>

Tips Memilih PSU Yang Ideal Part 2

Tips Memilih PSU Yang Ideal Part 2

Dari semua opsi komponen PC yang ada, menurut kalian, pilihan mana yang dirasa punya peran terbesar? Jawabannya pasti relatif, bisa prosesor, VGA, storage atau bahkan motherboard. Tapi suka lupa kalo satu yang terpenting itu justru ada di power supply alias PSU.

PC tentu tidak akan menyala ketika tidak ada kelistrikan. Dan hal yang sama juga berlaku untuk setiap komponen yang memiliki daya enggak stabil. Jadi, memilih PSU harusnya tidak boleh sembarangan.

Pertanyaannya, seperti apa sih PSU yang ideal itu? Sebenernya banyak faktor, malah saya sendiri sempat membahasnya dalam beberapa artikel. Tapi kali ini mungkin ke jawaban yang simpel dan bisa dimengerti semua orang.

Baca juga : Batas Minimum Power Supply Itu Maksudnya Apa Sih? Begini Penjelasannya

Ok, faktor pertama yang menentukan PSU ideal atau enggaknya sebenernya lihat dulu sumber kelistrikan utama yang kalian miliki, entah di rumah, kantor dan sebagainya. Pastikan listrik yang kalian miliki stabil dan mencukupi. Karena jika enggak stabil, seberapa bagus atau mahalnya PSU pasti enggak akan berguna.

Kemudian arti mencukupi disini misalnya kapasitas watt listrik rumah bisa mencukupi saat PC berjalan. Karena suka ada banyak pertanyaan tentang kapasitas Watt listrik yang ideal untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Misal, dirumah kalian punya daya 450W dan harus berbagi dengan perangkat elektronik lain, maka itu pasti cukup riskan. PC yang sering mati tiba-tiba alias ngejepret tentu akan merusak komponen, termasuk PSU itu sendiri.

Kemudian masuk ke area PSU itu sendiri. Untuk memilih PSU yang ideal itu sebenernya enggak harus mahal. Selalu ada pilihan alternatif. Karena harga mahal belum bisa menjamin kalau perangkat itu bagus, atau murah enggak selalu jelek. Yang penting disini adalah mencukupi. Seperti daya yang dibutuhkan, jumlah kabel-kabel dan sebagainya.

Tips Memilih PSU Yang Ideal

Seperti halnya kapasitas Watt yang ideal untuk PSU. Ini biasanya dilihat dulu dari konsumsi daya terbesar yang dihasilkan komponen. Biasanya VGA external yang bakal menghasilkan daya terbesar. Dan suka ada juga rekomendasi PSU yang ideal dalam table spesifikasi. Jadi ini bisa patokan kalian untuk menentukan PSU yang ideal. Artinya rekomendasi tersebut akan memenuhi semua kebutuhan kelistrikan kalian.

Trus apa label 80+ berperan besar? Bagi mereka yang menginginkan arti hemat sesungguhnya, maka label ini bisa berpengaruh. Maksud label disini bukan berarti PSU bakal lebih irit saat sedang bekerja penuh. Tapi lebih efisien, dalam arti perangkat ini bakal lebih efektif saat sedang bekerja dan enggak membuat banyak energi panas lebih besar.

Tips Memilih PSU Yang Ideal

Tapi bukan berarti PSU yang tidak membawa label tersebut jelek, karena sebenernya masih ok buat dipertimbangkan. PSU yang seringkali berhadapan dengan pekerjaan ringan malah efisiensinya sama dengan perangkat yang bawa label 80+.

Kemudian faktor lain biasanya jenis atau tipe kabel yang dibawa. Ada istilah modular, non modular atau semi modular. Ini sih lebih fungsi dan kemudahan, hemat juga bakal termasuk. Seperti, PSU yang punya fitur kabel modular itu lebih mudah buat diatur, lebih efisiensi dalam hal kebutuhan kabel. Artinya hanya kabel tertentu yang dipakai, sisanya bisa disimpan.

Tips Memilih PSU Yang Ideal

Kalo PSU non modular itu ada bagian-bagian utama yang enggak bisa dilepas. Seperti biasanya kabel Power pin 24 maupun CPU. Sisa kabel bisa dilepas. PSU jenis ini juga cukup mudah buat efisiensi, tapi terkadang agak nanggung dibanding dengan fitur Full modular.

Sedangkan kabel tetap atau non modular tentu kabel-kabelnya enggak bisa dilepas. Jadi ya pasti tau sendiri lah, terkadang perlu usaha keras buat memasukan semua kabel ke casing.

Nah dari ketiga jenis ini, PSU full modular biasanya punya harga lebih mahal. Bisa sepadan sih dengan benefitnya. Semi modular dibawah harga full modular, sedangkan PSU non modular biasanya punya harga termurah. Jadi jika pengen opsi terbaik dalam efisiensi dan kemudahan, tentu perlu mengeluarkan anggaran lebih besar.

Terus apa merk bakal ngaruh juga dalam faktor memilih PSU yang ideal? Bisa iya bisa enggak. Terkadang merk populer enggak selalu menjamin PSU bakal bekerja dengan baik. Atau juga merk yang kurang dikenal enggak selalu jelek. Ada resikonya yang pasti, cuma saran saya pribadi sih mending ambil opsi tengah. Sesuaikan aja dengan anggaran, dan ambil merk yang cukup populer . Biasanya itu berkaitan dengan klaim garansi dan materi yang ditawarkan.

Cek juga spesifikasi di web resmi merk tersebut. Jika terdaftar, setidaknya produsen tersebut memang memiliki niat untuk produknya bisa dikenal dengan baik dan kepercayaan tentunya. Karena suka ada merk tertentu tapi enggak memiliki spesifikasi jelas di web resmi atau malah enggak ada sama sekali.

Udah bisa dimengerti? Semoga ya artikel tutorial kali ini bisa menambah pengetahuan kalian saat akan membeli PSU yang handal dan ideal. Meskipun enggak semua kami ungkap, yang pasti semoga bermanfaat!

Comments

VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :

Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.