Lockdown Di Malaysia & Indonesia Membuat Harga Komponen PC Bisa Semakin Meroket
Tidak hanya chipset, namun komponen pasif seperti kapasitor, resistor, induktor, dan sebagainya akan membuat komponen PC bisa langka dan harga meroket. Mengapa begitu? lockdown di sejumlah negara seperti Malaysia dan Indonesia yang memiliki pabrikan kapasitor aluminium menyebabkan penurunan pengiriman kapasitor turun drastis.
Baca juga : Transaksi Cryptocurrency Resmi Dilarang Di Tiongkok, Harga Bitcoin Anjlok
Digitimes Asia melaporkan kalau perusahaan besar sekelas Chemi-Con, Nichicon dan Rubycon harus menutup fasilitas di Malaysia karena lockdown Covid di bulan Juli dan Agustus. Bahkan ketika sudah berjalan bulan September, itu tidak pada kapasitas penuh, hanya sekitar 60 persen dari tenaga kerja mereka, yang telah memaksa untuk membatasi kapasitas produksi.
Pada saat yang sama, meningkatnya permintaan untuk segala sesuatu mulai dari suku cadang komputer hingga teknologi terbaru telah meningkat untuk komponen ini. Beberapa dari bisnis ini bahkan selalu menjadi jadi pesanan utama, seperti perusahaan dari produsen Taiwan dan Tiongkok untuk komponen motherboard, kartu grafis maupun chipset utama.
Lockdown di Malaysia juga memengaruhi pasokan kapasitor keramik, yang penting untuk papan sirkuit. Kekurangan chip driver layar tahun ini dapat mempengaruhi pembuatan segala sesuatu yang datang dengan layar. Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) berpikir kekurangan semikonduktor global kemungkinan akan berlangsung hingga 2022.
Akibatnya, komponen yang memerlukan bahan ini akan memiliki dampak kekurangan dan harga bisa meroket cukup tajam.
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :
