>

Razer DeathAdder V2 X Hyperspeed Review

Razer DeathAdder V2 X Hyperspeed Review

Dari semua pilihan hebat diluar sana tentang mouse gaming wireless yang handal dengan harga yang lebih pas, maka Razer DeathAdder V2 X Hyperspeed bisa jadi kandidat sempurna untuk dipertimbangkan.

Mengapa begitu? simak selengkapnya dibawah ini.

Baca juga : Acer Nitro 5 Intel 12th Gen Review : Lebih Powerful, Lebih ok?

Razer DeathAdder V2 X Hyperspeed

Istilah punya mouse gaming gak pake mahal itu ternyata ada juga buat merk sekelas Razer. Betapa tidak, seri DeathAdder V2 X Hyperspeed ini dibandrol sekitar 600 ribuan. Kurang atau lebihnya relatif, meskipun buat kaum kere hore mungkin harga segitu masih tinggi.

Pertanyaannya, benefit apa sih yang bisa ditawarin Budget mouse gaming ala razer ini?

Razer DeathAdder V2 X Hyperspeed Review

Jawaban pertama itu pastinya fleksibilitas dan ergonomis. Fitur non kabel alias wireless yang ditawarin pasti bikin pemakaian ga ribet. Mudah dipake, mudah dibawa.

Cek harga terbaru Razer DeathAdder V2 X Hyperspeed disini

Desain

Mouse ini cukup ringan, sekitar 86 gram. desain mungkin bukan terbaik, tapi rasa premiumnya masih keliatan. Meskipun enggak ada RGB, tp logo khas Razer udah cukup buat jaga wibawa.

Razer DeathAdder V2 X Hyperspeed Review

Fitur Wireless yang ditawarin mouse ini jadi nilai unggulan. Disebut RAZER™ Hyperspeed Wireless, teknologi yang mengedepankan kecepatan tinggi dalam mode nirkabel dan diklaim bisa ngasih latency rendah, delay berkurang. Jadi fiturnya utuh layaknya kita make mouse gaming kabel.

Razer DeathAdder V2 X Hyperspeed Review

Btw, ada dua mode wireless yang ditawarin mouse ini. Entah 2.4 Ghz atau mode Bluetooth. Ini perlu diaktifkan terpisah. Tombolnya ada dibagian bawah.

Daya Extra

Tapi, apa mode wireless ini butuh daya extra? Yes. Nyatanya, kalian perlu baterai extra entah ukuran double A atau triple AA. Malah ada dua tempat yang tersedia, bisa pilih salah satu. Bonus yang disertain baterenya Energizer, dan diklaim kalo batere AA punya daya tahan lebih baik.

Razer DeathAdder V2 X Hyperspeed Review

Catatan nih, Razer ngeklaim kalo pake baterai AA versi Alkaline daya tahan bisa nyampe 235 jam, khususnya buat versi Wireless. Kalo Bluetooth bisa nyampe 615 Jam.

Razer DeathAdder V2 X Hyperspeed Review

Mouse ini juga mudah, contoh saat pengen masang atau cabut baterai. Bagian tutup atas bisa dilepas dengan mudah, cuma enggak pake magnet aja sih. Kadang suka gak pas dan ada ketakutan kalo ini bisa gampang rusak. Btw, bagian shell penutup sebenernya bisa di custom. Tapi kami belum tau pasti sih apa ini dijual resmi atau enggak. Tapi modifikasi memungkinkan. Jadi preferensi mouse bisa makin keren.

Razer DeathAdder V2 X Hyperspeed Review

Btw, mouse ini sebenernya punya ukuran yang cukup besar dan lebih cocok dipake buat tangan kanan. Nah, mereka yang punya tangan kecil pasti agak ribet, apalagi nyentuh dua tombol DPI dibagian kiri. Lebih ideal buat mereka yang punya tangan medium atau besar.

Tombol

Bicara tombol nih, ada total 7 tombol yang tersedia di DeathAdder V2 X Hyperspeed.

Razer DeathAdder V2 X Hyperspeed Review

2 tombol klik kiri sama klik kanan, satu tombol scrolling, dua tombol makro bagian kiri sama dua tombol DPI deket bagian klik kiri.

Razer DeathAdder V2 X Hyperspeed Review

Nah, yang agak disayangin menurut mang udock tombol DPI yang deket sama klik kiri. Mereka yang punya tangan kecil agak susah pegang tombol ini. Tapi ini relatif. Pendapat tiap orang bisa beda-beda. Soalnya banyak juga yang merasa fine aja tombol DPI deket klik. Biar lebih cepet akses dibanding misal dibagian tengah.

Dukungan Software

Btw, semua tombol sebenernya bisa diatur lewat software khusus bawaan razer. Disebut Razer Synapse, ini jadi software utama buat konfigurasi peripheral Razer, entah ngatur tombol mouse, macro, monitoring perangkat, ngatur RGB dan banyak lagi.

Razer DeathAdder V2 X Hyperspeed Review

Terkadang, gara-gara alasan ini juga merk Razer makin populer. Soale enggak semua mouse gaming hebat diluar sana punya dukungan software canggih. Cuma merk tertentu aja mas bro.

Spesifikasi Inti

Form factor

Ergonomic right-handed design

Connectivity

Dual-mode wireless (2.4G and BLE)

Battery Life

Up to 235 hours (2.4GHz), 615 hours (BLE) with included AA battery.

 

AA/AAA Hybrid battery slot (only one type at a time)

RGB Lighting

None

Sensor

Optical

Max Sensitivity (DPI)

14000

Max Speed (IPS)

300

Max Acceleration (g)

35

Programmable buttons

7

Switch Type

Razer™ Mechanical Gen-2 Mouse Switches

Switch Lifecycle

60 Million Clicks

On-board Memory Profiles

On-board DPI and keymap storage

Mouse Feet

Undyed 100% PTFE mouse-feet

Tilt scroll Wheel

Gaming-grade tactile scroll wheel

Dimension (LxWxH)

127.0 mm x 70.1 mm x  42.7 mm

Approximate Weight

86 – 103 g / 3.03 – 3.63 oz

Buat spek, Razer DeathAdder V2 X Hyperspeed sebenernya udah lebih dari cukup buat kebutuhan gaming modern. Gaming eSport yang butuh akselerasi tinggi bisa. DPI bisa nyampe 14K. Kalian bisa akses cepat profilnya pake tombol khusus buat DPI.

Razer DeathAdder V2 X Hyperspeed Review

Switchnya udah pake Razer mechanical generasi ke-2, diklaim punya daya tahan nyampe 60 juta klik. Ada onboard memori profile juga, bisa diatur pake razer Synapse. Sensornya pake Razer 5G Optical, diklaim punya tingkat presisi piksel yang responsif.

Terakhir itu Kaki mousenya pake PTFE. Biasanya feet PTFE lebih banyak dipake buat gamer yang butuh akselerasi tinggi karena punya gesekan paling sedikit.

Simpulan

Razer DeathAdder V2 X Hyperspeed pastinya punya banyak benefit buat gamer modern. Tombol macro ada, DPI tinggi, ada profile juga, terus enggak pake mahal. Dukungan software terbaik, terus desain simpel tapi wibawanya keliatan.

Cuma, mouse ini lebih ideal buat mereka yang punya tangan besar. Tangan kecil pasti agak terhambat, apalagi jika pengen nyentuh tombol DPI yang deket dibagian klik kiri.

Tapi, overall DeathAdder V2 X Hyperspeed ini rekomended banget buat Mouse gaming kenceng di harga yang lebih ramah.

Itu dia ulasan singkat tentang DeathAdder V2 X Hyperspeed Dari Razer. ENggak semua sih diungkap, tapi semoga bermanfaat ya!

Razer DeathAdder V2 X Hyperspeed Overall Score

8.5 

Positif :

  • Harga Lebih Ramah
  • Dukungan software canggih
  • Performa mumpuni
  • Kualitas materi Solid
  • Fleksibel

Minus :

  • Lebih cocok buat tangan besar
  • Tombol DPI agak kurang nyaman (khususnya buat pengguna tangan kecil)

 

Comments

VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :

Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.