Life is Strange: True Colors Mendadak Dapat Ulasan Negatif Di Steam, Ternyata Gara-Garanya ini!

Life is Strange: True Colors yang sebenarnya memiliki visual game yang menarik, gameplay maupun cerita juga seru, ternyata mendapat bom ulasan negatif di Steam. Mengapa begitu? ternyata, alasannya gara-gara adanya bendera terlarang.

Baca juga : Gran Turismo 7 Siap Meluncur 4 Maret 2022 Untuk PS5 & PS4

Biasanya, komentar review di Steam berkaitan dengan game itu sendiri. Hanya saja, jika ada nuansa kontroversial, terkadang komentar yang terkait tidak hanya itu saja. Malah, ada unsur kebencian yang hadir.

Sebagaimana Life is Strange: True Colors, dimana sejumlah ulasan negatif mendadak muncul, yang biasa dikenal sebagai review-bombeb alias bom ulasan. Kebanyakan komentar menunjukkan bahwa mayoritas ditulis dalam bahasa Cina yang disederhanakan.

Life is Strange: True Colors
Nah, alasan di balik kemarahan pengguna dari negeri Tiongkok ternyata adanya simbol yang dilarang di negara mereka. Contoh, di jalan utama Haven Springs dalam game, ada sebuah toko bernama Treasures of Tibet, yang menampilkan bendera Tibet secara mencolok di luar toko.

Bagi mereka yang tidak tahu, Beijing menganggap Tibet sebagai provinsi yang memisahkan diri dan masih diklaim sebagai bagian dari China. Dengan demikian, pemerintah tersebut melarang bendera Tibet sebagai simbol kemerdekaan.

Life is Strange: True Colors

“Taiwan, Hong Kong, Makau, dan Tibet telah menjadi wilayah Tiongkok sejak zaman kuno. Tidak peduli bagaimana pemikiran usang, mereka pada akhirnya akan kembali ke daratan. Saya menyarankan agar NEET membaca lebih banyak buku, berhenti menjadi bodoh, dan mencari pekerjaan untuk mendukung diri mereka sendiri. Taiwan, Hong Kong, Makau, dan Tibet adalah bagian dari China selamanya,” ungkap komentar salah satu pengguna Steam.

Dan ini bukan pertama kalinya pengguna Steam China mengulas game karena alasan politik. Judul horor Devotion dipilih karena merujuk pada meme yang membandingkan presiden Xi Jinping dengan Winnie the Pooh—sesuatu yang membuat beruang menggemaskan itu dilarang oleh sensor negeri Tiongkok pada tahun 2017.

Comments

Related Posts