- Serba-serbi, Storage, Tutorial

Dulu & Sekarang : External Storage Dari Waktu Ke Waktu

Dulu dan sekarang, ada banyak perubahan yang pastinya udah terjadi dalam hidup kita, termasuk dalam kemajuan teknologi. Contoh yang paling signifikan adalah external storage yang biasa kita pake buat nyimpen file selain di tempat sistem.

Nah, kali ini kita bakal sedikit rewind tentang sejarah external storage, mulai dari jamannya floopy disk 5.2 inci yang super gede hingga pilihan modern, atau setidaknya dari apa yang kita pernah alami dari dulu hingga sekarang. Jadi, simak selengkapnya dibawah ini.

Baca juga : Apakah Kalian Benar-benar Butuh Monitor Dengan Refresh Rate Tinggi? Simak Penjelasannya Disini

Dulu & Sekarang : External storage

Dulu, enggak banyak orang punya PC, bahkan mereka yang udah punya pastinya bisa dibilang sebagai sultan. Padahal, PC di jaman old biasanya punya sistem sederhana dan punya basis storage yang juga kecil, walaupun saat itu bisa dibilang wah banget.

5.2 “ Floopy Disk

External storage

Dan buat nyimpen file ke storage lain, kalian pastinya butuh Floopy disk alias disket dengan ukuran 5.25 inci yang cukup besar dan tersegel dari plastik segi Panjang yang cukup tipis. Tapi jangan salah dulu, walaupun ukurannya besar, drive ini enggak bisa nampung file lebih dari 1.2mb, sehingga jaman dulu disk ini rata-rata cuman dipake buat nyimpen file kecil seperti dokumen ataupun aplikasi yang enggak terlalu besar dalam hal kapasitas. Cuman, minus terbesar dari disket 5.2 inci ini adalah ukuran besar yang ribet dan agak riskan kalo dibawa bepergian karena mudah rusak.

3.5” Floopy Disk

Kemudian hadir pula Floppy disk 3.5 inci sebagai pengganti 5.2” dengan bentuk kecil dan lebih simple, kapasitas yang sedikit lebih besar hingga 1.4mb dan sisi kompabilitas yang sedikit lebih luas. Daya tahan yang hadir pada disket 3.5 inci pun juga lebih baik, apalagi jika kalian make merk verbatim, kerasa banget lah kelasnya.

Hadirnya storage ini bisa  mudahin pengguna, khususnya buat mobilitas dan speed yang lebih kenceng, meskipun masih agak terbatas buat nyimpen file. Disket 3.5 ini sangat populer sejak tahun 1996 hingga awal tahun 2000-an, apalagi buat praktek komputer disekolah. Kalian pastinya wajib bawa tuh disket buat nyimpen file dan nunjukinnya di waktu lain. Harga yang ditawarin pun cukup murah, dimana dulu ini punya harga sekitar 5ribuan kalo enggak salah, meskipun itu tergantung merek juga sih.

CD ROM

CD Rom disisi lain sebenernya jadi pilihan paling populer di tahun ini, khususnya bagi pengguna yang punya banyak file besar hingga 650MB. Ini bisa dibilang punya bentuk seperti piringan disk dengan media Optical sebagai tempat utama buat ngebaca data dari CD. Cuman, proses yang hadir cukup ribet, bahkan kalian pastinya butuh software extra maupun perangkat extra buat bisa transfer data ke CD seperti CD Writer. Dulu, banyak orang make perangkat ini buat nyimpen aplikasi besar atau game dengan harga cukup murah, apalagi buat gim bajakan, bener kan?

DVD ROM

DVD disisi lain hadir sebagai pilihan upgrade dari CD ROM dengan kapasitas yang jauh lebih besar hingga 4 giga lebih  dan kinerja transfer data yang lebih cepat. Cuman, harga biasanya lebih mahal dan ini baru populer di tahun 2000an, meskipun taun 96 ini udah diluncurkan. Dukungan kompabilitas juga lebih luas dan bisa dipake dibanyak perangkat.

USB Flash Disk

Penggunaan disket ukuran 3.5 inci juga bertahan cukup lama, cuman hingga tahun 2001, hadirlah flash disk alias USB Flash Drive dengan nilai yang jauh lebih fleksibel dan bisa nampung file lebih besar, termasuk kemudahan yang jauh lebih efektif.

Sejak itu, disket jarang digunakan dan banyak orang mulai lirik flashdisk sebagai pilihan utamanya. Cuman, Flashdisk waktu itu punya harga cukup mahal, bahkan pilihan kapasitas juga enggak terlalu besar kalo dibandingin jaman now hingga beberapa ratus megabyte aja. Contohnya, kalian perlu ngeluarin anggaran hingga ratusan ribu hanya buat dapetin sebuah flashdisk dengan kapasitas 128mb, padahal kalo dibandingin hari ini, pasti kalian bisa dapet lebih.

Tapi, apa yang ditawarin flashdisk berharga banget, karena selain bisa nampung banyak file besar, speed yang ditawarin jauh lebih baik dibanding floopy disk, bahkan punya daya tahan yang bisa lebih diandelin. Sehingga, flashdisk bisa dibilang sebagai perangkat wajib buat kalian bawa kemanapun kalian pergi.

Nah, sejak jaman Flashdisk, banyak orang mulai ninggalin disket dan beralih ke storage tersebut. Kemudahan yang ditawarin plus kapasitas besar jadi daya tarik utama tuh perangkat, sehingga flashdisk masih bertahan bahkan hingga hari ini.

Sejak itulah, banyak pilihan flashdisk mulai bermunculan, termasuk kapasitas yang lebih besar hingga diatas 1TB. Harga pun semakin terjangkau, kalian bahkan bisa beli flashdisk dengan kapasitas diatas 2tb dibawah harga 100rb.

HDD External Storage

Bagaimana dengan harddisk external? Perangkat ini sebenarnya jauh lebih dulu hadir sejak tahun 1953 yang pertama kali dikenalin oleh Insinyur IBM Reynold B. Johnson. Cuman, ini masih jarang ditemui dan enggak semua orang bisa make tuh perangkat karena harga yang sangat keterlaluan mahalnya kalopun ada.

HDd External

Hingga ditahun 1994, terlebih lagi ketika port USB hadir dan bisa jadi jembatan buat koneksi HDD External, storage ini mulai bermunculan dengan banyak varian kapasitas. Tp, masih jarang juga orang make perangkat ini karena harga yang keitung mahal. Dan Di tahun 2000an, HDD external semakin membumi dan banyak dikenal oleh semua kalangan. Bahkan kini ada SSD yang bawa pilihan kinerja jauh lebih tinggi dibanding HDD.

Simpulan

Hingga pada akhirnya, dua pilihan antara HDD external dan flashdisk hingga hari ini masih jadi pilihan utama buat urusan penyimpanan extra pengguna pc ataupun laptop, karena nilai yang solid dari kinerja maupun kapasitas besar yang ditawarin. Tapi, selain kedua pilihan ini, pilihan lain juga  mulai muncul, termasuk cloud storage alias penyimpanan awan yang jauh lebih fleksibel tanpa harus ngeluarin perangkat extra.

Nah, itu dia sekilas sejarah yang setidaknya banyak hal bisa kita pelajari tentang drive external, mulai dari jamannya floopy disk alias disket hingga pilihan paling canggih seperti flash disk ataupun cloud storage. Tentu, kalian setidaknya pernah ngalamin make salah satu perangkat tersebut bukan? Ataupun kalo enggak, ini bisa jadi bahan pembelajaran buat kita semua tentang perangkat yang hadir di jaman old hingga hari ini. Yang pasti, semoga bermanfaaat!!

Sumber gambar : Wikipedia

 Baca Juga :



Comments

About Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com
Read All Posts By Indra Setia Hidayat