Tsinghua Unigroup Asal Tiongkok Resmi Masuki Pasar DRAM, Kompetisi Semakin Panas

Negeri Tiongkok tampaknya benar-benar bisa maju tanpa harus memiliki ketergantungan dari dunia luar, khususnya untuk urusan teknologi. Ketika sebelumnya dikabarkan bahwa Cina mampu membuat prosesor dengan kemajuan yang sangat pesat, kini mereka juga memiliki tambahan amunisi untuk urusan memori, ketika Tsinghua Unigroup secara resmi memasuki pasar DRAM, menjadikannya sebagai perusahaan ketiga asal Tiongkok yang berada pada pasar memori.

Tsinghua Unigroup mengumumkan secara resmi bahwa mereka telah membentuk unit bisnis baru untuk memproduksi DRAM dalam pernyataan satu kalimat yang dirilis pada hari Minggu. Menurut Trendforce, meskipun Tsinghua baru saja mulai mengerjakan divisi DRAM-nya, yang digambarkan berada pada tahap awal, mereka seharusnya tidak memiliki masalah dalam menyelesaikan pengembangan divisi tersebut. Bahkan, Tsinghua pertama kali berbicara tentang membangun divisi DRAM pada tahun 2014, tetapi rencana itu ditunda demi desain flash NAND yang lebih sempurna.

Baca juga : 5 Pilihan Modul Memori Desktop 16GB DDR4 Murah, Kinerja Hebat

Dan ternyata, DRAM sebagian besar didanai oleh pemerintah Cina, seperti halnya bisnis DRAM dari dua perusahaan Cina lainnya, yakni Jinhua Integrated Circuit Company (JHICC) dan Changxin Memory Technologies (CMT, sebelumnya disebut Innotron Memory).

Kehadiran perusahaan ketiga sebagai produsen memori bisa memberikan banyak kemudahan, namun pada intinya kita bisa melihat bahwa negeri Tiongkok sudah mulai bisa secara mandiri mengembangkan teknologi yang jauh lebih hebat tanpa kehadiran pihak luar, khususnya dari negeri AS.

Terlebih lagi, ini mungkin juga sebagai langkah cadangan karena perusahaan JHICC sebelumnya masih dalam daftar entitas AS tahun lalu. Perusahaan tersebut telah dituduh melakukan pencurian teknologi dari Micron. Hasilnya, pemerintah Amerika melarang perusahaan-perusahaan asal negeri tersebut untuk memasok dengan teknologi. Ban tersebut hampir memaksa JHICC keluar dari bisnis, dan analis analis kini percaya bahwa divisi memori CMT akan memiliki harapan yang cukup untuk memandirikan teknologi Tiongkok dari negeri Paman Sam.

 Baca Juga :



Comments

Related Posts