Memori DDR5 Masih Langka, Ternyata Ini Salah Satu Penyebabnya!

Hadirnya memori DDR5 tentu bisa jadi solusi baru yang bisa memberikan kinerja jauh lebih efektif. Hanya saja, stok yang sangat terbatas atau bahkan sangat langka membuat konsumen berpikir dua kali sebelum benar-benar upgrade.

Baca juga : PlayStation “Black Friday” Siap Menanti Mulai Hari ini Hingga 29 November 2021

Mengapa begitu? chip shortage global mungkin masih jadi masalah utama. Tapi yang paling menjadi kendala, komponen inti DDR5 ternyata harus bersaing juga dengan produk motherboard yang memiliki komponen serupa.

Sebagaimana diungkap pemasok komponen elektronik 12chip, sebenarnya kelangkaan modul memori DDR5 tidak berakar pada kekurangan chip DDR5. Itu sebagian karena chip DDR5 diproduksi menggunakan node proses 14nm yang lebih lama, dan pemasok DRAM belum melaporkan masalah apa pun dalam memenuhi permintaan.

Masalahnya adalah, modul DDR5 ternyata mengintegrasikan power management integrated circuit (PMIC) yang dulunya merupakan bagian dari motherboard. PMIC yang dibutuhkan untuk DDR5 tidak hanya jauh lebih mahal daripada yang digunakan untuk DDR4, tetapi juga kekurangan pasokan, dengan waktu pengadaan sekarang diperkirakan 35 minggu.

Hingga pada akhirnya, itu jadi kendala terbesar bagi user yang ingin upgrade PC bersama prosesor Intel terbaru generasi ke-12. Alder Lake bawa revolusi besar dengan salah satu perubahan terbesarnya adalah dukungan memori DDR5 lewat chipset Z690.

Untungnya, produsen masih memberikan solusi DDR4 pada beberapa produk terbaru mereka. Jadi, ini bisa pilihan alternatif ketika DDR5 masih langka.

Baca juga : GIGABYTE Z690I AORUS Ultra DDR4 Preview : Apa Yang Kami Tahu Sejauh ini

Comments

Related Posts