- Berita Terbaru, Internet, Serba-serbi

Intel Siap Terjun Ke Pasar Kartu Grafis High-end

Satu lagi berita teknologi yang cukup menghebohkan, dimana Intel tampaknya untuk pertama kali dalam sejarah akan memiliki kartu grafis high-end dengan pilihan yang jauh lebih dari sekedar integrated GPU. Inilah juga yang menjadi salah satu alasan Raja Koduri meninggalkan AMD, dan ternyata ia ditunjuk sebagai wakil presiden senior dan kepala arsitek di Intel untuk mengembangkan kartu grafis pada perusahaan tersebut.

Kita tahu bahwa AMD dan Nvidia sudah sejak lama menguasai pasar kartu grafis dengan beragam pilihan mulai dari seri entry level hingga kelas high-end yang super canggih. Intel disisi lain juga memiliki pilihan grafis , meskipun  terhitung hanya sebagai pelengkap dan tidak terlalu berarti apa-apa, karena nyatanya mereka lebih fokus pada pasar prosesor serta beberapa pilihan alternatif lain. Namun tampaknya semua hal tersebut akan segera berubah, karena mereka akan memiliki pilihan yang jauh lebih serius untuk GPU, dan mungkin saja mereka akan membawa sebuah kartu grafis yang jauh lebih baik. Apalagi jika kita melihat jejak Raja Koduri yang kini berada di start terdepan dari Intel untuk urusan grafis.

Raja Koduri, yang dianggap sebagai salah satu bintang di lapangan, dimana ia sebenarnya baru saja mengundurkan diri minggu ini setelah cuti pendek dari AMD. Setelah berkarier panjang dan menjalankan tugas empat tahun di Apple, dia kembali ke perusahaan pada tahun 2013 lalu untuk memimpin usaha menghidupkan kembali bisnis grafis AMD. Di Apple sendiri, Koduri memiliki peran besar dalam membantu mengembangkan display layar retina untuk iPhone dan produk lainnya. Sebelum itu dia juga pernah menjadi salah satu pengembang grafis teratas di AMD dan ATI Technologies, yang diakuisisi AMD tahun 2006.

Di Intel, Koduri akan menjadi wakil presiden senior dan arsitek utama pada unit yang baru dibentuk dan disebut Core and Visual Computing group. Intel  sendiri mengatakan bahwa mereka bermaksud untuk memperluas ekpansi grafis ke dalam “high-end discrete graphics”, istilah industri untuk kartu grafis berperforma tinggi yang digunakan oleh para gamer video dan juga mungkin kita akan melihat mereka akan membuat pilihan extra untuk kecerdasan buatan dan pembelajaran mesin. Namun, tampaknya hal tersebut akan membutuhkan proses yang cukup lama, karena Intel akan butuh waktu bertahun-tahun untuk bisa menghasilkan benih terbaik dari GPU.

Sebagaimana kita tahu bahwa Intel menjual mikroprosesor CPU paling banyak di pasar untuk komputer pribadi, laptop dan server, namun belum menjadi pemain utama di pasar chip grafis, yang didominasi oleh Nvidia dan AMD. Pasar semikonduktor telah diguncang oleh beberapa kejutan baru-baru ini. Keputusan Intel untuk menyewa Koduri dan bersaing dalam chip grafis bisa jadi akan memberi pilihan alternatif lain selain dua pilihan perusahaan besar yang selama ini berkuasa. Dan AMD yang minggu ini mengumumkan kesepakatan untuk menjual chip grafis ke Intel untuk digunakan kedalam chipset untuk laptop berperforma tinggi mungkin saja bisa menjadi bahan sample untuk memulai (atau tidak).

 Baca Juga :




Comments

About Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com
Read All Posts By Indra Setia Hidayat