Lenovo Beri “Sinyal” Kenaikan Harga PC Maret 2026: Imbas Kelangkaan Memori Global
Lenovo baru saja mengirimkan peringatan keras kepada para mitra kanalnya bahwa perusahaan memprediksi akan terjadi lonjakan harga PC pada bulan Maret mendatang. Langkah ini merupakan dampak langsung dari krisis pasokan memori yang tengah mencekik industri elektronik global.
Baca juga: Imbas Harga RAM Makin “Gila”, Ryzen “Zen 6” Olympic Ridge Mundur ke 2027
Dalam surat yang diperoleh oleh CRN, Wade McFarland selaku North America Channel Chief Lenovo, menyebutkan bahwa akan ada perubahan harga pada produk dan konfigurasi tertentu yang akan diinformasikan lebih lanjut. Ryan McCurdy, Presiden Lenovo Amerika Utara, menegaskan bahwa penyesuaian harga ini adalah sesuatu yang mutlak dilakukan dan tidak dapat dihindari.
Kunci Harga di Februari Sebelum Terlambat
Guna meminimalisir dampak finansial bagi pelanggan, Lenovo menyarankan para mitranya untuk segera mengajukan pesanan selagi masih berada di bulan Februari. Langkah ini memungkinkan pelanggan untuk “mengunci” harga saat ini sebelum kenaikan resmi diterapkan pada bulan Maret.
Wade McFarland menjelaskan bahwa harga akhir sangat dipengaruhi oleh waktu pemesanan (order timing) dan waktu pemenuhan (fulfillment timing). Strategi komunikasi awal ini sengaja dilakukan agar jutaan pelanggan Lenovo tidak mengalami “kejutan harga” yang dapat mengganggu keputusan pembelian mereka.
Kebijakan baru ini menyasar dua unit bisnis utama Lenovo:
- Intelligent Devices Group (IDG): Bertanggung jawab atas produk konsumsi seperti PC desktop, notebook, dan tablet.
- Infrastructure Solutions Group (ISG): Bertanggung jawab atas solusi server dan penyimpanan data.
Khusus untuk unit ISG, Lenovo kini memperketat masa berlaku penawaran harga (price quotes). Untuk platform penawaran internal, harga hanya berlaku selama 14 hari, sementara untuk platform eksternal berlaku selama 30 hari. Setelah periode tersebut, harga akan disesuaikan dengan kondisi rantai pasokan terbaru yang kemungkinan besar akan lebih mahal.
Sebagai bagian dari strategi navigasi pasar memori yang volatil, Lenovo juga telah merestrukturisasi penawaran produk ISG mereka. Perusahaan memilih untuk mengurangi kompleksitas konfigurasi dan mengonsolidasi beberapa lini produk. Langkah ini diharapkan dapat memberikan pilihan yang lebih mudah bagi pelanggan perusahaan sekaligus membantu Lenovo mengelola stok di tengah harga memori dan penyimpanan yang terus melonjak dalam beberapa bulan terakhir.
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :
