Qualcomm Snapdragon 8 Gen 2 : Hal Yang Perlu Kalian Ketahui

Qualcomm Snapdragon 8 Gen 2 : Hal Yang Perlu Kalian Ketahui

Qualcomm resmi memperkenalkan SoC andalan terbaru Snapdragon 8 Gen 2 yang ditujukan untuk smartphone Android premium. Chip ini diharapkan menjadi mesin utama untuk beberapa ponsel populer mendatang, termasuk dari Samsung, Motorola, Oppo, Vivo, Xiaomi dan termasuk banyak vendor lainnya.

Hal tersebut terungkap dalam Snapdragon Summit tahunan dimana chip Snapdragon 8 Gen 2 menawarkan beberapa kemajuan mengesankan dalam kinerja komputasi, pengambilan dan pemrosesan gambar, gaming (termasuk dukungan ray-tracing berbasis hardware), kualitas audio, konektivitas, dan banyak lagi.

Pertanyaannya, apa sih yang hebat dari Qualcomm Snapdragon 8 Gen 2?

Baca juga : GeForce RTX 4080 Preview : Harga, Kompabilitas & Performa

CPU Kryo

Dari sisi spesifikasi inti, ini membawa CPU Kryo yang menggunakan arsitektur Armv9 dengan pengecoran 4nm TSMC. Inti utama CPU ini membawa inti Cortex-X3 clock pada 3.2GHz. Yang lebih mengejutkan adalah chip ini menggunakan konfigurasi 1+4+3 baru, bukan 1+3+4 biasa.

Itu berarti ada empat core kinerja, bukan tiga. Membawa inti ekstra memungkinkan peningkatan kinerja dalam aplikasi yang menuntut seperti game, dimana klaim Qualcomm Snapdragon 8 Gen 2 memberikan kinerja 35% lebih cepat daripada 8 Gen 1 tahun lalu.

Masih ada lagi, ada dua core Cortex-A715 dan dua Cortex-A710, semuanya memiliki clock 2.8GHz. Perpecahan ini karena inti A715 hanya mendukung 64-bit, jadi dua inti A710 hadir untuk memastikan bahwa aplikasi 32-bit lama tidak tertinggal dan hanya dijalankan pada inti efisiensi yang jauh lebih lambat.

Qualcomm juga mengatakan kalau chip ini memiliki efisiensi daya 40% lebih baik dibandingkan tahun lalu. Jadi, mereka yang masih belum puas dengan ponsel 8 Gen 1, janji  tersebut tentu cukup menggiurkan.

GPU Adreno

GPU Adreno bawaan Qualcomm Snapdragon 8 Gen 2 juga bisa jadi solusi penting, apalagi buat gamer.

Qualcomm sekali lagi menawarkan peningkatan besar dengan kinerja grafis 25% lebih cepat secara keseluruhan, tetapi nilai jual yang besar adalah pengenalan ray-tracing yang didukung perangkat keras.

Jadi, tidak hanya terjadi di PC atau konsol, dukungan ray tracing kini bisa memungkinkan lewat smartphone modern. Terlebih lagi, itu didorong dengan versi berbasis hardware yang kemungkinan jauh lebih kuat dan efisien.

Seperti biasa, pertanyaan besarnya adalah adopsi. Qualcomm bekerja sama dengan pemain industri utama termasuk Tencent untuk mendorong ray-tracing ke arus utama, dan fakta bahwa itu juga termasuk dalam Dimensity 9200 melalui GPU Immortalis-G715 chip itu akan membantu mendorong lebih banyak pengembang dan penerbit game untuk memberikan dukungan atas tahun depan.

Dukungan Kamera

Lompatan besar dalam chip Snapdragon tahun ini adalah penyertaan pemrosesan AI khusus pada chip, dengan istilah “cognitive ISP”.

Dalam praktiknya, kamera ponsel nantinya dapat secara langsung menerapkan fitur-fitur seperti pengenalan wajah, fokus otomatis, dan pelapisan – memilih elemen latar depan dan latar belakang individual dari sebuah foto secara real-time.

Itu bisa saja mengubah permainan untuk foto tidak bergerak, dimana pengguna dapat melihat hasilnya secara real-time di jendela bidik, daripada menunggu beberapa detik setelah mereka mengambil foto untuk mendapatkan versi final. Ini adalah kesepakatan yang lebih besar untuk video, di mana semua efek itu sekarang dapat diterapkan ke video apa pun saat sedang direkam.

Konektivitas

Kemudian 5G terintegrasi, dimana chip ini sekarang menggunakan bandwidth mmWave dan Sub-6, dan Qualcomm telah membuat beberapa tweak untuk meningkatkan kinerja.

Qualcomm Snapdragon 8 Gen 2

Lebih penting tahun ini adalah pengenalan dukungan Wi-Fi 7. Meskipun bisa dibilang sedikit prematur, tetapi dalam praktiknya teknologi ini sudah cukup menjanjikan.

Wi-Fi 7 dibangun di atas Wi-Fi 6E dengan dukungan untuk pita 6GHz – selain 2,4GHz dan 5GHz – tetapi harus mampu mencapai kecepatan yang jauh lebih cepat, hingga 5,8Gbps di ponsel 8 Gen 2. Tentu saja tidak masalah sampai router Wi-Fi 7 tersedia lebih luas, tetapi setidaknya ponsel akan tahan di masa depan.

Hal Extra Lainnya

Salah satu yang juga cukup menarik adalah dukungaan audio, dimana ponsel berbasis 8 Gen 2 akan dapat menggerakkan audio spasial dengan pelacakan kepala dinamis, sehingga pengguna dapat mendengar pergeseran suara saat mereka bergerak sedikit sambil mendengarkan musik, menonton film, atau bermain game. Dukungan untuk Bluetooth 5.3, audio berenergi rendah, dan kualitas suara lossless akan menjaga soundscape tetap mulus.

Qualcomm Snapdragon 8 Gen 2

Kinerja AI dan pembelajaran mesin juga lebih ditingkatkan secara menyeluruh berkat peningkatan baik pada prosesor inti Hexagon AI dan sistem AI yang lebih kecil di tempat lain.

Dan hal lain yang tidak kalah menarik adalah penambahan kamera always-sensing, yang dapat memblokir notifikasi saat mendeteksi wajah lain di depan layar, mengenali orientasi wajah pengguna untuk menghentikan ponsel beralih antara potret dan lanskap saat pengguna tidak menginginkannya. Bahkan memindai kode QR sekarang tanpa perlu membangunkan ponsel terlebih dahulu.

Ada juga teknologi kompensasi penuaan OLED, yang dirancang untuk mencegah burn-in dari waktu ke waktu.

Comments

VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :

Indra Setia Hidayat

Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.