Hati-Hati, Cryptojacking Kini Bisa Disusupkan Melalui Adobe Flash Player
Adobe Flash Player seringkali dianggap sebagai salah satu masalah, seperti waktu muat website yang lambat, ketidaksesuaian dengan browser seluler, terlebih lagi masalah kerentanan. Inilah mengapa, Flash Player kini menjadi alat utama para hacker untuk menyusupkan malware Mining cryptocurrency, sehingga mereka dapat menghasilkan uang dengan menggunakan perangkat keras milik orang lain (tanpa sepengetahuan mereka).
Sebagaimana apa yang diungkap oleh para peneliti di Palo Alto Network baru-baru ini, hacker jahat dibelakang layar malware tersebut memanfaatkan celah kerentanan Adobe Flash Player dengan menyembunyikan malware Mining cryptocurrency software melalui update palsu, sehingga mereka bisa dengan mudah menghasilkan uang tanpa harus memakai hardware sendiri.
Baca juga : Malware GhostDNS Beraksi, Lebih Dari 100 Ribu Router Di Brazil Terinfeksi
Upaya terbaru ini sebenarnya tidak cukup canggih dan dapat dengan mudah dideteksi, meskipun pengguna awam mungkin akan menjadi target utama mereka. Palo Alto Networks menemukan malware tersebut bulan Agustus. Namun, yang cukup mengejutkan adalah seseorang telah menemukan cara untuk membajak pemberitahuan yang sah tentang versi Flash terbaru, dimana ini nantinya secara diam-diam menginstal perangkat lunak penambangan cryptocurrency seperti XMRig. Serangan itu juga menginstal update palsu Adobe Flash Player, mengarahkan orang untuk percaya bahwa semuanya seolah resmi, bahkan ketika sistem mereka dikompromikan.

Dan ketika sudah berhasil menginstal malware tersebut melalui Adobe Flash Player update, Mining cryptocurrency software bisa sangat mempengaruhi kinerja sistem, terlebih lagi komponen CPU dan GPU akan terasa cukup berat untuk dijalankan, meskipun Palo Alto mengatakan bahwa malware ini disembunyikan dan diatur untuk digunakan sebagai sumber daya sekecil mungkin.
Malware yang hadir melalui update terbaru Adobe Flash Player ini tampaknya hanya memanfaatkan kerentanan yang hadir pada software Adobe, sehingga pengguna perlu memasang sistem keamanan terbaik untuk bisa menangkal semua hal tersebut. Terlebih lagi hampir semua orang pernah dan hingga hari ini menginstal Flash. Itu akan menjadikannya target yang sempurna untuk kampanye para hacker jahat.
Adobe sendiri telah berjanji untuk berhenti untuk memperbarui Flash pada tahun 2020, dan itu bisa menjadi kabar yang sangat baik. Namun begitu, untuk mencegah semua mimpi buruk tersebut terjadi, sebaiknya pengguna harus memiliki alat keamanan hebat dalam sistemnya, termasuk juga memperbaharui secara berkala, seperti apa yang ditawarkan oleh sistem keamanan Kaspersky maupun AVG Pro.
Kamu bahkan bisa memakainya secara gratis dengan mengunduhnya disini untuk menghindari semua ancaman yang disebabkan oleh Malware melalui Adobe Flash Player maupun dari hal lainnya. Ini tentu bisa memberikan kita jaminan dalam upaya untuk mencegah lebih dini dari semua hal yang berbahaya di dunia maya.
Baca Juga :
- Malware GhostDNS Beraksi, Lebih Dari 100 Ribu Router Di Brazil Terinfeksi
- ESET Temukan Malware UEFI Dengan Potensi Yang Jauh Lebih Berbahaya
- Hacker Pencipta Malware Mirai Botnet Kini Jadi Agen FBI
- Hati-hati Dengan Xbash Malware, Ransomware Sekaligus CryptoJacking
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :
