Gagal Bersaing Dengan Twitch, Mixer Siap Ditutup 12 Juli Mendatang
Memiliki banyak Streamer besar yang sangat populer tidak menjadikan Mixer semakin baik, bahkan Microsoft akan segera mematikan platform streamingnya secara bertahap. Akibatnya, para mega-bintang streamer sekelas Tyler “Ninja” Blevins, Cory “King Gothalion” Michael, dan Michael “Shroud” Grzesiek mau tidak mau harus mencari platform baru, atau mungkin saja mereka akan kembali ke Twitch.
Microsoft bahkan telah membebaskan kontrak eksklusif para mega bintang ini, sehingga para pemain besar tersebut terlepas dari segala kewajiban yang telah dibebankan mereka. Meskipun, produsen sendiri mengatakan bahwa mereka akan memindahkan streamer tersebut ke Facebook gaming.
Baca juga : Tony Hawk’s Pro Skater 1 & 2 Siap Dirilis September Mendatang, Nostalgia Siap Beraksi
Pertanyaannya, mengapa Mixer tidak berhasil untuk mencapai sesuatu yang di idamkan Microsoft? Bahkan banyak orang kaget platform baru yang punya potensi besar ini malah ditutup terlalu cepat. Microsoft mengatakan bahwa Mixer memiliki jumlah viewer terlalu jauh dibanding pesaing utama, seperti Twitch. Dan membawa nama-nama popular tidak menjadikan Mixer bisa instant setara dengan streaming popular tersebut.
Bahkan, para streamer ini juga mengeluhkan bahwa jumlah pengikut turun drastis. Hasilnya, pemasukan mereka pun tertinggal jauh dibanding platform sebelumnya. Contoh, Ninja mengeluhkan bahwa ia melihat penurunan besar dalam viewer maupun pengikut, yang bahkan turun hingga lebih dari 10 juta. Padahal, ia merupakan nama terbesar di Mixer.
Sejak kelahirannya pada bulan Agustus 2017, Mixer telah berjuang untuk menemukan pijakan dalam perang streaming yang sangat pansa;, dan secara numerik, platform ini belum berhasil menarik jenis pemirsa yang akan membuat usaha tersebut berkelanjutan.
StreamElements bulan April dan laporan industri streaming langsung Arsenal.gg memiliki tulisan di dinding: Twitch membukukan pertumbuhan 100 persen dari tahun-ke-tahun dalam hitungan Watch time. Bahkan Facebook Gaming tumbuh 238 persen penuh dibandingkan dengan April tahun kemarin. Hal tersebut berbanding terbalik dengan Mixer yang hanya berhasil tumbuh dua persepuluh persen. “Kami memulai cukup jauh di belakang,” kata kepala Xbox Phil Spencer. Hingga pada akhirnya, hari terakhir Mixer adalah 22 Juli 2020.
Baca Juga :
- TEAMGROUP Luncurkan SSD Baru Berkualitas TUF Lainnya : Lebih Solid, Lebih Bermakna
- Intel Core i3-10100 Preview : Spesifikasi & Harga
- Tony Hawk’s Pro Skater 1 & 2 Siap Dirilis September Mendatang, Nostalgia Siap Beraksi
- Edge Computer Berbasis ARM64 Sudah Tiba, ASUS Jadi Yang Pertama Melalui PE100A
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :
