ASUS ROG Z11 Review : Casing PC Mini-ITX Sejuta Pesona

ASUS ROG Z11 punya segala hal berharga buat kalian pertimbangin untuk sebuah casing PC. Bentuk yang unik, build quality dan sajian premium bisa bawa kebanggaan tersendiri bagi user. Meskipun, harga tentu enggak datang dengan murah.

Mau tau lebih? Simak selengkapnya dibawah ini.

Baca juga : ASUS ROG Strix Z590-I Gaming WiFi : Small Tapi Punya Banyak Benefit I Motherboard Review

ASUS ROG Z11 : Apa Yang Kami Tahu Sejauh ini

Secara utuh, ASUS ROG Z11 itu enggak hanya sekedar sebuah kotak untuk nampung komponen PC. Setiap detail yang hadir bakal memberikan impresi yang sangat positif. Mulai dari pilihan materi, finishing warna, berkelas, termasuk fitur extra yang dibawa.

ASUS ROG Z11

Aura yang dibawa case ini tentu berwibawa, bahkan impresi pertama saat pertama kali ngeliatnya punya kesan sempurna dan bakal jadi sesuatu yang layak buat dibanggain. Tapi ya harga enggak datang dengan murah, karena Z11 itu punya harga sekitar 3.9 jutaan rupiah.

ASUS ROG Z11

Spesifikasi ASUS ROG Z11

  • Case Size : Mini Tower
  • Motherboard Support Mini-ITX, Mini-DTX
  • Drive Bays : 4 x 2.5″ Bay, 1 x 2.5″/3.5″ Combo Bay
  • Expansion Slots : (3 expansion slots space)
  • Front I/O Port : 2 x USB 3.2 Gen1, 1 x USB 3.2 Gen2 Type C, 2 x USB 2.0
  • Tempered Glass : Front Side, Right Side
  • Radiator Support (Rear) : 120 mm, 240 mm
  • Cooling Support (Top) : 2 x 120 mm, 2 x 140 mm
  • Cooling Support (Rear) : 2 x 120 mm
  • Maximum CPU Cooler Height : 130 mm
  • Maximum GPU Length : 320 mm
  • Maximum PSU Length : 160 mm (ATX or SFX)
  • Removable Dust Filters : Front, Top, Bottom
  • Maximum Cable Management Space : 40 mm
  • Dimensions : 194 (W) x 531 (H) x 386 (D) mm
  • Weight : 8.73 Kg
  • Harga : Rp 3.949.000 (Cek harga terbaru disini)

Desain

Overall case ini punya bentuk sedikit lebih besar dibanding kebanyakan mini-ITX lainnya dengan lebar sekitar 19.4cm, tinggi 53.1cm dan depth sekitar 38.6cm. Disisi lain, case ini punya posisi multi-fungsi, entah berdiri atau memanjang. Kalo berat kosong sih bisa nyampe 8.7kg.

Dua kaca temper hadir di bagian depan maupun samping kanan dengan ketebalan sekitar 4 mm dan bakal ngasi kesempatan user buat show off komponen internal PC.

ASUS ROG Z11

ASUS sendiri menyebut Z11 itu sebagai case mini-ITX yang enggak hanya punya tampilan ramping bergaya, namun diklaim punya banyak benefit buat pc builder dengan maksimalin utilitas yang hadir pada case ini, seperti fleksibilitas, beberapa komponen bisa dibongkar dengan mudah, konektivitas yang super lengkap, termasuk airflow juga bisa sangat baik.

ASUS ROG Z11

Meskipun ukuran cukup besar buat sebuah mini-ITX case, namun Z11 tetep dukung mobo mini-ITX. Disisi lain, case ini masih punya fungsi extra yang luas. Seperti dukungan GPU nyampe ukuran 32cm dan 3 slot dibagian depan, kita bahkan bisa masang RTX 3060 Ti ROG Strix pada case ini termasuk dukung PSU ATX dengan panjang nyampe 16cm.

Ruang internal juga sedikit luas, cuma perlu dicatet aja kalo masang komponen agak sedikit rumit pada awalnya. Seperti saat mau bongkar case, dimana ada aturannya dan ada baut-baut yang tersembunyi. Dibagian PSU cover, ada logo ROG yang dukung RGB lighting atau dibagian front panel. Jadi, bakal makin menawan deh case ini. dan itu juga berlaku dibagian depan.

ASUS ROG Z11

Posisi mobo juga diatus secara miring yang diklaim bakal memberikan airflow udara lebih optimal. Disisi lain, Z11 juga nawarin sesuatu yang enggak bisa ditawarin case lain, yaitu plat dengan logo ROG yang hadir dengan dua opsi dan bisa disesuaikan dengan apa yang disukai user. Front panel maupun backpanel bisa ditukar juga.

ASUS ROG Z11

Desain buat masang kabel power atau masang kabel-kabel di bagian backpanel juga agak tersembunyi. ASUS sendiri nyediain kabel power konektor khusus biar user bisa masang power dengan mudah, meskipun agak rumit juga sih.

Dukungan Pendinginan

Dukungan cooling juga lengkap, bahkan kalian bisa masang AIO dengan radiator hingga ukuran 240mm. Tiga bonus fan sudah dengan ukuran 12cm. Cuma overall Z11 itu bisa dukung fan nyampe 4 opsi, dua dibagian atas dengan ukuran max nyampe 14cm, dan dua dibagian belakang dengan ukuran max nyampe 12cm.

ASUS ROG Z11

AIO bisa dipasang cuma dibagian atas dengan ukuran radiator max nyampe 240mm. Dan ketinggian CPU cooler yang bisa ditampung pada case ini nyampe 13cm. Kinerja aiflow yang ditawarin bisa positif, terlebih lagi dukung cukup banyak cooling maupun ruang extra yang cukup luas. Dan sebenernya, case ini juga dukung custom water cooling juga loh. Jadi, makin cempulna deh kalo udah punya Z11.

Konektivitas

Buat konektivitas, Z11 nawarin opsi yang enggak tanggung. Ada 5 port USB yang hadir, 2 port USB 3.2 Gen 1, 2 port buat USB 2.0 dan sebuah port USB Type C 3.2 Gen 2. Jadi, enggak ada lagi halangan deh saat ingin memasang perangkat peripheral lewat front panel. Karena ketersediaan port USB yang melimpah jadi solusi tersendiri bagi user.

ASUS ROG Z11

Dukungan Storage

Kalo tempat storage sih lengkap, dimana kalian bisa masang storage ukuran 2.5” nyampe 4 opsi lewat drive bay khusus yang udah disediain. Dan buat ukuran 3.5” nyampe 1 opsi, juga lewat drive bay combo. Tp, posisi slot drive bays agak membingungkan, khususnya ketika kalian pengen masang banyak storage dalam satu paket. Perlu waktu extra buat ngebongkarnya.

ASUS ROG Z11

Management Kabel & Fitur Extra

Ketika semua hal yang ditawarin ASUS ROG Z11 bisa begitu positif, kayaknya itu enggak terlalu berlaku buat urusan management kabel. Dimana enggak ada ruang banyak yang hadir buat ngatur kabel. Jalur khusus kabel sih ada, cuma jarak dibagian samping case belakang mobo cukup sempit, bahkan kadang perlu proses extra panjang buat ngaturnya. Banyak tantangannya, tapi ya bisa sepadan ketika build pc udah jadi.

Apa yang menarik, ada controller khusus di case. Bisa jadi jalan pintas saat pengen nyambungin kabel-kabel fan. ASUS juga nyediain kabel power khusus, meskipun agak bingung juga sih nyesuain kabel power ini. Entah posisi yang agak sulit buat dicapai yang terkadang harusnya mudah.

Kesimpulan

Rasa premium ASUS ROG Z11 jadi sajian utamanya, terlebih lagi nawarin banyak fungsi extra mulai dari posisi ganda, cooling yang efektif, bahkan dukung hardware besar entah VGA, PSU ATX atau AIO. Estetika juga enggak kalah menariknya, mulai dari finishing yang sangat berkelas, build quality yang berharga, finishing warna yang sangat berwibawa, atau bahkan port USB yang lengkap banget.

ASUS ROG Z11

Tentunya, semua hal tersebut enggak bisa ditawarin case lain dan bisa jadi unggulan pasti buat kalian pertimbangin. Cuma ya pengorbanan terbesarnya itu ada di harga, dimana buat dapetin case ini kalian bakal rogoh kocek cukup dalem. Ukurannya pun bisa jadi minus tersendiri, karena enggak banget buat akses mobilitas. Management kabel juga bisa jadi salah satu minus yang hadir pada Z11, meskipun bisa sepadan dengan proses panjang saat ngebangun PC lewat case ini.

Cuma yang pasti, ASUS ROG Z11 masuk kategori editor choice award kami sebagai casing pc dengan segudang pesona menawan dan punya banyak hal berharga bagi user. Ada pride besar dibalik Z11, meskipun ya enggak semua orang bisa memilikinya.

Jadi, itu dia ulasan singkat kami tentang casing PC terbaru ASUS ROG Z11. Enggak semua sih kita ungkap, Cuma yang pasti semoga bermanfaat!

Comments

Related Posts