Windows 11 Resmi Diumumkan : Hal Yang Perlu Kalian Ketahui
Windows 11 resmi diumumkan dengan banyak perubahan yang cukup menyenangkan. User interface (UI) didesain ulang, dan beberapa fitur yang juga diklaim akan meningkatkan kinerja maupun produktivitas pengguna. Windows store juga kini menawarkan kebebasan bagi pengembang, jadi kita bisa melihat banyak varian aplikasi juga yang bisa dipasang.
Baca juga : ASUS Umumkan Monitor Gaming Terbaru ROG Strix XG43UQ Xbox Edition
Setelah sekian banyaknya kebocoran yang mengindikasikan kalau Windows 11 akan hadir akan menghadirkan Windows 11, hari ini Microsoft resmi mengumumkannya. Generasi terbaru OS ini pada intinya sih menampilkan interface yang lebih modern dan diklaim banyak peningkatan kegunaan di seluruh faktor bentuk perangkat , kinerja, fitur yang berfokus pada game, keamanan yang ditingkatkan, dan integrasi cerdas dengan alat produktivitas seperti Teams.

Contoh paling nyata untuk konsep UI yang didesain ulang adalah Start Menu. Sekarang berada di tengah taskbar dan menampilkan UI yang banyak meminjam dari konsep Windows 10X yang sempat dikerjakan Microsoft.
Basisnya mungkin Windows 10, namun desain benar-benar fresh dengan banyak sudut membulat, termasuk juga lingkungan Windows lebih dapat disesuaikan dan bahkan memungkinkan aplikasi Android berjalan di dalamnya bersama aplikasi desktop.

Start Menu Windows 11 sekarang kini lebih bersih, tidak ada lagi live tiles. Lalu ada juga peluncur aplikasi sederhana di mana pengguna dapat melompat ke dokumen terbaru, dan ketika perlu melakukan lebih banyak, mereka juga bisa selalu melompat ke interface pencarian terpisah.
Panos Panay mengatakan tim Windows telah “terobsesi dengan setiap detail” untuk “membuat pengguna memegang kendali dan menghadirkan rasa tenang dan nyaman,” dan sepertinya ini apa yang mendasari Windows 11. Touch mode juga ditingkatkan, seperti inking yang akan mendukung umpan balik haptic.
Windows 11 juga masih memiliki fitur lama, namun kini lebih ditingkatkan. Contoh nyatanya adalah window snap dengan flyout yang diperluas. Ini memungkinkan pengguna bisa dengan cepat memilih dari beberapa tata letak jendela yang berbeda sesuai dengan preferensi pribadi.
Fitur baru ini disebut Snap Layouts, dan kegunaannya berlipat ganda dalam hubungannya dengan Snap Groups dan Desktops yang mengingat tata letak Windows untuk penggunaan di masa mendatang. Ideal bagi orang-orang yang memiliki multi-monitor atau mereka yang secara rutin menghubungkan clamshell atau 2-in-1 mereka ke monitor eksternal.
Microsoft juga mengintegrasikan fungsi obrolan dan konferensi video Teams langsung ke bilah tugas Windows 11, yang merupakan dorongan besar dari integrasi Skype di Windows 10 yang sebenearnya tidak pernah benar-benar cocok dengan pengguna yang akrab dengan pengalaman aplikasi Skype desktop.

Disinilah, aplikasi Teams dengan cepat menjadi salah satu aplikasi Office yang paling banyak digunakan. Pada saat yang sama, Teams jauh lebih sejalan dengan filosofi Microsoft dalam memberdayakan orang untuk menjadi lebih produktif, itulah sebabnya perusahaan yakin untuk menempatkannya di depan dan di tengah.
Kemudian peningkatan besar selanjutnya adalah Microsoft Store. Kini memiliki interface yang sepenuhnya didesain ulang dan peningkatan kecepatan yang mungkin membuat pengguna lebih cenderung menggunakannya.

Lebih penting lagi, Microsoft tampaknya mencoba untuk menyatukan aplikasi Apple dan Google dengan memberikan kebebasan yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi pengembang yang ingin membawa aplikasi dan game mereka ke Microsoft Store.
Jadi, perusahaan akan mengizinkan pengembang untuk membawa aplikasi apa pun ke Microsoft Store, terlepas dari kerangka kerja yang digunakan untuk membangunnya — win32, UWP, Electron, React Native, aplikasi web progresif, dan bahkan aplikasi Android.
Contoh hebat pertama adalah suite Creative Cloud Adobe, yang akan disertai dengan Zoom, Disney+, dan Microsoft Visual Studio. Selain itu, Microsoft akan menyoroti aplikasi terbaik melalui Stories agar lebih mudah menemukannya.
Untuk para gamer, Microsoft mengatakan Windows 11 akan memberi pengguna sejumlah fitur baru yang akan tersedia saat rilis, seperti DirectStorage untuk waktu loading game yang lebih cepat, dukungan untuk fungsionalitas Auto HDR Xbox Series X, dan banyak lagi.
Apa sih DirectStorage? Ini bisa jadi harapan dimana nantinya pengguna dapat merasakan manfaat penuh dari penyimpanan NVMe yang cepat. Microsoft juga memperkenalkan sertifikasi “DirectStorage Optimized” untuk PC Windows 11 yang akan memastikan mereka datang dengan kombinasi yang tepat dari hardware dan driver yang diperlukan untuk memanfaatkan fungsionalitas baru.
Lalu ada juga Xbox Game Pass yang langsung terintegrasi ke Windows 11 melalui aplikasi Xbox yang ditingkatkan yang dapat digunakan untuk bermain game di layanan xCloud. Perusahaan juga telah belajar dari kesalahan yang dibuat dengan pembaruan Windows 10 di mana gamer dan streamer terganggu pada saat-saat terburuk . Jadi, nantinya update Windows 11 akan menjadi lebih kecil dan akan dipasang di latar belakang tanpa mengganggu.
Hingga pada akhirnya, kapan pengguna bisa benar-benar merasakan Windows 11? Belum ada kepastian tanggal, namun untuk awalnya Microsoft akan menghadirkan pada sejumlah perangkat built in, entah laptop atau PC yang membawa OS ini. Pengguna juga nanti bisa mengupgrade OS lama, meskipun belum pasti mengenai kehadiran biaya extra atau tidak sama sekali. Jadi tunggu saja ya!
Spesifikasi Minimum Untuk Windows 11
- Processor : 1 gigahertz (GHz) or faster with 2 or more cores on a compatible 64-bit processor or System on a Chip (SoC)
- Memory : 4 GB RAM
- Storage : 64 GB or larger storage device
- System firmware : UEFI, Secure Boot capable
- TPM : Trusted Platform Module (TPM) version 2.0
- Graphics card : DirectX 12 compatible graphics / WDDM 2.x
- Display : 9″ with HD Resolution (720p)
- Internet connection : Microsoft account and internet connectivity required for setup for Windows 11 Home
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :
