Begini Cara Memilih Monitor Yang Ideal

Gimana sih cara memilih monitor yang baik itu? Mungkin kedengarannya mudah, tapi terkadang satu yang ideal dari sekian banyaknya merek bisa cukup sulit untuk dilakukan. Untuk itulah, simak beberapa penjelasan kami yang mungkin saja bisa kalian pertimbangkan saat sedang mencari pilihan terbaiknya.

Baca juga : Antisipasi Virus Dalam Email, Begini Caranya

Begini Cara Memilih Monitor Yang Ideal

  1. Sesuaikan dengan Kebutuhan

Terlepas dari sekian banyaknya merek hebat di luar sana, terkadang enggak semua pilihan bisa sesuai dengan kebutuhan kalian. Untuk itulah, faktor pertama yang perlu kalian lihat adalah menyesuaikan kebutuhan.

Cara Memilih Monitor Yang Ideal

Misal, tujuan kalian untuk memiliki monitor adalah untuk keperluan gaming semata. Maka opsi terbaiknya adalah monitor gaming. Tapi, jika pilihan yang ingin kalian pakai untuk keperluan editing dan memerlukan detail visual lebih akurat, maka monitor professional bisa jadi opsi utamanya. Sedangkan mereka yang hanya perlu monitor untuk kebutuhan kasual, maka standar monitor bisa cukup layak untuk dipertimbangkan.

Mengapa harus menyesuaikan kebutuhan dulu? Tentu saja, monitor yang baik itu bisa memenuhi kebutuhan pengguna secara visual, terlepas dari harga atau fitur extra yang ditawarkan. Misal, ketika keperluan kalian lebih condong untuk keperluan gaming, apalagi sangat menuntut, maka monitor professional mungkin enggak bisa memenuhinya. Begitupun sebaliknya.

Baca juga : AOC 27G2E Review : Monitor Gaming 3 Jutaan, Banyak Benefit Seru Siap Menanti

  1. Sesuaikan Dengan Anggaran

Faktor lainnya adalah budget alias anggaran. Alasan utamanya, tentu saja menyesuaikan anggaran bisa menyortir beberapa pilihan yang dirasa ideal untuk sebuah monitor sesuai dengan budget yang kalian miliki. Jadi, mematok harga maksimal pada daftar anggaran yang kalian punya bisa memberikan pilihan paling ideal saat akan membeli monitor.

Disisi lain, ketika harga sudah ditetapkan, kalian bisa memilih pilihan paling solid sesuai dengan kebutuhan. Entah dari spesifikasi, harga, performa ataupun kualitas. Opsi budget monitor biasanya dibawah 3 jutaan, khususnya untuk penggunaan kasual. Keterbatasannya mungkin dari sisi ukuran maupun resolusi. Kalo kualitas mungkin relatif.

Kalo pilihan mid-range bisa berkisar antara 3 juta sd 6 jutaan. Benefit biasanya datang dari resolusi maupun ukuran yang lebih besar, banyak fitur extra, dan tambahan estetika. Nah, beda halnya buat kalangan professional. Monitor ini bisa jauh lebih mahal harganya, terlebih lagi dari tuntutan pekerjaan mereka yang butuh nilai akurat yang tinggi.

  1. Ketahui Istilah Khusus Dalam Monitor

Terkadang, mengetahui beberapa istilah pada spesifikasi monitor juga bisa mempengaruhi pilihan yang layak dan terbaik. Diantara istilah yang perlu kalian ketahui adalah :

  • Refresh rate : Kecepatan refresh display yang mengacu pada berapa kali per detik tampilan dapat menggambar image baru. Misal, ketika monitor punya refresh rate 120 Hz, itu akan “merefresh” gambar 120 kali per detik. Semakin tinggi bisa semakin baik, meskipun tergantung pada beberapa faktor juga sih.

  • Response Time : Ini boleh dibilang sebagai waktu yang dibutuhkan untuk berpindah dari satu warna ke warna lainnya dalam satuan milliseconds. Semakin sedikit waktu respons yang dibutuhkan, semakin baik gambar dan produksi gerakan.
  • Resolusi Monitor : Dimensi visual dari yang dihadirkan display secara native.
  1. Ketahui juga Jenis Panel Monitor

Monitor itu ada beberapa panel display yang menawarkan banyak manfaat, termasuk mungkin minusnya. Contoh, monitor dengan panel twisted nematic (TN) bisa sangat baik untuk gaming, apalagi game yang butuh akselerasi cepat. Disisi lain, harga monitor TN juga biasanya lebih murah. Minusnya mungkin kualitas gambar enggak terlalu tajam dibanding IPS, termasuk sudut pandang yang terbatas.

Lalu ada juga IPS (in-plane switching). Monitor dengan panel IPS punya banyak benefit bagi pengguna, seperti kualitas gambar yang terasa lebih tajam dibanding TN, dan sudut pandang yang jauh lebih luas.

Kemudian ada juga panel VA, biasanya memiliki benefit dalam hal kontras maupun kedalaman gambar dibanding TN  atau bahkan IPS (in-plane switching). Minusnya mungkin waktu respons yang lebih lama.

Simpulan Awal

Beberapa faktor yang kami ungkap diatas mungkin masih terbatas, dan enggak semua hal kami jabarkan. Meskipun begitu, kita harap konten artikel kali ini bisa memberikan banyak manfaat buat kalian, apalagi jika berencana akan membeli monitor tidak lama lagi.

Comments

Related Posts