>

Revolusi CPU Berbasis Arm : NVIDIA & AMD Siap Tantang Intel di Pasar PC

Revolusi CPU Berbasis Arm : NVIDIA & AMD Siap Tantang Intel di Pasar PC

Potensi NVIDIA dan AMD untuk memperkenalkan prosesor berbasis Arm untuk PC Windows pada tahun 2025 menunjukkan perubahan signifikan dalam lanskap hardware PC kedepannya.

NVIDIA, yang dikenal dengan dominasinya dalam AI, HPC, dan grafis konsumen, dilaporkan berencana memperluas jajaran produknya dengan menyertakan CPU berbasis arsitektur Arm, yang dirancang khusus untuk PC Windows. Langkah ini menempatkan NVIDIA bersaing langsung dengan Intel dan AMD di pasar prosesor.

Baca juga : AMD Luncurkan GPU Laptop Terbaru Radeon RX 7900M

Disisi lain, AMD juga menjajaki kemungkinan memproduksi prosesor PC berdasarkan desain Arm. AMD secara tradisional bersaing dengan Intel di pasar prosesor x86, dan perubahan ini menunjukkan diversifikasi yang lebih luas pada penawaran produk mereka.

Pengaruh Microsoft tampaknya cukup besar dalam mendorong masuknya lebih banyak pemain ke pasar sistem berbasis Arm. Dorongan ini datang ketika kesepakatan eksklusivitas antara Microsoft dan Qualcomm, yang mengizinkan Windows penuh pada perangkat yang didukung Arm akan segera berakhir. Tujuan Microsoft kemungkinan besar adalah menghindari terlalu bergantung pada satu vendor, seperti yang terjadi pada Intel di masa lalu.

Berita ini berdampak negatif pada harga saham Intel, dengan penurunan 5%. Perkembangan ini memberikan tantangan kompetitif bagi Intel, yang telah lama memegang posisi dominan di pasar prosesor PC.

Baik NVIDIA maupun AMD memiliki pengalaman dengan prosesor berbasis Arm di lini produk mereka yang sudah ada. Tim hijau sebelumnya telah memproduksi SoC Tegra, sedangkan AMD telah menggunakan inti Arm di beberapa produknya. Pengalaman ini dapat bermanfaat ketika mereka memasuki pasar CPU PC.

Qualcomm, pemain besar lainnya, juga merambah pasar PC dengan SoC Snapdragon X-nya. Chip ini diposisikan sebagai tandingan chip seri M Apple untuk PC. Akuisisi Qualcomm atas Nuvia memainkan peran penting dalam langkah ini.

Baca juga : Rekomendasi RAM Desktop DDR5 Tahun 2023

Keberhasilan transisi Apple ke SoC seri M internal untuk Mac telah mengubah persepsi terhadap laptop berbasis Arm. Intel menghadapi tantangan dalam menghadirkan kombinasi kinerja dan masa pakai baterai yang ditawarkan chip Apple. Pergeseran ini membuka pintu bagi perusahaan lain seperti NVIDIA, AMD, dan Qualcomm untuk menantang Intel dan Apple di pasar prosesor PC.

Singkatnya, masuknya NVIDIA dan AMD ke pasar prosesor PC berbasis Arm, bersamaan dengan inisiatif Qualcomm, menunjukkan adanya perubahan signifikan dalam industri ini. Hal ini mencerminkan meningkatnya minat terhadap arsitektur Arm untuk PC Windows dan kebutuhan akan keragaman pemasok, khususnya sebagai respons terhadap dominasi Intel di pasar prosesor x86. Persaingan ini kemungkinan besar akan menguntungkan konsumen melalui peningkatan inovasi dan pilihan di pasar perangkat keras PC.

Comments

VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :

Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.