Penjelasan Partisi GPT dan MBR pada Hardisk

Ketika anda akan mengatur hardisk baru baik itu pada Windows 8.x atau 10, anda mungkin akan ditanya apakah akan menggunakan  menggunakan struktur partisi jenis MBR atau GPT. Dan anda mungkin akan bertanya mengenai kedua jenis partisi ini dan bagaimana perbedaannya.

Struktur partisi dari sebuah hardisk mendefinisikan bagaimana informasi yang terstruktur pada partisi, di mana ini menunjukan awal partisi  dan akhir, juga kode yang digunakan selama startup jika partisi bootable. Jika Anda pernah mempartisi dan memformart hardisk, biasanya anda akan lari ke dalam dua struktur partisi utama, yakni Master Boot Record (MBR) dan GUID Partition Table (GPT). GPT adalah standar baru dan secara bertahap menggantikan MBR, dimana GPT membawa banyak keuntungan tersendiri, tapi MBR merupakan yang paling kompatibel dan masih diperlukan dalam beberapa kasus tertentu.

Definisi sederhana mengenai MBR

MBR pertama kali diperkenalkan pada komputer IBM dengan DOS 2.0 pada tahun 1983. Ia merupakan singkatan dari Master Boot Record karena MBR adalah sektor boot khusus yang terletak di awal drive. Sektor ini berisi boot loader untuk sistem operasi yang terpasang dan informasi tentang partisi logical drive. Boot loader merupakan sekelompok kode kecil yang umumnya memiliki tanggung jawab yang lebih besar dari partisi lain pada drive. Jika Anda memiliki Windows yang diinstal, inisial bit awal Windows boot loader berada di sini, itulah sebabnya Anda mungkin harus memperbaiki MBR jika ia ditimpa atau Windows tidak akan mulai.

MBR

MBR memang memiliki keterbatasan. Sebagai permulaan, MBR hanya bekerja maksimal ukuran hardisk hingga 2 TB. MBR juga hanya mendukung hingga empat partisi utama. Jadi jika Anda ingin lebih dari itu, anda harus membuat satu partisi utama kemudian memperpanjang  partisi dan membuat partisi logical di dalamnya.

Definisi sederhana mengenai GPT

GPT, atau GUID Partition Table, adalah standar yang lebih baru dengan memiliki banyak keuntungan daripada keterbatasan, itu termasuk dukungan untuk drive yang lebih besar dan diperlukan pada kebanyakan PC modern.

GPT adalah standar baru yang secara bertahap menggantikan MBR secara perlahan. Dan ini juga terkait dengan UEFI, yang menggantikan BIOS dengan sesuatu yang lebih modern seperti halnya GPT, pada gilirannya, akan menggantikan sistem partisi MBR. Alasan disebutnya GUID Partition Table karena setiap partisi pada drive memiliki “pengidentifikasi unik yang global,” atau GUID-string dari setiap partisi GPT kemungkinan memiliki pengenal yang unik.

MBR

GPT tidak memiliki keterbatasan seperti halnya pada MBR. Drive berbasis GPT dapat lebih besar, dengan batas ukuran tergantung pada sistem operasi dan sistem file-nya. GPT juga akan memungkinkan anda untuk membuat hampir yang tak terbatas. Sekali lagi, keterbatasan disini adalah sistem operasi sistem Windows yang hanya memungkinkan hingga 128 partisi pada GPT drive, dan anda tidak perlu membuat partisi extended untuk membuat mereka bekerja.

Jika kasus yang terjadi pada disk MBR, partisi dan boot data disimpan di satu tempat. Jika data ini ditimpa atau rusak, anda berada dalam kesulitan. Sebaliknya, GPT memiliki salinan data untuk hal ini pada seluruh disk, sehingga jauh lebih kuat dan dapat pulih jika data rusak.

GPT juga dapat menyimpan cyclic redundancy check (CRC), yakni nilai-nilai untuk memeriksa apakah data masih utuh. Jika data rusak, GPT dapat melihat masalah dan berusaha untuk memulihkan data yang rusak dari lokasi lain pada disk. Jauh berbeda dengan MBR, dimana ia  tidak punya cara untuk mengetahui apakah data itu rusak.




Kompabilitas

Windows hanya bisa boot dari GPT pada komputer yang berbasis UEFI dengan menjalankan versi 64-bit dari Windows 10, 8, 7, Vista, dan versi server yang sesuai. Semua versi Windows 10, 8, 7, dan Vista dapat membaca GPT drive dan menggunakannya untuk data, hanya saja mereka tidak bisa boot dari jika anda memiliki komputer yang masih memiliki sistem Bios atau anda tidak memiliki UEFI.

MBR

Sistem operasi modern lainnya juga dapat menggunakan GPT, seperti halnya Linux yang telah membuilt-in dukungan untuk GPT. Juga ada Apple Intel Mac, dimana mereka sudah meninggalkan APT (Apple Partition Table) dan beralih ke GPT  sebagai gantinya.

Untuk alasan inilah, anda mungkin ingin menggunakan GPT saat membuat drive. Ini jauh lebih modern, standar yang lebih kuat dimana semua komputer modern akan berakhir. Namun jika komputer anda masih terbentur dengan masalah kompatibilitas dengan sistem lama – misalnya, kemampuan boot Windows dari drive pada komputer dengan BIOS tradisional, maka pilihan MBR untuk saat ini masih yang terbaik.

Baca juga :



Comments

Related Posts