AMD Zen 6 Dirumorkan Bakal Ganti iGPU Bawaan dengan NPU
Sejak merilis arsitektur Zen 4 pada seri Ryzen 7000 tahun 2022 lalu, AMD selalu menyematkan kartu grafis terintegrasi (integrated GPU/iGPU) kecil di hampir seluruh lini prosesor desktop mereka. Meski performanya minim untuk gaming, iGPU ini sangat berguna sebagai penyelamat saat kartu grafis utama rusak atau ketika pengguna sedang melakukan troubleshooting hardware.
Namun, sebuah rumor panas yang beredar baru-baru ini mengindikasikan bahwa masa-masa indah tersebut akan segera berakhir di generasi Zen 6. Alasan utamanya? Demam kecerdasan buatan (AI) tampaknya mulai “memakan” setiap ruang kosong silikon yang bisa ditemukan pada sebuah chip prosesor.
Baca juga:Â CPU Intel Bertenaga iGPU Nvidia RTX Siap Dirilis Tahun 2028
Selamat Tinggal iGPU, Selamat Datang NPU
AMD dijadwalkan bakal meluncurkan prosesor berbasis arsitektur Zen 6 dengan nama sandi “Morpheus” pada akhir tahun ini atau paling lambat awal tahun 2027. Lini baru yang kemungkinan besar mengusung nama Ryzen 10000 Series untuk desktop ini diprediksi membawa rombakan besar dari sisi arsitektur maupun platform.
Bocoran segar yang dilepas oleh leaker kenamaan, Gotou_kai3, mengungkap bahwa platform desktop Zen 6 dengan nama kode “Olympic Ridge” bakal mengambil langkah ekstrem: menghapus iGPU sepenuhnya dan menggantinya dengan NPU (Neural Processing Unit) khusus.
NPU ini nantinya sengaja dipasang untuk menangani beban kerja AI lokal secara mandiri. Selain kehadiran NPU, Gotou_kai3 juga menambahkan bahwa lini Ryzen terbaru ini akan membawa dukungan memori CUDIMM, tetapi masih absen dari dukungan kontroler USB4 bawaan secara natif—artinya para produsen motherboard masih harus mengandalkan chip pihak ketiga untuk urusan port USB4.
Olympic Ridge:
+ integrated NPU
+ CUDIMM support
– integrated GPUStill no integrated USB4 controller support.
— Gotou_3rd (@Gotou_kai3) June 15, 2026
Keputusan menukar iGPU dengan NPU ini langsung memicu perdebatan hangat di kalangan antusias PC. Di satu sisi, NPU kini menjadi syarat mutlak dari Microsoft untuk mendapatkan sertifikasi Copilot+ PC, di mana chip ini bertugas memproses model AI latar belakang hingga interaksi LLM (Large Language Model) secara jauh lebih efisien dibanding CPU atau GPU biasa.
Skenario efisiensi NPU ini memang sangat masuk akal jika diterapkan pada perangkat mobile seperti laptop. Namun, untuk PC desktop enthusiast, urgensi sebuah NPU masih dipertanyakan. Apalagi, Microsoft belakangan sudah membuka pintu bagi kartu grafis discrete (seperti lini Nvidia RTX) untuk menjalankan fitur AI lokal Windows secara langsung, yang otomatis membuat fungsi NPU desktop kian redup.
Bagi para perakit PC, hilangnya iGPU dinilai sebagai sebuah kerugian. iGPU ibarat “ban serep” yang sangat krusial. Saat kartu grafis utama bermasalah, iGPU membuat PC tetap bisa menyala dan menampilkan visual ke layar. Menghapus fitur keselamatan ini dari platform yang ditargetkan untuk power user dan gamer dianggap sebagai sebuah kompromi yang cukup berisiko.
Alasan Strategis AMD
Lantas, kenapa AMD tetap nekat melakukan manuver ini? Banyak pihak berspekulasi bahwa ini merupakan langkah preventif AMD untuk menghadapi tekanan kompetisi baru. Pasalnya, lini prosesor RTX Spark milik Nvidia dirumorkan juga akan menghantam pasar dalam waktu dekat, di mana ekosistem AI lokal diprediksi bakal menjadi standar baru di dalam OS Windows.
Terlepas dari kontroversi iGPU vs NPU tersebut, spesifikasi mentah dari Zen 6 “Morpheus” sendiri di atas kertas terlihat sangat mengerikan:
- Fabrikasi Super Kecil: Diproduksi menggunakan node proses 2nm dari TSMC.
- Kecepatan Monster: Target clock speed dilaporkan mampu menembus angka fantastis hingga 7 GHz.
- Arsitektur Core Baru: Setiap CCD (Core Complex Die) baru diprediksi mampu menampung hingga 12 core dan 48MB L3 cache.
- Plafon Core Lebih Tinggi: Konfigurasi desktop akan melompat, mulai dari varian terendah 6 core hingga varian tertinggi mencapai 24 core / 48 thread (SMT).
Jika rumor ini terbukti akurat, jumlah 24 core ini akan menjadi rekor tertinggi baru untuk lini prosesor desktop mainstream milik AMD. Apakah keputusan mengawinkan spesifikasi monster ini dengan sebuah NPU (tanpa iGPU) adalah visi produk yang visioner—atau sekadar keputusan terpaksa demi mengikuti tren AI PC? Jawabannya baru akan kita ketahui saat Ryzen 10000 resmi mendarat di pasar nanti.
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :