Microsoft Mulai Izinkan GPU NVIDIA Jalanin AI Lokal Windows 11
Langkah mengejutkan diambil oleh Microsoft terkait salah satu aturan paling sakral di ekosistem Copilot+ PC. Setelah sebelumnya bersikeras bahwa fitur kecerdasan buatan (AI) lokal di Windows 11 wajib menggunakan chip NPU (Neural Processing Unit) khusus, Microsoft kini mulai melonggarkan batas tersebut.
Melalui pembaruan dokumentasi resmi dan unggahan di laman GitHub, Microsoft mengonfirmasi bahwa komputer non-Copilot+ PC alias PC biasa kini sudah bisa menjalankan API Language Model lokal Windows. Syaratnya? PC tersebut harus ditenagai oleh kartu grafis (GPU) diskrit yang mumpuni.
Langkah eksperimental ini menjadi sinyal kuat bahwa Redmond mulai realistis dan memikirkan ulang strategi mereka yang semula mengunci mati ekosistem AI hanya pada emblem branding Copilot+ PC.
Baca juga:Â Buyers Guide 2026: Rekomendasi Laptop Kerja Budget 10 Jutaan
GPU NVIDIA RTX Masuk Jalur Hijau
Dalam rilis resminya, Microsoft secara spesifik menyebutkan standar perangkat keras minimum yang didukung untuk proyek uji coba ini.
“Language Model APIs on GPU [Experimental]. Language Model API sekarang dapat berjalan di non-Copilot+ PC yang dilengkapi dengan GPU yang didukung, membawa kemampuan bahasa lokal ke jajaran perangkat Windows 11 yang lebih luas. Perangkat keras yang didukung mencakup NVIDIA GeForce RTX 30 series dan yang lebih baru dengan VRAM minimal 6+ GB.”
Artinya, kalau kalian punya PC desktop atau laptop gaming dengan minimal pakai RTX 3060, RTX 4050, atau kasta di atasnya, perangkat sudah memenuhi syarat untuk mencicipi kemampuan AI bawaan Windows ini tanpa perlu beli laptop dengan NPU.
Secara teknis, GPU memang jauh lebih digdaya dibanding NPU generasi sekarang dalam hal pengolahan data paralel yang masif (raw throughput). Hanya saja, GPU membutuhkan konsumsi daya listrik yang jauh lebih besar ketimbang chip NPU yang terkenal sangat irit daya.
Otak di Balik Layar
Model AI yang digerakkan di dalam sistem lokal ini bernama Phi Silica, sebuah Small Language Model (SLM) besutan Microsoft. Bedanya dengan sistem di Copilot+ PC, model ini tidak langsung terpasang secara bawaan (pre-installed) di dalam Windows 11.
Sistem Windows akan mengunduh Phi Silica secara otomatis lewat Windows Update hanya jika ada aplikasi pihak ketiga yang membutuhkannya. Begitu terpasang, model ini akan langsung berjalan lokal memanfaatkan kekuatan komputasi dari GPU NVIDIA RTX yang tertanam di PC lo.
Untuk tahap awal, fitur yang terbuka via API Windows.AI.Text ini baru difokuskan pada pemrosesan berbasis teks harian, seperti:
- Merangkum artikel panjang (Summarize).
- Menulis ulang teks dengan gaya bahasa berbeda (Rewrite).
- Mengubah teks berantakan menjadi tabel terstruktur (Text-to-Table).
- Membuat draf perintah (Prompt generation).
Karena berjalan penuh di aset lokal, semua proses ini tidak membutuhkan koneksi internet sama sekali. Efek positifnya, respons performa jadi jauh lebih instan dan privasi data pengguna tetap aman karena tidak ada data yang dikirim ke server cloud luar.
Meski kabar ini jadi angin segar buat skena pengguna PC berspesifikasi tinggi, Microsoft tetap menahan beberapa fitur premium.
Dukungan GPU ini baru dibuka pada lapisan API untuk para developer (pengembang aplikasi), belum dilepas secara langsung lewat menu antarmuka pengguna awam. Artinya, fitur ini baru bisa dinikmati kalau pengembang aplikasi sudah memperbarui software mereka agar bisa memanggil fungsi AI lokal milik Windows tersebut.
Selain itu, fitur ikonik Copilot+ PC yang sempat menuai kontroversi seperti Windows Recall dan Click to Do dikonfirmasi tetap dikunci mati dan wajib menggunakan PC yang memiliki chip NPU dengan performa di atas 40 TOPS.
Meskipun sifatnya masih parsial dan terbatas pada pemrosesan teks, tren yang ditunjukkan Microsoft ini sudah sangat jelas. Mereka akhirnya mengakui potensi raksasa dari jutaan PC berbasis GPU diskrit yang sudah tersebar luas di pasar.
Dengan membiarkan GPU NVIDIA RTX mengambil alih beban kerja Phi Silica, Microsoft berhasil memperluas kolam adopsi ekosistem Windows AI secara instan, sekaligus membuat jargon eksklusivitas “Copilot+ PC” yang mereka dengungkan sejak pertengahan 2024 lalu perlahan mulai terasa hambar
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :
