HP & ASUS Hadirkan Pilihan Notebook Terbaru Pada Sistem ARM

Dunia Notebook kini memiliki pilihan yang jauh lebih baik lagi, ketika dua produsen besar, yakni ASUS dan HP memberikan pilihan terbaik lainnya dengan kehadiran laptop Asus NovaGo 2-in-1  dan tablet HP Envy x2. Apa yang terbaik dari dua pilihan ini adalah daya tahan baterai, ketika sebelumnya pilihan terbaik hanya mampu bertahan maksimum hingga 12 jam, kini mereka mampu menghadirkan kekuatan baterai hingga maksimum 20 jam. Ini tentu akan membuat banyak kalangan senang dengan pilihan notebook terbaru tersebut.

Dengan mengambil tema sebagai PC Always connected, mereka juga menghadirkan Windows terbaru pada sistem ARM ini agar bisa menyatukan hal yang  terbaik dari PC dan smartphone. Ketika pilihan ini memiliki faktor bentuk PC, dengan produktivitas yang dimungkinkan oleh keyboard, touchpad, dan sistem operasi yang sebenarnya juga mampu menjalankan perangkat lunak Windows biasa. Hanya saja,  mereka membawa serta perpindahan tanpa batas antara LTE dan Wi-Fi instan, mampu bekerja hingga beberapa hari kerja dalam hal urusan baterai, dan memiliki bentuk yang jauh lebih ramping serta kemasan ringan yang biasa kita pakai pada ponsel kita.

Baca juga : ASUS VivoBook S15 S510U Review : Notebook Mainstream Dengan Fitur Premium

Jadi, apa sih yang terbaik dari HP dan ASUS ?

ASUS NovaGo memiliki berat 1,39 kg dan mengemas layar sentuh LTX 13,3 inci yang sedikit lebih besar dengan dukungan ASUS Pen (tingkat tekanan 1024). Notebook Asus akan menawarkan kinerja baterai hingga 22 jam atau 30 hari standby, bersamaan dengan kehadiran LTE yang bisa berjalan pada kecepatan gigabit. Sedangkan dari HP envy X2, ia hanya memiliki berat sekitar 0.5 Kg dan tampaknya seperti  kloning surface terbaru dari Microsoft, namun jauh lebih ringan. The Envy memiliki layar berukuran 12 inci yang sama, meskipun masih memiliki resolusi 1.920 x 1.280. HP memiliki 20 jam masa pakai baterai atau 29 hari standby. Dan untuk menyempurnakan pilihan ini, ia hadir dengan penutup keyboard dan stylus yang dapat dilepas.

Notebook Terbaru
HP Envy x2

Kedua notebook ini menggunakan chipset Snapdragon 835 yang biasa kita temukan di smartphone premium tahun ini seperti Pixel 2, Galaxy Note 8, LG V30, Xperia XZ Premium dan Razer Phone. Chip ini hadir dengan modem Qualcomm Snapdragon X16 yang mendukung LTE gigabit jika tersedia. Meskipun Windows on Snapdragon PC dimaksudkan untuk mendukung eSIM agar lebih mudah beralih antar operator saat bepergian, model yang diumumkan hari ini masih akan memiliki slot kartu SIM nano standar. Saat ini belum jelas kapan eSIM yang terpasang pada modem nirkabel NovaGo akan diaktifkan untuk digunakan, namun setidaknya ada pilihan laptop HP masih mengandalkan SIM nano tradisional. Baik convertible ASUS dan HP menawarkan RAM hingga 8GB dan penyimpanan 256GB, meskipun NovaGo menggunakan UFS 2.0 yang memungkinkan akses memori lebih cepat dan konsumsi daya yang rendah.

ASUS NovaGo

Hal utama yang perlu diperhatikan di sini adalah bahwa ini adalah dua PC bertenaga Snapdragon dapat menjalankan Windows 10 penuh sambil menyediakan konektivitas mirip smartphone ke jaringan LTE gigabit. Kedua perangkat akan dikirimkan dengan Windows 10S, namun ASUS dan HP menawarkan upgrade gratis ke Windows 10 Pro sebelum 30 September 2018. HP Envy x2 akan tersedia di musim semi tahun depan namun harga yang dihadirkan masih belum pasti. Sementara untuk ASUS NovaGo, mereka menawarkan perangkat ini seharga $ 599 atau sekitar 8 jutaan lebih ( ​​11 jutaan untuk RAM 8GB dan penyimpanan 256GB), dimana ia akan dijual pertama kali di negara besar seperti AS, Inggris, Italia, Prancis, Jerman, China Daratan dan Taiwan.

Kedua sistem juga dikirimkan dengan pilihan Windows 10 S, versi Windows 10 yang hanya mampu menginstal dan menjalankan aplikasi dari Microsoft Store. Seperti sistem Windows 10 S lainnya, ia juga memiliki fitur seperti apa yang dihadirkan Surface Laptop, dimana sistem bisa diupgrade secara bebas ke Windows 10 Pro, setidaknya pada awalnya.

Kemampuan upgrade ini sangat penting karena PC Always Connected yang baru mungkin berbeda dengan usaha Windows-on-ARM Microsoft sebelumnya, Windows RT. Windows RT adalah versi Windows 8 untuk prosesor ARM, dan itu juga hanya bisa menjalankan aplikasi dari apa yang kemudian disebut sebagai Windows Store. Tapi Windows RT memiliki dua kendala yang tidak ditemukan pada sistem baru ini, yakni ia tidak memiliki fasilitas untuk membukanya, dan menjalankan aplikasi non-Store, dan tidak ada fasilitas untuk menjalankan program x86 yang ada. Pada Windows RT, perangkat lunak tidak hanya harus datang dari Store, namun juga harus dikompilasi secara khusus untuk prosesor ARM.

 Baca Juga :




Comments