Lisuan G100: GPU Gaming Pertama dari China, Tapi Skor Setara GTX 660 Ti?
China resmi memperkenalkan Lisuan G100, GPU gaming pertamanya yang dibangun di atas proses fabrikasi 6nm dan berbasis arsitektur internal TrueGPU. Diumumkan sebagai penantang serius untuk GPU kelas menengah seperti NVIDIA GeForce RTX 4060, Lisuan sempat mencuri perhatian sebagai simbol kemandirian industri semikonduktor Tiongkok.
Namun, realita awal di lapangan tampaknya jauh dari ekspektasi. Berdasarkan bocoran hasil pengujian Geekbench, performa G100 tercatat hanya sekelas GTX 660 Ti (rilis 2012) atau Radeon R9 370 (rilis 2015). Dengan skor OpenCL hanya 15.524 poin, G100 menjadi salah satu GPU terburuk dalam basis data Geekbench—sebuah awal yang kurang mengesankan untuk GPU berteknologi 6nm di tahun 2025.
Baca juga: GPU Konsol Next-Gen Gunakan Arsitektur AMD UDNA: Lompatan Besar dari RDNA 4?
Detail dari hasil benchmark menunjukkan angka-angka yang mengejutkan:
- 32 Compute Units (CU)
- Hanya 256 MB VRAM
- Kecepatan clock GPU 300 MHz
Spesifikasi ini tampak ketinggalan zaman bahkan untuk standar GPU low-end sekalipun. Namun, banyak pihak menduga bahwa ini hanyalah hasil pengujian tahap awal (engineering sample), dengan firmware dan driver yang belum dioptimalkan, sehingga angka tersebut kemungkinan besar tidak merepresentasikan performa final retail.
Terlalu Dini Untuk Menertawakan
Meskipun hasil awal ini tampak mengecewakan, ada konteks lebih besar yang perlu dipahami. GPU ini kemungkinan besar masih dalam fase sampling, dan driver yang matang serta firmware final dapat memberikan lompatan performa signifikan. Tak sedikit pengamat yang mengingatkan agar publik tidak tergesa-gesa mengejek.
“Hari ini performanya seperti 660 Ti. Tapi beberapa tahun ke depan, mereka bisa saja melampaui RTX 5090—dan lebih murah,” tulis salah satu komentator. Bahkan CEO NVIDIA Jensen Huang pernah mengatakan bahwa China tidak tertinggal dalam AI, dan menyebut Huawei sebagai “perusahaan teknologi paling tangguh di dunia.”
Dibuat di Dalam Negeri, Dengan Ambisi Nasional
Lisuan G100 merupakan GPU 6nm pertama yang dikembangkan secara lokal di China, dan diproduksi oleh SMIC, salah satu foundry terbesar Tiongkok. Terlepas dari masalah teknis awal, keberhasilan menyalakan prototipe G100 dan menjalankannya dalam sistem berbasis Ryzen 7 8700G dengan 64 GB DDR5 sudah merupakan pencapaian besar bagi industri chip dalam negeri yang masih berkembang.
Lisuan belum mengumumkan jadwal rilis resmi. Namun, spekulasi menyebutkan bahwa produksi massal akan dimulai akhir tahun ini atau awal 2026. Apakah G100 bisa benar-benar menyaingi RTX 4060 seperti klaim awal, atau malah menjadi proyek transisi menuju GPU yang lebih matang?
Lisuan G100 mungkin belum bisa bersaing dengan pemain global hari ini. Namun dalam geopolitik dan industri semikonduktor, kemandirian teknologi adalah permainan jangka panjang. Jika tren ini berlanjut, bukan tak mungkin dalam beberapa tahun, GPU buatan China menjadi pilihan alternatif global—baik dari sisi harga maupun teknologi.
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :

