Harga SSD Tampaknya Akan Terus Mengalami Penurunan, Inilah Alasannya
Harga SSD dalam waktu dekat mungkin saja akan memiliki tingkat penurunan secara bertahap hingga penghujung tahun ini. Salah satu alasan utamanya adalah ketersediaan pasokan dari sejumlah produsen sangat besar, sedangkan permintaan pasar sedikit melemah. Inilah yang mengakibatkan harga Flash Nand terus mengalami penurunan untuk sementara waktu.
Hal tersebut diungkap oleh DRAMeXchange, bagian dari perusahaan analis TrendForce. Mereka mengatakan bahwa penurunan harga disebabkan permintaan flash NAND menjadi lebih lemah dari yang diperkirakan. Pada saat yang sama, tingkat hasil dan kapasitas produksi telah mengalami peningkatan pasokan, bahkan hasil untuk flash NAND 3D kini akan mencapai lebih dari 80 persen pada kuartal keempat tahun ini.
Baca juga : Samsung Perkenalkan Pilihan SSD Terbaru Dengan Faktor Bentuk NF1
Dan tampaknya tren penurunan harga SSD akan berlanjut hingga penghujung tahun ini. Analis memperkirakan bahwa kelebihan pasokan akan menghasilkan penurunan 10 persen dalam harga jual rata-rata selama kuartal ketiga dan keempat tahun 2018, yang secara tradisional adalah waktu harga puncak. DRAMeXchange mengatakan lemahnya permintaan untuk Flash NAND juga sebagian diakibatkan oleh menurunnya pasar smartphone, dimana menurut IDC, mereka melihat pengiriman turun 1,8 persen YoY selama kuartal terbaru.

Menurut perwakilan DRAMeXchange, mereka mengatakan bahwa “Pertama, pengiriman tahunan untuk smartphone tahun ini diharapkan setara dengan tahun lalu. Namun ternyata permintaan penggantian untuk smartphone telah lamban karena kurangnya diferensiasi di antara produk dalam hal spesifikasi hardware ”lanjutnya “Kedua, pengiriman notebook sangat kuat di [paruh pertama tahun ini], sehingga pertumbuhan pengiriman musiman untuk notebook di [babak kedua] akan lesu jika dibandingkan dengan pertumbuhan pada semester pertama tahun ini sebagai periode dasar.”
Selain itu, Pasar SSD untuk server juga sangat sangat kompetitif, dimana ini bisa menjadi masalah. Karena segmen ini terbukti sangat menguntungkan, banyak produsen yang terus menambah pasokan untuk segmen tersebut. Akibatnya, pasar Server memiliki kelebihan pasokan, sehingga bisa mengakibatkan harga terus menurun.
Penurunan harga flash NAND diperkirakan akan berlanjut hingga kuartal pertama tahun depan, musim yang biasanya lambat. Sementara itu, sebagian besar pemasok bekerja untuk melakukan transisi dari arsitektur 64/72-layer ke 96-layer. Migrasi teknologi yang sedang berlangsung ini diharapkan dapat meningkatkan output secara keseluruhan dan menjaga pasar dalam kelebihan pasokan.
Namun pada akhirnya, ini adalah berita baik bagi mereka yang ingin meningkatkan / mengupgrade sistem penyimpanan. Jadi, jika kamu mau menunggu sedikit lebih lama dalam membeli perangkat SSD, tunggulah hingga bulan desember, karena kamu bisa mendapatkan SSD baru dengan harga terendah (atau juga tidak).
Baca Juga :
- Samsung Perkenalkan Pilihan SSD Terbaru Dengan Faktor Bentuk NF1
- Gigabyte Siap Jajal Pasar SSD Dengan Hadirnya Lini Terbaru UD Pro Series
- TEAMGROUP Rilis T-FORCE DELTA RGB SSD 2.5″ Yang Mengesankan
- 5 Pilihan SSD Murah, Kinerja Maksimal
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :
