Inilah Yang Kami Tahu Tentang Surabaya Black Hat
Surabaya Black Hat – Ada berita terbaru mengenai dunia siber, ketika tiga peretas asal Indonesia dari Surabaya berhasil ditangkap oleh tim Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya yang berkoordinasi dengan badan intelejen asal Amerika, Federal Bureau of Investigation (FBI). Kedua peretas ini diyakini sebagai otak utama dibalik sejumlah peretasan ratusan hingga ribuan website di seluruh dunia.
Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan bahwa “ para tersangka ini melakukan proses peretasan terhadap sistem, menahan sejumlah file penting atau semua file yang ada didalam sistem”. Lanjutnya “ dan untuk bisa membuka kembali semua file tersebut, maka para pelaku melakukan semacam penawaran dengan para pemilik dengan tarif harga tertentu. Layaknya ransomware yang menahan sejumlah file penting, mereka diharuskan untuk memberikan semacam biaya jasa dengan sejumlah pembayaran baik dalam bentuk PayPal maupun Bitcoin”
Ketiga peretas ini diakui oleh pemerintah sebagai bagian dari komunitas Surabaya BlackHat, dimana sejumlah media memandang bahwa komunitas ini merupakan bagian dari bentuk komunitas berbahaya dan perlu diwaspadai. Inilah yang perlu kami luruskan, karena sejauh apa yang telah kami lihat beberapa tahun terakhir, komunitas ini justru merupakan situs berbagi dalam ilmu teknologi, belajar, bahkan menjalin hubungan sosial baik sesama anggota maupun masyarakat, termasuk peretasan sederhana yang lebih ditujukan pada pengetahuan umum sebagai bentuk bagian dari dunia cyber.
Meskipun, sejumlah pihak tertentu atau bahkan individu tertentu dalam komunitas ini mungkin memiliki aksi yang sangat merugikan, namun bukan berarti itu menjadi bagian dari keseluruhan dari komunitas Surabaya BlackHat atau bahkan komunitas hacker di Indonesia sepenuhnya. Situs komunitas ini bahkan bisa diakses oleh semua pihak dengan tangan terbuka untuk semua orang yang ingin belajar tentang teknologi selanjutnya yang ada di Internet.
Namun, layaknya sebuah pepatah sederhana yang mengatakan “ Karena nila setitik, rusak susu sebelanga”, ketiga peretas yang menjadi bagian komunitas ini bisa menggores nama seutuhnya Surabaya BlackHat yang memiliki visi cukup mulia. Kita semua berharap bahwa, tidak ada lagi pilihan orang jahat di dunia siber, khususnya terhadap sesama penggiat teknologi di negara sendiri. Karena, pilihan teknologi ini akan menjadi sisi penting di masa depan, seperti halnya apa yang dilakukan negara Tiongkok, mereka bahkan sudah memilki Cyber Army dengan sejumlah peretas handal untuk bisa membobol super komputer negara musuh, bahkan mungkin saja suatu saat mereka bisa menonaktifkan nuklir hanya dengan satu jari.
Baca Juga :
- Hacker Ini Diganjar 67 Juta Lebih Karena Berhasil Menemukan Kerentanan
- 10 Negara Yang Memiliki Hacker Terbesar Di Dunia
- Whitehat Hacker & Blackhat Hacker, Apa Sih Perbedaan dari keduanya?
- Kelompok Hacker 123 Eksploitasi Kerentanan Zero-Day Pada Adobe Flash Player
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :

