Sistem Operasi Buatan Negeri Tiongkok Segera Hadir, Siap Bekerja Penuh Dengan Prosesor Zhaoxin
Negeri Tiongkok bisa membawa era baru bagaimana mereka benar-benar akan mandiri dalam segala hal, termasuk dalam urusan software maupun hardware. Baru-baru ini, situs MyDriver melaporkan bahwa prosesor Zhaoxin buatan mereka kini bisa beroperasi melalui sistem yang dikembangkan sendiri, dimana mereka menyebutnya sebagai Unity Operating System (UOS).
Artinya bahwa sistem operasi ini bisa melengkapi dari barisan prosesor yang sebelumnya masih belum menentukan arah pasti dukungan apa yang mereka bawa. Sehingga, Negeri Tiongkok benar-benar bisa berhenti dari ketergantungan teknologi buatan Barat.
Baca juga : Instagram Siap Hadirkan Fitur AI Yang Bakal Notifikasi Pengguna Tentang Potensi Cyberbullying
Dan ini diklaim merupakan langkah penting untuk menuju otonomi negara, sehingga pemerintah bisa mengganti semua perangkat lunak menjadi satu sistem yang asli buatan mereka sendiri, termasuk komponen hardware seperti prosesor Zhaoxin.
Disamping itu, tidak hanya dukungan software mandiri saja, namun Tiongkok juga kini berhasil membawa lebih banyak varian prosesor yang bisa berlaku cukup hebat untuk mengatasi kinerja ideal dalam sebuah sistem besar, Seperti baru-baru ini adalah prosesor prosesor KaiXian KX-6000 dan KaiSheng KH-30000.
Chip yang disebutkan di atas adalah barisan prosesor 16nm terbaru Zhaoxin yang memiliki delapan core dengan kecepatan clock dasar hingga 3 GHz. Produsen dari Tiongkok bahkan telah meletakkan rencana ambisius untuk generasi berikutnya dari prosesor buatan dalam negeri untuk bisa berlaku jauh lebih baik.
Hingga pada akhirnya, Tiongkok akan memiliki satu sistem utuh buatan anak negeri, dimana UOS akan terus bekerja bahu-membahu dengan Zhaoxin untuk mengoptimalkan dan meningkatkan kinerja aplikasi dengan prosesor pembuat chip.
Tongxin Software yang berada dibalik dari pembuatan sistem operasi ini juga berkomitmen untuk mendapatkan chip buatan Cina lainnya, seperti Loongson, FeiTeng, ShenWei, Kunpeng dan Hygon, agar bisa bekerja dengan UOS.
Hingga pada waktunya, negara itu berharap UOS akan cukup matang untuk menggantikan sistem operasi Microsoft sepenuhnya dalam beberapa tahun kedepan. Yang tentu saja akan membuat Tiongkok semakin mandiri dalam segala hal.
Baca Juga :
- ASUS Luncurkan VivoBook Pro F571, Laptop Powerful Penunjang Produktivitas & Hiburan
- UL Akhiri Dukungan Beberapa Benchmark Populer Mereka, Termasuk 3DMark 11 & PCMark 7
- Radeon Software Adrenalin 2020 Edition 19.12.3 Telah Tiba, Sejumlah Perbaikan Siap Menanti
- Instagram Siap Hadirkan Fitur AI Yang Bakal Notifikasi Pengguna Tentang Potensi Cyberbullying
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :
