Channel YouTube & Akun Twitter Angkatan Darat Inggris Diretas
Akun sosial media Angkatan Darat Inggris, khususnya channel YouTube dan Twitter dikabarkan telah diretas. Parahnya, semua video di channel tersebut telah dihapus dan logonya diubah.
Sedangkan untuk twitter, sang Hacker mengubah cuitan dengan menyematkan link ke situs web pencetakan NFT palsu dan me-retweet berbagai hadiah NFT dan pos terkait token yang tidak dapat dipertukarkan lainnya.
Baca juga : TikTok Hadapi Tuntutan Hukum Gara-Gara “Blackout Challenge” Yang Menyebabkan Kematian
Dalam sebuah pernyataan yang di-tweet kemarin, Kantor Pers Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan pihaknya mengetahui pelanggaran akun Twitter dan YouTube Angkatan Darat dan sedang menyelidiki masalah tersebut. “Kami menangani keamanan informasi dengan sangat serius dan sedang menyelesaikan masalah ini. Sampai penyelidikan selesai, tidak pantas untuk berkomentar lebih lanjut,” tulisnya.
We are aware of a breach of the Army’s Twitter and YouTube accounts and an investigation is underway.
The Army takes information security extremely seriously and is resolving the issue. Until their investigation is complete it would be inappropriate to comment further.
— Ministry of Defence Press Office (@DefenceHQPress) July 3, 2022
Para peretas yang mengambil alih akun Twitter mengubah nama, bio, dan foto sampul. Bionya berbunyi: ” #1 metavesto clan on the ETH chain with multi-billion dollar experience. Powered by @chaintchlabs”
Setelah akun tersebut kembali lagi, mereka memposting permintaan maaf atas gangguan sementara pada feed selama diretas. Kemudian pemerintah akan melakukan penyelidikan penuh dan belajar dari insiden tersebut.
Ini tampaknya bisa jadi pelajaran berharga, apalagi tidak hanya kali ini saja akun pemerintah di retas. Contoh paling terkenal ketika akun Twitter Barack Obama, Joe Biden, Apple, Bill Gates, Kanye West, Jeff Bezos, dan lainnya (lebih dari 130) diambil alih pada Juli 2020 lalu dengan sejumlah scam bitcoin.
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :
