan.
Kedua NAND Flash (Penyimpanan), Dimana harga NAND flash telah dua kali lipat dalam enam bulan terakhir. CEO Phison, Khein-Seng Pua, mengonfirmasi harga TLC NAND 1 Terabit melonjak dari $4.80 (Juli 2025) menjadi $10.70 (November 2025).
Strategi ASUS dalam Menghadapi Biaya Komponen
Co-CEO ASUS menyatakan bahwa perusahaan akan menyesuaikan harga dengan hati-hati:
“Untuk penetapan harga saluran distribusi, ASUS akan mempertimbangkan biaya, mitra distribusi, dan permintaan konsumen, dan kemudian menyesuaikan bauran produk dan menyesuaikan harga produk sesuai dengan itu.”
Ini berarti bahwa ASUS kemungkinan akan:
- Mengintegrasikan peningkatan biaya komponen ini ke dalam harga jual sistem mereka.
- Menyesuaikan portofolio produk mereka untuk mengoptimalkan penawaran di tengah keterbatasan pasokan.
Kenaikan harga ini, didorong oleh kelangkaan yang diprediksi CEO Phison dapat berlangsung hingga 10 tahun, memaksa produsen seperti ASUS untuk meninjau kembali strategi penetapan harga mereka, yang pada akhirnya akan dirasakan oleh konsumen.
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :
