Prosesor Desktop Intel Generasi Ke-11 Rocket Lake-S : Hal Yang Perlu Kalian Ketahui
Prosesor desktop Intel generasi ke-11 Rocket Lake-S udah resmi dirilis dan bisa banget jadi upgrade sempurna buat pc lama kalian, atau komponen inti buat ngebangun PC yang bener-bener fresh. Mengapa begitu? harga bisa aja lebih terjangkau, potensi kinerja bisa lebih baik, kemampuan grafis iGPU bawaan diklaim juga lebih superior dan tentu aja banyak dukungan fitur baru.
Jadi, mari kita ungkap sedikit preview apa aja sih yang bisa ditawarin barisan prosesor baru Intel ini.
Baca juga : Logitech G Umumkan Gaming Earphone pertamanya, G333
Intel generasi ke-11 Rocket Lake-S : Apa Yang Kami Ketahui Sejauh ini
Ok, poin penting yang bisa didapetin user saat punya prosesor Intel generasi ke-11 rocket lake ini adalah arsitektur baru Cypress Cove 14nm yang diklaim bakal ngasi peningkatan Instructions-per-cycle alias IPC nyampe 19% dibanding generasi sebelumnya. Semakin besar, bisa semakin baik, meskipun dalam performa nyata sih bisa beda-beda.

Kemudian poin penting lain yang dibawa prosesor desktop Rocket Lake ini adalah integrated GPU baru yang juga diklaim bakal ngasi performa lebih superior dengan selisih bisa nyampe 50% loh. Kehadiran Intel UHD 750 graphic dengan main feature Xe Graphic bakal jadi sesuatu yang menarik buat diungkap. Bahkan bisa jadi saingan baru Radeon Vega bawaan Ryzen G Series. Meskipun Intel enggak ngejelasin lebih lanjut sih tentang performanya. Tapi, itu bakal jadi opsi seru buat kalian sebagai pengganti dedicated VGA sementara. Bahkan kita bisa berharap banyak kalo IGPU ini bakal ngasih kinerja gaming lebih baik dan solusi pasti buat budget user.

Platform anyar seperti mobo Z590 juga enggak bisa dilewatin begitu aja, apalagi banyak fitur baru seperti dukungan PCIe 4.0, termasuk boosting performa graphic buat gaming Resize Bar kayak fitur AMD Smart Access bisa jadi sesuatu yang menggoda. Prosesor Intel 10th gen juga sebenernya masih bisa ngedukung, meskipun kayaknya harus pake chipset baru juga sih. Tp sebenernya mobo lama seri 400 masih ngedukung. Jadi, kalo kalian udah punya dan pengen upgrade prosesornya aja, masih bisa kok. Update aja biosnya.
Dan terakhir adalah performa buat pembuatan konten diklaim bakal jauh lebih efektif. Kehadiran Intel Deep Learning Boost jadi alesannya. Bahkan bakal ngasih peningkatkan kinerja jauh lebih signifikan.

Selain beberapa poin penting yang udah diungkap, prosesor terbaru ini juga punya banyak fitur menarik lainnya, seperti peningkatan kinerja overclocking yang lebih positif, apalagi buat overclocking memori. Karena selain dukung default DDR4 yang lebih tinggi nyampe 3200 Mhz, kemampuan buat ningkatin OC lebih tinggi juga diklaim bisa lebih mudah.
Gimana dengan opsi prosesor dan harganya? Enggak tanggung-tanggung, ada total 30 prosesor yang disiapin produsen, meskipun enggak semua sih bakal masuk ke negara kita atau buat konsumen DIY. 19 diantaranya merupakan pilihan terbaru, sedangkan sisanya merupakan opsi refresh, khususnya buat segmen entry level.
Pilihan tertinggi ada ditangan Core i9-11900K dengan kekuatan 8 core 16 threads, clockspeed up to 5.3Ghz single core dan 4.8Ghz all core lewat teknologi Velocity Boost, 16MB Smart cache, TDP 125W, dukungan overclocking dan iGPU UHD Graphic 750. Harga bisa cukup menggoda dengan nilai SRP sebesar $ 539 atau jika dikalkulasikan ke rupiah hari ini sekitar 7.7 jutaan. kalo udah tersedia di indo sih bisa lebih mahal di kisaran 8 jutaan lebih.

Performa bisa lebih baik, dimana menurut Intel kalo dalam gaming punya perbedaan sekitar 7.5% rata-rata dibanding Core i9-10900K pada slide yang diungkap saat presentasi dan nyampe 36% lebih baik buat pembuatan konten.
Seri Core i9 itu sendiri ada 5 opsi, termasuk 11900KF yang enggak bawa integrated GPU dengan harga lebih murah, seri Non K yang enggak dukung OC dan seri T dengan TDP maupun clockspeed lebih rendah. Biasanya seri T lebih dikhususin buat OEM. Perlu dicatet nih, Core i9 jadi satu-satunya prosesor yang dukung teknologi Velocity Boost yang sebelumnya dihadirkan pada seri dibawahnya.
Kemudian buat seri Core i7 ada 5 pilihan yang udah disediakan. Pilihan terbaik di kelas ini ada ditangan Core i7-11700K yang punya spek hampir sama dengan 11900K, namun clockspeed lebih rendah hingga 5.0Ghz. Prosesor ini dibandrol dengan harga $ 399 atau sekitar 5.7 jutaan. Bisa cukup menarik dan bakal jadi lawan seru buat ryzen 7 5800X.
Sedangkan buat opsi mid-range, Core i5 series tersedia dengan 9 pilihan. Semuanya masih hadir dengan kekuatan 6 Core dan 12 thread. Pilihan paling murah ada ditangan 11400F dengan harga $157 atau sekitar 2.2 jutaan. Sedangkan pilihan terbaik ada ditangan Core i5 11600K yang punya fitur OC dan clockspeed tinggi. Cuma ya harga tentu lebih mahal dengan bandrol $262 atau sekitar 3.7 jutaan.
Perlu dicatat ada dua iGPU berbeda yang dibawa Core i5 ini, antara intel UHD 750 dan UHD 730. Biasanya clockspeed maupun shader yg lebih rendah dan kinerja bisa berbeda.
Buat budget user, Intel ngasih banyak opsi menarik dengan total 11 pillihan, meskipun seri refresh sih dan masih dalam generasi ke -10th mulai dari seri Core i3 yang semuanya punya kekuatan 4 core 8 threads, dan seri Pentium Gold 6000 dengan kekuatan dual core 4 thread. Perlu dicatet juga, opsi iGPU baru enggak berlaku buat seri refresh ini, karena masih sama dengan pilihan lama UHD Graphic 630.
Kesimpulan
Nah, gimana menurut kalian sejauh ini? menarik bukan? Udah ada yang di incer? Kalo ketersediaan sih kita belum tau pasti, tp kayaknya akhir maret atau awal April deh udah tersedia, semoga aja ya. Jadi, itu dia sekilas preview tentang prosesor desktop terbaru Intel generasi 11th . Enggak semua sih kami ungkap, Cuma yang pasti semoga bermanfaat ya!
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :




