Kompetisi Gaming eSport Di Amerika Berubah Jadi Mimpi Buruk, 3 Nyawa Melayang

Kompetisi gaming eSport, Madden NFL 19 di Jacksonville, Florida negara AS berubah menjadi mimpi buruk, ketika salah satu pemain melakukan aksi penembakan secara membabi buta sehingga mengakibatkan setidaknya 3 orang meninggal (termasuk pelaku) dan 11 lainnya terluka.
Kejadian ini berlangsung minggu kemarin, dimana sejumlah laporan menyebutkan bahwa tersangka utama adalah David Katz Baltimore, seorang pemuda berumur 24 tahun. Dan ternyata, ia juga menjadi bagian dari salah satu pemain yang bertanding di Madden NFL. Namun, sejauh yang kami ketahui, motif dibalik semua penyerangan ini masih belum diketahui, karena pihak berwenang setempat sampai saat ini masih mengadakan penyelidikan lebih lanjut.
Baca juga : Microsoft Siap Sajikan Konsol Xbox dan Game Dalam Satu Paket Bulanan
Pertandingan ini bahkan sempat live streaming di Twitch, dan penonton sempat melihat beberapa adegan suara tembakan saat kejadian. Menurut salah seorang saksi mata, ia mengatakan kepada Fox News bahwa gamer tersebut sebelumnya telah dieliminasi dari turnamen sebelum dia melepaskan tembakan. Saksi tersebut menjelaskan lebih lanjut, ada “beberapa orang yang kesal” karena tersingkir, sehingga kemungkinan inilah salah satu penyebab penembakan massal tersebut terjadi, ungkapnya.

Sembilan korban terluka dilanda tembakan, sementara dua lainnya menderita luka cedera, namun pihak berwenang mengatakan bahwa semuanya dalam kondisi stabil. Katz sendiri berada di Jacksonville untuk kompetisi Madden 19 Southeastern Qualifier Tournament, meskipun motif utama dibalik penembakan ini mashi belum diketahui.
Penembakan itu terjadi selama kualifikasi regional untuk turnamen game online Madden 19 di GLHF Game Bar dalam sebuah restoran pizza, menurut situs web venue. Pemenang dari kontes ini akan maju ke final video game di Las Vegas dan bersaing untuk mendapatkan hadiah $ 165.000 atau sekitar 2 miliar lebih.
Ada sejumlah pertanyaan dari banyak kalangan, khususnya mengenai tingkat penyediaan keamanan di turnamen. Salah satu peserta bahkan mengatakan dia tidak melihat adanya pemeriksaan keamanan di pintu masuk, dan melihat bahwa ini sebagai bentuk fasilitas yang gagal dalam menyediakan keselamatan bagi semua pihak, termasuk tingkat keseriusan dan skala besar dari peristiwa semacam itu.
Baca Juga :
- Microsoft Siap Sajikan Konsol Xbox dan Game Dalam Satu Paket Bulanan
- Jadi Juara TI8, OG DOTA Raih Hadiah Hingga 160 Miliar Lebih
- Ini Dia Video Gameplay Terbaru Resident Evil 2 Remake, Sajian Eksklusif Nvidia
- Sony Rilis Playstation 4 Pro 500 Million Limited Edition, Konsol Gamer Sejati
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :
One thought on “Kompetisi Gaming eSport Di Amerika Berubah Jadi Mimpi Buruk, 3 Nyawa Melayang”
Comments are closed.