>
Imbas Krisis Global, Harga PS5 di Indonesia Meroket: Xbox Makin Redup - Murdockcruz

Imbas Krisis Global, Harga PS5 di Indonesia Meroket: Xbox Makin Redup

Imbas Krisis Global, Harga PS5 di Indonesia Meroket: Xbox Makin Redup

Data suram dari firma riset Circana yang menyebutkan bulan Mei kemarin sebagai periode terburuk bagi penjualan PlayStation dan Xbox dalam 25 tahun terakhir ternyata bukan cuma terjadi di Amerika Serikat gess. Efek domino dari meroketnya harga komponen memori dunia (DRAM dan NAND Flash) akibat keserakahan industri data center AI kini resmi menghantam telak dompet para gamer di Indonesia.

Jika beberapa tahun lalu konsol sering menjadi pelarian bagi kaum “mendang-mending” yang malas merakit PC mahal, di tahun 2026 ini situasinya justru berbalik 180 derajat. Kebijakan Sony dan Microsoft yang rajin mengerek harga jual perangkat mereka membuat peta persaingan konsol di pasar lokal mengalami pergeseran yang sangat unik.

Begini realita pahit sekaligus menarik yang sedang terjadi di pasar konsol Indonesia saat ini.

Baca juga: Rekomendasi Monitor Gaming 2K Murah 2 Jutaan Terbaik 2026

1. PlayStation 5: Harga Merangkak Naik

Kenaikan harga global yang diputuskan Sony sebesar $100 hingga $150 langsung memberikan pukulan telak di berbagai toko game lokal maupun e-commerce seperti Toko Ijo dan Toko Oranye.

Kalau kalian kilas balik ke dua tahun lalu, mengantongi PS5 resmi varian Disc di kisaran harga Rp7,5 juta hingga Rp8 jutaan (atau 9 jutaan) adalah hal yang sangat mudah. Sekarang? Jangan harap gess! Di pertengahan 2026 ini, harga PS5 Slim resmi di pasar Indonesia sudah melambung tinggi ke kisaran Rp10 juta hingga 12 jutaan.

Imbas Krisis Global, Harga PS5 di Indonesia Meroket: Xbox Makin Redup

Kenaikan harga yang nyaris menyentuh angka dua digit ini sukses membuat banyak calon pembeli di Indonesia langsung balik kanan. Dibanding membelanjakan uang 10 juta untuk konsol yang harganya terus naik, sebagian besar gamer harian kita terpantau lebih memilih mengalihkan budget tersebut untuk merakit PC gaming kelas menengah—terutama karena pasar saat ini sedang kebanjiran monitor 2K murah meriah seperti yang kita bahas kemarin.

2. PS5 Pro

Nasib yang lebih tragis menimpa sang kakak, PlayStation 5 Pro. Dengan harga dasar global yang dipatok $899, begitu masuk secara resmi ke pasar Indonesia setelah dihantam beban pajak barang mewah, bea cukai, serta margin distributor, harganya resmi meroket di kisaran Rp15 juta hingga Rp16 jutaan!

Imbas Krisis Global, Harga PS5 di Indonesia Meroket: Xbox Makin Redup

Angka ini beneran merusak tradisi harga sebuah konsol di tanah air yang biasanya terkenal ramah di kantong. Alhasil, PS5 Pro di Indonesia kini kehilangan fungsinya sebagai konsol gaming arus utama dan bergeser status menjadi barang tersier premium. Perangkat ini sekarang cuma dibeli oleh para kolektor atau gamer sultan yang memang tidak perlu pusing memikirkan isi saldo rekening mereka.

3. Xbox Series S/X: Makin Terpinggirkan dan Hampir Gaib

Nasib kubu hijau di Indonesia dari dulu memang agak mengenaskan karena tidak adanya dukungan region resmi dari Microsoft (kita harus pasrah memakai region Singapura atau Turki hanya untuk membeli game harian).

Ditambah dengan kabar rencana kenaikan harga ketiga dari Microsoft pada Agustus besok yang diprediksi bakal mengatrol harga Xbox Series X melewati angka Rp9 juta di jalur distributor non-resmi, minat gamer lokal bisa dibilang sudah mendekati titik nadir. Kebijakan Microsoft yang makin rajin melepas game eksklusif mereka ke PC dan platform sebelah membuat alasan untuk memiliki mesin Xbox di Indonesia menjadi semakin sirna.

4. Nintendo Switch 2: Sang Primadona Baru Penyelamat Pasar Lokal

Berbanding terbalik dengan Sony dan Microsoft yang lagi dimusuhi oleh dompet warga, Nintendo Switch 2 justru menjelma menjadi juru selamat yang laris manis di Indonesia.

Imbas Krisis Global, Harga PS5 di Indonesia Meroket: Xbox Makin Redup

Karakteristik gamer Indonesia yang sangat menyukai fleksibilitas (bisa main game AAA sambil rebahan atau saat nongkrong di kafe) membuat konsol genggam ini sukses besar. Ditambah lagi, taktik cerdas Nintendo yang menunda kenaikan harga mereka yang “cuma” $50 hingga September nanti membuat Switch 2 saat ini bertengger manis di kisaran harga Rp6 jutaan di Indonesia. Angka ini dinilai jauh lebih manusiawi dan rasional bagi para orang tua maupun gamer kasual yang ingin mencicipi teknologi gaming generasi terbaru tanpa harus membobol tabungan terlalu dalam.

Krisis pasokan semikonduktor global terbukti nyata dan sedang mengubah cara kita menikmati game di Indonesia. Era dominasi mutlak PlayStation di ruang tamu keluarga mulai goyah akibat harganya yang makin mencekik. Pasar kini terbelah menjadi dua ekosistem besar: mereka yang memilih migrasi total menjadi kaum mendang-mending PC rakitan demi performa murni, atau mereka yang memilih setia di jalur portabel yang lebih ekonomis bersama Nintendo Switch 2.

 

VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :

Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.