CPU vs SoC : Hal Yang Perlu Kalian Ketahui
Ada banyak istilah dalam dunia teknologi, salah satu yang sering kita temui adalah istilah CPU (atau biasa juga disebut prosesor) dan SoC. Banyak yang udah tau tentang perbedaan dari keduanya, enggak sedikit pula yang kurang mengerti.
Jadi, apa sih persamaan maupun perbedaan prosesor dan Soc itu?
Baca juga : RAM DDR5 Review : KLEVV CRAS XR5 RGB 32GB 6200 Mhz
Table of Contents
CPU
Teoritisnya, prosesor (atau CPU) merupakan satu komponen tunggal. Ini bisa dikatakan sebagai otak utama dari komputer yang menjalankan banyak aplikasi dari yang terkecil, browser web, hingga video game.
Namun, komputer lebih dari sekedar CPU. CPU menangani perhitungan yang memungkinkan pengguna untuk menjalankan kode, tetapi mereka harus bekerja dengan komponen perangkat keras lain seperti memori dan unit pemrosesan grafis (GPU) agar berfungsi seperti komputer yang kita kenal sekarang.

Mengapa begitu? itu karena tugas prosesor adalah memproses instruksi dari beberapa lokasi di memori, kemudian menerjemahkan instruksi dan mengeksekusinya. CPU melakukan proses tersebut berkali-kali.
Nah, komponen yang satu ini awalnya hanya memiliki satu core. Namun seiring dengan berkembangnya dunia teknologi, komputer sering memiliki banyak tugas sehingga hari ini ada banyak opsi CPU yang memiliki fitur dual core atau bahkan lebih.
Setiap core hanya dapat menjalankan satu program pada suatu waktu. Memiliki banyak core berarti pengguna bisa menjalankan lebih banyak program dan tugas sekaligus. Selain memiliki beberapa Core fisik, CPU juga bisa memanfaatkan teknologi yang disebut hyperthreading.
Hyperthreading memungkinkan satu core fisik bisa bertindak sebagai dua inti individu, biasanya disebut core virtual karena mereka sebenarnya bukan inti, tetapi software komputer yang memperlakukannya seolah-olah itu adalah Core. Inti virtual dapat digunakan untuk mempercepat program, namun mereka menguntungkan seperti core fisik.
SoC
Istilah SoC justru bisa menjadi gabungan komponen utama dalam satu chip. Kepanjangan dari SoC itu sendiri merupakan System on a Chip. Biasanya, SoC menjadi pilihan utama untuk produk smartphone atau laptop yang butuh ruang lebih kecil. Sehingga dibangunlah sistem chip kecil ini yang terdiri dari GPU, memori dan CPU.

Intinya, SoC menjadi keseluruhan sistem pada satu chip. Dalam SoC, CPU sepenuhnya terintegrasi dengan memori, GPU, dan lainnya dalam satu chip. Kalian bisa memikirkan itu sebagai komputer yang berfungsi penuh dalam kotak kecil dan mungil.
SoC secara signifikan lebih kecil dan membutuhkan lebih sedikit daya daripada CPU tradisional, tetapi ada tradeoff. Karena memiliki unit yang terintegrasi dengan erat, SoC tidak fleksibel dan tidak dapat disesuaikan atau diupgrade. Dengan kata lain, jika bagian dari SoC rusak, semuanya rusak, dan tidak ada cara untuk meningkatkan atau mengganti komponennya.
Simpulan
Udah bisa dimengerti sejauh ini? semoga ya apa yang kami ungkap bisa bermanfaat. Apalagi jika kalian masih bingung dalam membedakan antara prosesor dengan SoC yang seringkali kita temui di dunia teknologi.
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :
