ASUS Pamerkan RTX 5090 Berlapis 5 Kg Emas di Bilibili World 2025
Di ajang Bilibili World 2025, ASUS bikin geger dunia teknologi dengan memperkenalkan ROG Astral GeForce RTX 5090 Real Gold Edition—sebuah kartu grafis ultra-mewah dengan 5 kg emas murni 24 karat yang dibenamkan ke seluruh bodi pendingin dan backplate-nya.
Kartu grafis edisi satu-satunya ini punya bobot 7,24 kg, dengan nilai bahan mentah saja diperkirakan melebihi 500.000 USD atau setara dengan harga server AI kelas atas. Sang “emas berjalan” ini diperkenalkan oleh General Manager ASUS China, Tony Yu (alias “Uncle Tony”) bersama kreator konten Tiongkok, Cai Qian.
Namun, di balik kemewahan materialnya, ada satu hal yang tidak luput dari perhatian: penyelesaian (finishing) visual yang terasa kurang halus dan terkesan terburu-buru.
Bagian luar dari GPU ini dibuat menggunakan proses sand-mold casting, yaitu teknik pencetakan pasir yang memang memberi kesan bertekstur kasar dan tidak rata. Meski mungkin dimaksudkan sebagai nilai estetika “artisanal”, pada kenyataannya banyak pengamat dan pengunjung pameran yang menyayangkan hasil akhir yang terlihat seperti logam meleleh atau belum selesai dipoles dengan sempurna. Tulisan kaligrafi dan desain kisi-kisi pendingin tampak tidak presisi dan bahkan cenderung tampak kasar—suatu hal yang ironis untuk produk yang mengusung konsep kemewahan ekstrem.
Secara desain, VGA ini memang jauh dari pendekatan mainstream. Tapi jika dibandingkan dengan produk-produk high-end ASUS sebelumnya, penampilan Real Gold Edition justru terasa kurang elegan. Efek visual dari warna emas yang mengilap pun kurang maksimal karena tekstur tidak rata yang membuat pantulan cahaya tidak seragam. Dalam konteks estetika dan koleksi, hasil akhir seperti ini bisa jadi terlihat seperti prototipe yang belum rampung, bukan sebuah produk pameran flagship dengan sentuhan mewah.
Dari sisi spesifikasi, GPU ini tetap menggunakan chip RTX 5090D, sehingga performa gaming-nya tak jauh berbeda dari versi standar—meskipun jelas tak semua casing bisa menampung pendingin raksasanya. ASUS belum mengungkap tujuan akhir kartu ini, tapi kemungkinan besar akan dilelang untuk kegiatan amal, seperti beberapa edisi langka sebelumnya yang ditandatangani langsung oleh CEO NVIDIA, Jensen Huang.
Jadi, kalau kalian mencari price-to-performance terbaik, ini jelas bukan pilihan. Tapi untuk para kolektor atau sultan hardware, ini adalah mahakarya yang mungkin saja tidak bisa dilewatkan begitu saja, meskipun hanya untuk orang tertentu.
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :


