>

Drama Crimson Desert: Blokir GPU Intel Arc, Intel Sebut Sudah Coba Bantu Bertahun-tahun!

Drama Crimson Desert: Blokir GPU Intel Arc, Intel Sebut Sudah Coba Bantu Bertahun-tahun!

Bayangkan sudah menunggu bertahun-tahun untuk menjelajahi dunia Pywel, namun saat tombol play ditekan ketika akan bermain Crimson Desert, yang muncul justru kotak dialog: “the graphics device is currently not supported.” Inilah kenyataan pahit bagi pemilik kartu grafis Intel Arc “Alchemist” maupun “Battlemage” terbaru.

Baca juga: Krisis Memori Global Makin Parah: Diprediksi Langka Hingga 2030!

Respon Keras dari Intel

Menanggapi pemblokiran ini, Intel merilis pernyataan resmi yang menunjukkan rasa kekecewaan mendalam. Mereka menegaskan bahwa selama enam tahun masa pengembangan Crimson Desert, Intel telah berulang kali menawarkan bantuan kepada Pearl Abyss.

Intel mengaku sudah mengirimkan perangkat keras awal (early hardware), driver, hingga sumber daya teknis lintas generasi—mulai dari Alchemist, Battlemage, hingga arsitektur mobile Meteor Lake (Xe-LPG) dan Lunar Lake (Xe2-LPG).

“Kami tetap siap membantu Pearl Abyss kapan pun,” tulis Intel dalam pernyataannya, sembari menyarankan pemain untuk menanyakan langsung kepada pihak developer mengapa dukungan Intel ditiadakan saat peluncuran.

Di sisi lain, Pearl Abyss melalui halaman FAQ resminya secara gamblang menyatakan bahwa saat ini GPU Intel Arc memang tidak didukung. Alih-alih menjanjikan patch dalam waktu dekat, mereka justru menyarankan para pemain yang telanjur membeli game namun menggunakan GPU Intel untuk segera mengajukan pengembalian dana (refund).

Ini adalah kejadian yang sangat jarang terjadi di industri game modern. Biasanya, GPU yang tidak didukung tetap bisa menjalankan game meski dengan performa buruk atau glitch visual.

Namun, “memblokir” game agar tidak bisa terbuka sama sekali menunjukkan adanya masalah kompatibilitas yang sangat fatal di level engine (BlackSpace Engine). Jika Pearl Abyss benar-benar menolak bantuan teknis Intel selama bertahun-tahun, ini bisa menjadi preseden buruk bagi ekosistem GPU pihak ketiga yang sedang mencoba mendobrak dominasi NVIDIA dan AMD.

Comments

VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :

Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.