YouTube Kini Memiliki Kebijakan Baru, Saluran Yang Memiliki Konten “Kebencian” Akan Segera Dihapus
YouTube tampaknya kini memiliki kebijakan baru menekan peredaran saluran yang memiliki “konten supremasi dan kebencian”. Perusahaan tersebut tampaknya ingin memiliki banyak nilai positif bagi pengguna, dimana langkah tersebut juga sudah dilakukan oleh Facebook sebagai upaya untuk mengubah perspektif media sosial yang membawa banyak nilai buruk bagi pengguna.
Artinya bahwa kebijakan baru YouTube sekarang akan langsung melarang saluran yang banyak memberikan berita negatif tentang kebencian, konten supremasi termasuk menghapusnya secara bertahap sehingga tujuan awal mereka adalah kembali mengembalikan video yang lebih “berwibawa” pada perusahaan milik Google tersebut.
Baca juga : Google Larang Penggunaan Android Pada Ponsel Huawei di Masa Depan
Perusahaan menguraikan alasannya dalam posting blog bersama dengan pendekatan tiga cabang tentang beberapa perubahan dengan tiga hal yang menjadi fokus utama mereka, yakni :
Perubahan pertama adalah penghapusan video yang dianggapnya “kebencian dan supremasi”. YouTube telah menghabiskan setidaknya dua tahun mencoba untuk menghapus video yang mendorong kekerasan ekstrem tetapi ingin memperluas itu ke konten yang penuh kebencian. Tulisan itu secara khusus menunjukkan bahwa ini juga akan “melarang video yang menuduh suatu kelompok lebih unggul untuk membenarkan diskriminasi, pemisahan atau pengecualian berdasarkan kualitas seperti usia, jenis kelamin, ras, kasta, agama, orientasi seksual atau status veteran”.
Perubahan kedua adalah upaya untuk mengurangi “konten batas” atau juga penyebaran informasi yang salah. Ini sebenarnya dilaporkan awal tahun ini ketika perusahaan mencoba menghentikan penyebaran informasi yang salah tentang peristiwa yang dilaporkan secara luas seperti Holocaust, serangan teroris 11 September 2001, dan penembakan Sandy Hook, termasuk juga klaim yang mengatakan bahwa Bumi itu datar. YouTube mengklaim bahwa video yang menyesatkan berdasarkan rekomendasi telah melihat penurunan 50% dalam penayangan.
Hingga akhirnya, YouTube akan menangguhkan saluran dari program Mitra YouTube yang berulang kali “memoles” terhadap kebijakan ucapan kebencian. Ini mencegah monetisasi apa pun dari iklan atau Super Chat, yang memungkinkan pelanggan membayar pembuat secara langsung dengan imbalan lebih banyak fitur obrolan.
Baca Juga :
- Google Larang Penggunaan Android Pada Ponsel Huawei di Masa Depan
- Facebook Kini Memiliki Kebijakan Baru, Upaya Untuk Mencegah Terjadinya Bahaya Di Platform Tersebut
- Tidak Mau Kalah Dengan Samsung, Google Juga Siap Sajikan Ponsel Lipat Terbaik Mereka Sendiri
- Playstation 5 Siap Sajikan Banyak Fitur Besar : 4K Gaming, 120Hz & Cross-Generational Play
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :
