>
Diprotes Keras, AMD Batal Hapus Fitur Enkripsi Memori TSME di Ryzen Non-PRO - Murdockcruz

Diprotes Keras, AMD Batal Hapus Fitur Enkripsi Memori TSME di Ryzen Non-PRO

Diprotes Keras, AMD Batal Hapus Fitur Enkripsi Memori TSME di Ryzen Non-PRO

Sebuah drama penolakan dari komunitas hardware baru saja memaksa raksasa chip AMD untuk menarik kembali keputusan sepihak mereka. Setelah sempat menuai kritik tajam karena diam-diam mematikan fitur keamanan penting pada jajaran prosesor konsumennya, AMD akhirnya resmi “balik kanan” dan berjanji akan mengembalikan fitur tersebut dalam waktu dekat.

Masalah ini bermula ketika para pengguna Linux dan peneliti keamanan menyadari adanya anomali setelah melakukan pembaruan firmware AGESA terbaru. AMD kedapatan mematikan fitur Transparent Secure Memory Encryption (TSME)—atau yang sering dipasarkan sebagai Memory Guard—pada prosesor Ryzen kelas konsumen (non-PRO). Langkah sunyi ini diduga sengaja dilakukan AMD demi menciptakan batasan produk (market segmentation) yang lebih tegas, agar fitur enkripsi berbasis hardware ini eksklusif hanya ada di lini komersial seperti Ryzen PRO, Threadripper WX, dan EPYC.

Baca juga: Pre-Order GTA VI Resmi Dibuka Pekan Depan, Catat Tanggalnya

Pentingnya TSME

Bagi kita yang belum familiar, TSME merupakan fitur keamanan berbasis hardware yang bertugas mengacak dan mengenkripsi seluruh data yang tersimpan di dalam RAM secara real-time. Enkripsi ini berjalan otomatis di bawah sistem operasi tanpa membebani performa PC. Fungsi utamanya sangat krusial untuk mencegah serangan fisik seperti cold boot attack, di mana penjahat siber yang memiliki akses fisik ke PC kita bisa mencuri data sensitif, kunci enkripsi, hingga password yang masih tersisa di dalam modul RAM.

AMD Batal Hapus Fitur Enkripsi Memori TSME di Ryzen Non-PRO

Komunitas PC sangat menyayangkan keputusan awal AMD karena fitur ini sebenarnya sudah aktif secara bawaan (default) di prosesor Ryzen konsumen sejak tahun 2020. Terlebih lagi, kompetitor utama mereka, Intel, tetap menyediakan fitur serupa bernama TME-MK (Total Memory Encryption-Multi-Key) di seluruh lini prosesor Core standar mereka, bukan cuma di seri komersial vPro. Karena secara fisik cetakan silikon (die) IOD antara Ryzen standar dan Ryzen PRO itu identik, mematikan fitur yang sudah ada di dalam chip secara sengaja tentu dianggap sebagai langkah mundur oleh para antusias hardware.

AMD Mengalah

Mendengar gelombang protes yang semakin liar di forum-forum teknologi, AMD akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi yang dikirimkan kepada media Tom’s Hardware. Mereka mengakui adanya penghapusan opsi Memory Guard pada beberapa pengujian BIOS prosesor desktop Ryzen 9000-series non-PRO versi terbaru.

“Berdasarkan masukan berharga dari komunitas (valuable community feedback), kami akan mengembalikan opsi ini pada rilis BIOS mendatang di bulan Juli,” tulis perwakilan resmi AMD.

Dengan konfirmasi ini, kita para pengguna prosesor Ryzen standar bisa bernapas lega. Mulai bulan Juli 2026 mendatang, para produsen motherboard (seperti ASUS, MSI, Gigabyte, dan AsRock) dipastikan akan mulai menggelontorkan pembaruan UEFI BIOS berbasis AGESA terbaru untuk mengaktifkan kembali fungsi TSME ini.

Langkah tanggap dari AMD ini patut kita apresiasi. Meskipun sempat mencoba melakukan sunat fitur demi urusan bisnis, mereka terbukti masih mau mendengarkan jeritan para konsumen setianya.

VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :

Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.